Kerusakan Jalan di Merangin Jadi Sorotan, Warga Desa Perbaikan

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi jalan Merangin, terutama depan gerbang SMA 6 Merangin yang rusak.

Tampak kondisi jalan Merangin, terutama depan gerbang SMA 6 Merangin yang rusak.

MERANGIN,JS– Kerusakan jalan di Merangin terutama tepat di depan gerbang masuk SMAN 6 Merangin terus memicu sorotan publik. Hingga akhir Januari 2026, lubang-lubang tanah dengan ukuran dan kedalaman beragam masih mengganggu kondisi jalan di kawasan Tugu Macan, ruas lintas Sumatera.

Selain itu, lubang-lubang tersebut muncul di area putaran balik kendaraan dan hanya berjarak beberapa meter dari pintu masuk sekolah. Kondisi ini menghambat arus lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pelajar dan orang tua yang melintas setiap hari.

Baca Juga :  Laga Panas Merangin vs Kota Jambi, Skor 1-1

Sementara itu, kerusakan jalan ini langsung mengganggu mobilitas warga. Warga dari kawasan Perumahan Desa Sungai Ulak kesulitan menuju jalan lintas Sumatera, begitu pula pengguna jalan dari arah sebaliknya. Terlebih pada jam sibuk, pengendara memperlambat kendaraan untuk menghindari lubang.

Baca Juga :  Bupati Merangin dan Bupati Bungo Temui Mensos RI

Seiring berjalannya waktu hingga memasuki tahun 2026, kondisi ruas jalan tersebut terus memburuk. Padahal, jalan ini berfungsi sebagai jalur strategis yang menghubungkan aktivitas warga, pelajar, dan pejabat daerah.

Di sisi lain, warga menyampaikan keluhan secara terbuka. Diana, warga Pematang Kandis, menyampaikan kekecewaannya kepada media ini pada Senin (26/1/2026). Ia menilai pemerintah daerah belum menunjukkan kepedulian terhadap kerusakan jalan di depan sekolah.

“Kami tidak mengerti mengapa pemerintah mengabaikan jalan rusak tepat di depan gerbang sekolah. Padahal, pejabat daerah setiap hari melintasi ruas ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Marak Narkoba dan Judol, Polres Merangin Sosialisasi ke Sekolah

Oleh karena itu, Diana mendesak pemerintah Kabupaten Merangin segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, penanganan sementara seperti penimbunan menggunakan batu koral atau material kuat lainnya dapat mengurangi risiko kecelakaan.

“Yang penting pemerintah menutup lubangnya terlebih dahulu agar aman dilewati,” tutup Diana.

Hingga saat ini, pemerintah daerah belum melakukan perbaikan di lokasi tersebut. Dengan demikian, warga berharap pemerintah segera bertindak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.(AN)

Berita Terkait

Wali kota Alfin Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Ini Harapannya untuk Pembangunan Jambi
Kualitas Udara Kerinci Makin Tak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Kerinci PJJ 13-14 Oktober 2026
Tak Adalagi Toleransi, BKPSDM Ultimatum ASN Sungai Penuh Soal Kedisplinan
Warga Sungai Penuh Wajib Cek! Ini Informasi Registrasi Ulang Bansos 2027 Lewat Perlinsos Digital
Kabut Asap Jambi Belum Teratasi, Water Bombing Terkendala Jarak Pandang
Besok Jadi Hari Penentuan, Siapa Tiga Besar Calon 5 Kepala OPD Sungai Penuh?
Bagi Masyarakat Jambi, Pahami ISPA pada Anak: Gejala, Faktor Risiko, dan Kapan Harus ke Dokter
Waspada Dampak Kabut Asap di Kerinci, Dinkes Instruksikan Puskesmas dan RSUD Siaga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Wali kota Alfin Hadiri HUT ke-27 Sarolangun, Ini Harapannya untuk Pembangunan Jambi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kualitas Udara Kerinci Makin Tak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Kerinci PJJ 13-14 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Tak Adalagi Toleransi, BKPSDM Ultimatum ASN Sungai Penuh Soal Kedisplinan

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Warga Sungai Penuh Wajib Cek! Ini Informasi Registrasi Ulang Bansos 2027 Lewat Perlinsos Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Kabut Asap Jambi Belum Teratasi, Water Bombing Terkendala Jarak Pandang

Berita Terbaru

Bisnis

Bisnis-27 Anjlok 1,37%, Saham DEWA dan BUMI Kompak Merah

Senin, 12 Okt 2026 - 19:31 WIB