JAKARTA,JS- Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari sambangi Kementerian Pembangunan Nasional/Bappenas. Dalam upaya mendorong program hilirisasi kelapa untuk meningkatkan nilai tambah daerah dan petani lokal.
“Sebagai daerah penghasil kelapa dalam, saya menekankan pentingnya mengolah produk turunan untuk meningkatkan pendapatan petani, mendorong nilai tambah daerah, dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Dillah, Kamis (29/1).
Peluang Industri Turunan Kelapa
- Mengolah santan kelapa
- Memproduksi nata de coco
- Menggunakan sabut kelapa untuk industri
- Membuat arang dari tempurung kelapa
- Memproduksi minyak goreng
- Mengolah tepung kelapa
- Menggunakan kayu batang kelapa sebagai pengganti kayu
Dengan demikian, pelaku usaha bisa menjual produk turunan kelapa ke pasar domestik maupun ekspor.
Langkah Nyata Pemerintah Daerah
Selain mendorong investasi, pemerintah daerah juga menjalankan program nyata. Hingga saat ini, ia menyelesaikan 357,21 km pada tahun pertama masa jabatannya dari target 200 km per tahun.
Dukungan untuk Investor
Ia menjamin pelaku usaha mendapatkan suplai bahan baku aman melalui mekanisme pasar dan mendorong mereka bekerja sama dengan kelompok atau koperasi. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo.
“Selama investor menjalankan aturan dan memberi keuntungan bersama, kami mendukung penuh. Tujuannya, program hilirisasi kelapa dalam berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat,” pungkas Dillah.(*)









