Jembatan Gantung di Limbur Butuh Perhatian Pemkab Bungo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan di Bungo Butuh perhatian Pemkab Bungo

Kondisi jembatan di Bungo Butuh perhatian Pemkab Bungo

BUNGO,JS– Jembatan Gantung di Limbur Butuh Perhatian Pemkab Bungo

Jembatan gantung di Kecamatan Limbur, Dusun Ranah Sungai Besar, masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi. Kondisi jembatan yang semakin memprihatinkan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Cegah PETI, Polres Bungo Gelar Penyekatan Kendaraan

Jembatan ini menghubungkan antarperkampungan dan menjadi akses alternatif utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, anak-anak sekolah yang tinggal di seberang sungai menggunakan jembatan ini setiap hari untuk berangkat dan pulang sekolah.

Baca Juga :  Kajati Jambi Lantik Dua Pejabat, Termasuk Kajari Bungo

Kerusakan pada sejumlah bagian jembatan mengancam keselamatan para pengguna. Kondisi tersebut memaksa warga tetap melintasi jembatan meski risiko kecelakaan terus mengintai.

Masyarakat menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo telah menganggarkan pembangunan atau perbaikan jembatan ini sejak satu tahun lalu. Namun, hingga kini pemerintah belum menunjukkan realisasi di lapangan.

Baca Juga :  UBR Jambi Perkuat Sinergi dengan Pemkab Bungo Lewat MoU

Ketiadaan tindak lanjut membuat warga terus menggunakan jembatan dalam kondisi apa adanya. “Kami berharap pemerintah segera bertindak. Anak-anak sekolah melintasi jembatan ini setiap hari,” kata Putra, salah seorang warga Dusun Ranah Sungai Besar.

Oleh karena itu, masyarakat mendesak Pemkab Bungo dan Pemprov Jambi segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. Warga menilai, jembatan yang layak akan menjamin keselamatan serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat setempat.(AN)

Berita Terkait

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru