MERANGIN, JS – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Bupati Merangin, M. Syukur, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Suku Anak Dalam (SAD).
Bupati Merangin Gigih Memperjuangkan Warga
Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) Kemensos, I Ketut Supena, menilai Bupati M. Syukur memiliki komitmen kuat yang membuka akses pemberdayaan bagi komunitas SAD.
“Bupati Merangin sangat gigih memperjuangkan hak-hak warga, terutama saudara-saudara kita dari Suku Anak Dalam. Karena komitmen beliau, kami turun ke lapangan untuk memastikan program pemberdayaan sesuai kebutuhan,” ujar Ketut.
Ia menambahkan bahwa pendekatan aktif Bupati memudahkan Kemensos memetakan potensi pemberdayaan sosial yang tepat sasaran.
Selain memberikan apresiasi, Kemensos menyoroti potensi besar Dam Betuk sebagai pusat ekonomi baru melalui budidaya ikan sistem keramba.
“Seperti yang dikatakan Pak Bupati, kita tidak bisa selamanya bergantung pada alam. Warga harus menyesuaikan diri dengan perubahan. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Dinas Sosial untuk mengimplementasikan sistem keramba secara kolaboratif,” lanjut Ketut.
Rencana pengembangan keramba sudah dilaporkan ke pusat, sehingga pihak terkait dapat segera merealisasikan program ini sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Warga SAD menunjukkan antusiasme tinggi.
“Kalau warganya sudah siap dan setuju, peluang keberhasilan program biasanya mencapai 60 persen. Kami berharap dukungan Bupati dan komitmen Menteri Sosial segera meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa merusak alam,” tutup Ketut.
Kolaborasi Pemkab dan Kemensos Diharapkan Sukses
Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Merangin, perwakilan dinas terkait, serta para Temenggung dari berbagai kelompok Suku Anak Dalam. Ke depan, Pemkab Merangin dan Kemensos akan aktif berkolaborasi untuk menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan bagi warga SAD.(AN)









