BISNIS,JS- Harga emas perhiasan di pasar domestik bergerak turun secara serempak pada Sabtu siang (31/1/2026). Sejumlah produsen besar, mulai dari Hartadinata Abadi, Raja Emas Indonesia, hingga Laku Emas (CMK Group), menyesuaikan harga jual ke level yang lebih rendah di hampir seluruh kadar karat.
Koreksi ini terjadi seiring melemahnya harga emas global dan perubahan nilai tukar rupiah. Di sisi lain, pelaku industri perhiasan global juga menahan permintaan, sehingga tekanan harga semakin terasa di pasar domestik.
Faktor Global Tekan Harga Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan tidak berdiri sendiri. Harga emas dunia, kebijakan bank sentral, serta fluktuasi mata uang terus memengaruhi pasar. Selain itu, pelaku usaha perhiasan menyesuaikan harga mengikuti kondisi permintaan dan biaya produksi.
Akibatnya, produsen emas perhiasan memilih menurunkan harga agar tetap kompetitif di tengah pasar yang bergerak dinamis.
Hartadinata Abadi Catat Penurunan Merata
Hartadinata Abadi menurunkan harga emas perhiasan di hampir semua kadar. Emas 22 karat turun Rp 159.000 dan kini dijual Rp 2.730.000 per gram. Selanjutnya, emas 20 karat melemah Rp 156.000 ke posisi Rp 2.677.000 per gram.
Harga emas 17 karat turun Rp 139.000 menjadi Rp 2.385.000 per gram. Sementara itu, emas 16 karat dijual Rp 2.253.000 per gram setelah terkoreksi Rp 131.000.
Untuk kadar lebih rendah, emas 9 karat turun Rp 88.000 ke level Rp 1.511.000 per gram. Emas 8 karat berada di Rp 1.392.000 per gram, sedangkan emas 6 karat dilepas Rp 1.193.000 per gram.
Raja Emas Indonesia Ikut Koreksi Harga
Di sisi lain, Raja Emas Indonesia juga menyesuaikan harga emas perhiasannya. Emas 24 karat turun Rp 80.000 menjadi Rp 2.340.000 per gram. Emas 23 karat melemah Rp 61.000 ke Rp 2.062.000 per gram.
Berikutnya, emas 22 karat turun Rp 59.000 dan kini dijual Rp 1.972.000 per gram. Harga emas 21 karat berada di Rp 1.884.000 per gram setelah turun Rp 56.000.
Untuk emas 18 karat, perusahaan memasang harga Rp 1.615.000 per gram atau turun Rp 49.000. Adapun emas 12 karat kini diperdagangkan di level Rp 1.078.000 per gram.
Laku Emas Alami Penurunan Terdalam
Sementara itu, Laku Emas (CMK Group) mencatat penurunan paling tajam dibanding produsen lain. Harga emas perhiasan 24 karat anjlok Rp 223.000 menjadi Rp 2.378.000 per gram.
Harga emas 23 karat turun Rp 197.000 ke Rp 2.063.000 per gram. Emas 22 karat melemah Rp 188.000 dan kini berada di Rp 1.973.000 per gram.
Emas 18 karat dijual Rp 1.613.000 per gram setelah turun Rp 153.000. Untuk kadar 15 karat, harga terkoreksi Rp 128.000 menjadi Rp 1.341.000 per gram. Sementara itu, emas 12 karat dilepas di Rp 1.070.000 per gram atau turun Rp 102.000.
Peluang bagi Pembeli, Investor Tetap Waspada
Dengan harga yang masih berfluktuasi, konsumen memiliki peluang untuk membeli emas perhiasan di level yang lebih rendah. Namun, investor tetap perlu mencermati arah pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah. (*)









