Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bantuan Sosial

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ratusan Warga Kepulauan Meranti pilih mundur dari Bansos. (Foto/Gemini AI)

Ilustrasi ratusan Warga Kepulauan Meranti pilih mundur dari Bansos. (Foto/Gemini AI)

MERANTI,JS– Meski sebagian besar warga Kabupaten Kepulauan Meranti masih berpenghasilan rendah, ratusan keluarga secara sukarela keluar dari daftar penerima bantuan sosial pemerintah. Langkah ini menjadi indikasi tumbuhnya kesadaran dan kemandirian ekonomi di kalangan masyarakat.

Mayoritas Warga Masih Bergantung Bantuan

Baca Juga :  Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT, Begini Cara Mudahnya

Data Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dissos P3AP2KB) menunjukkan bahwa hingga Desember 2025, sebanyak 167.676 jiwa masuk dalam kelompok Desil 1 hingga 5 menurut Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini tergolong miskin hingga rentan miskin.

Sementara itu, penduduk yang relatif mampu (Desil 6 hingga 10) hanya berjumlah 41.228 jiwa. Dari jumlah tersebut, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tercatat 18.949 jiwa. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) mencapai 47.374 jiwa. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih membutuhkan intervensi pemerintah, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan.

Fenomena Graduasi Mandiri

Baca Juga :  Siap-siap Bansos Tahap I Segera Cair, Ini Kata Mensos RI

Di tengah kondisi ini, 280 keluarga melakukan graduasi mandiri, yaitu memilih keluar dari status Keluarga Penerima Manfaat (KPM) meskipun masih berhak menerima bantuan. Kepala Dissos P3AP2KB Kepulauan Meranti, Rokhaizal, menjelaskan, “Keluarga-keluarga ini sebelumnya masuk Desil 1 hingga 5, namun mereka memutuskan untuk mandiri.”

Fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian warga mulai berupaya mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Meski demikian, jumlah masyarakat yang masih membutuhkan perlindungan sosial tetap tinggi.

Sebaran Graduasi Mandiri per Kecamatan

Rokhaizal merinci, Kecamatan Tebing Tinggi mencatat jumlah graduasi mandiri tertinggi, yakni 78 keluarga. Disusul Kecamatan Rangsang dengan 67 keluarga dan Tebing Tinggi Barat 34 keluarga. Kecamatan Rangsang Barat dan Pulau Merbau masing-masing mencatat 29 keluarga, Rangsang Pesisir 18 keluarga, Merbau 17 keluarga, Tasik Putri Puyu tujuh keluarga, dan Tebing Tinggi Timur hanya satu keluarga.

Sebaran ini menjadi indikator nyata bahwa sebagian warga mulai bergerak menuju kemandirian ekonomi, meski tantangan kemiskinan tetap signifikan.

Catatan Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah menilai fenomena graduasi mandiri sebagai keberhasilan pemberdayaan kelompok tertentu. Namun, mereka menekankan bahwa tantangan utama Kepulauan Meranti masih terletak pada tingginya jumlah penduduk miskin dan rentan miskin. (*)

Berita Terkait

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya
Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru
Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 September 2026: Pertamax hingga Pertalite, Cek Harga di Jambi dan Daerah Lainnya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam

Berita Terbaru