Bupati Tanjabtim Sambangi Kementerian Pembangunan Nasional

Dorong Hilirisasi Kelapa Dalam untuk Tingkatkan Nilai Tambah Daerah

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi, Dillah Hikmah Sari

Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi, Dillah Hikmah Sari

JAKARTA,JS- Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari sambangi Kementerian Pembangunan Nasional/Bappenas. Dalam upaya mendorong program hilirisasi kelapa untuk meningkatkan nilai tambah  daerah dan petani lokal.

“Sebagai daerah penghasil kelapa dalam, saya menekankan pentingnya mengolah produk turunan untuk meningkatkan pendapatan petani, mendorong nilai tambah daerah, dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Dillah, Kamis (29/1).

Peluang Industri Turunan Kelapa

  • Mengolah santan kelapa
  • Memproduksi nata de coco
  • Menggunakan sabut kelapa untuk industri
  • Membuat arang dari tempurung kelapa
  • Memproduksi minyak goreng
  • Mengolah tepung kelapa
  • Menggunakan kayu batang kelapa sebagai pengganti kayu
Baca Juga :  Sering Dapat Panggilan dari Nomor Tak Dikenal, Ini Kata Ahli IT

Dengan demikian, pelaku usaha bisa menjual produk turunan kelapa ke pasar domestik maupun ekspor.

Langkah Nyata Pemerintah Daerah

Selain mendorong investasi, pemerintah daerah juga menjalankan program nyata.  Hingga saat ini, ia menyelesaikan 357,21 km pada tahun pertama masa jabatannya dari target 200 km per tahun.

Baca Juga :  Lelang SUN Sepi Peminat, Pemerintah Tetap Kantongi Rp40 Triliun

Dukungan untuk Investor

Ia menjamin pelaku usaha mendapatkan suplai bahan baku aman melalui mekanisme pasar dan mendorong mereka bekerja sama dengan kelompok atau koperasi. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo.

“Selama investor menjalankan aturan dan memberi keuntungan bersama, kami mendukung penuh. Tujuannya, program hilirisasi kelapa dalam berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat,” pungkas Dillah.(*)

Berita Terkait

Kualitas Udara Jambi Masuk Zona Berbahaya, Muaro Jambi dan Tebo Catat PM2.5 di Atas 300
Festival Kerinci 2026 Segera Digelar, Ini Jadwal dan Deretan Atraksi Budaya yang Bisa Disaksikan
Hasil Seleksi Segera Diumumkan; Siapa Isi 5 Kursi Kepala OPD Sungai Penuh?, Ini Kata BKPSDM
Bimtek BPD Sungai Penuh Sesuai Prosedur? Benarkah, Publik Terus Pertanyakan Dasar Anggarannya
Kabut Asap Sungai Penuh dan Kerinci Makin Pekat, Kesehatan Masyrakat Terancam
Kabut Asap Sarolangun Makin Pekat, ISPU Tembus 203,5 dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting
Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Zona Berbahaya, Muaro Jambi dan Tebo Catat PM2.5 di Atas 300

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Festival Kerinci 2026 Segera Digelar, Ini Jadwal dan Deretan Atraksi Budaya yang Bisa Disaksikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh Sesuai Prosedur? Benarkah, Publik Terus Pertanyakan Dasar Anggarannya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh dan Kerinci Makin Pekat, Kesehatan Masyrakat Terancam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Kabut Asap Sarolangun Makin Pekat, ISPU Tembus 203,5 dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Berita Terbaru