Bupati Merangin dan Bupati Bungo Temui Mensos RI

Bahas Soal Sekolah Rakyat

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin M. Syukur dan Bupati Bungo Dedy Putra temui Mensos RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

Bupati Merangin M. Syukur dan Bupati Bungo Dedy Putra temui Mensos RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

JAKARTA,JS– Bupati Merangin M. Syukur dan Bupati Bungo Dedy Putra mengunjungi Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Kamis (22/1/2026), untuk membahas rencana menghadirkan Sekolah Rakyat di kedua daerah. Program ini menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mengurangi kemiskinan ekstrem.

Gus Ipul Tekankan Pentingnya Dukungan Daerah

Baca Juga :  Marak Narkoba dan Judol, Polres Merangin Sosialisasi ke Sekolah

Gus Ipul menegaskan pemerintah daerah harus mengambil peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Ia menyebut daerah yang melewatkan program ini akan kehilangan kesempatan strategis.

“Sekolah Rakyat ini harus diambil, rugi kalau tidak ikut program presiden ini. Presiden benar-benar memperhatikan hal ini dan ingin memberi kemuliaan kepada orang-orang miskin ekstrem,” ujar Gus Ipul melalui keterangan tertulis.

Sekolah Rakyat Hadir di 166 Lokasi

Baca Juga :  Jembatan Gantung di Limbur Butuh Perhatian Pemkab Bungo

Saat ini, Sekolah Rakyat hadir di 166 titik di seluruh Indonesia dengan hampir 16 ribu siswa. Program ini mendidik anak-anak dari berbagai kemampuan dan memberdayakan keluarga melalui berbagai program kesejahteraan.

“Anak-anak sekolah, orang tua diberdayakan, rumahnya dibantu. Bayangkan jika program ini hadir di Merangin dan Bungo, tentu menjadi kebanggaan kita,” tambah Gus Ipul.

Kepala Daerah Berperan Aktif dalam Seleksi Siswa

Gus Ipul menekankan kepala daerah harus aktif dalam proses seleksi siswa. Ia meminta bupati memastikan calon peserta layak dan bebas dari titipan. Sekolah Rakyat menargetkan keluarga pada desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses seleksi melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dinas sosial, dinas pendidikan, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Merangin Siapkan Lahan Ideal

Bupati Merangin M. Syukur menawarkan dua alternatif lahan, seluas 7 dan 12 hektare, untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Penilaian teknis Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan lahan 12 hektare lebih ideal karena berada di pinggir jalan, sementara kebutuhan minimal Sekolah Rakyat mencapai 8 hektare. “Sisanya bisa dimanfaatkan untuk fasilitas masyarakat,” jelas Syukur.

Bungo Siap Mendukung Program

Bupati Bungo Dedy Putra menyatakan daerahnya siap mendukung program ini dengan menyiapkan sarana pendukung dan mengawal proses seleksi siswa agar transparan.

Sekolah Rakyat Terbuka untuk Anak Adat Terpencil

Gus Ipul menambahkan program ini juga menerima anak-anak dari komunitas adat terpencil, termasuk Suku Anak Dalam. Pemerintah menyediakan beasiswa penuh bagi peserta dari komunitas tersebut. Selain itu, pembangunan fisik Sekolah Rakyat berjalan di 104 titik di seluruh Indonesia.(TIM)

Berita Terkait

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru