Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG Muaro Jambi Bertambah

Tembus 150 Pelajar, Puluhan Masih Dirawat Inap

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah korban diduga Keracunan MBG DI muaro Jambi tembus angka 150 orang

Jumlah korban diduga Keracunan MBG DI muaro Jambi tembus angka 150 orang

MUAROJAMBI,JS – Dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Muaro Jambi terus menjadi sorotan. Hingga Sabtu pagi, sekitar 150 pelajar mengalami gejala mirip keracunan, dengan puluhan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Gejala Mulai Muncul Jumat Siang

Baca Juga :  Puluhan Pelajar Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Lonjakan pasien terjadi sejak Jumat siang, ketika pelajar dari beberapa sekolah tiba di fasilitas kesehatan dengan keluhan mual, muntah, dan sakit perut. Gejala yang mirip satu sama lain membuat petugas segera menambah tenaga medis dan menyiapkan ruang perawatan tambahan.

Rumah Sakit Kewalahan Menangani Korban

Direktur RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Agus Subekti, mengatakan, “Dari kemarin siang sampai pagi ini, total sementara sekitar 150 orang.” Agus menambahkan, delapan pasien tambahan, yang merupakan santri dari sebuah pondok pesantren, datang pada Sabtu pagi.

Saat ini, rumah sakit merawat 70 pelajar secara inap. Meskipun sebagian pasien mulai membaik, beban pelayanan tetap tinggi. Pihak rumah sakit berencana memulangkan 30 pasien sore ini, sementara dua pasien lain dirujuk ke fasilitas kesehatan lain. Sisanya menjalani rawat jalan atau sudah pulang.

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Baca Juga :  Al Haris Minta Evaluasi Total Usai Siswa Keracunan MBG

Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan terus menelusuri sumber makanan dan memastikan semua korban mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Kasus ini menarik perhatian publik karena terjadi dalam pelaksanaan program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan pelajar. Pemerintah menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak terulang.(*)

Berita Terkait

8.589 Pelat Nomor Kendaraan Diblokir Pertamina di Sumbagsel, Jambi Capai 1.117 Nopol
Air Danau Kerinci Menyusut, Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan dan Ekonomi Melemah
PPPK Jadi PNS 2027 Tanpa Tes? Eks Honorer K2 Jambi Desak Regulasi Khusus
Sri Kartini Alfin Hadiri Penguatan PKK dan Posyandu se-Indonesia, Fokus pada Tata Kelola dan Sinergi
Harga BBM 21 September 2026 di Jambi: Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex Terbaru
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Bupati Monadi Dorong Petani dan UMKM Tingkatkan Nilai Jual Kopi
20 ASN Lulus Administrasi Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh 2026, Ini Daftar Nama dan Jadwal Assessment Center
Kemarau Panjang di Jambi, Pemkot Salurkan 1,345 Juta Liter Air Bersih ke Warga: Ini Wilayah yang Jadi Perhatian
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

8.589 Pelat Nomor Kendaraan Diblokir Pertamina di Sumbagsel, Jambi Capai 1.117 Nopol

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Air Danau Kerinci Menyusut, Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan dan Ekonomi Melemah

Senin, 21 September 2026 - 14:01 WIB

PPPK Jadi PNS 2027 Tanpa Tes? Eks Honorer K2 Jambi Desak Regulasi Khusus

Senin, 21 September 2026 - 12:31 WIB

Sri Kartini Alfin Hadiri Penguatan PKK dan Posyandu se-Indonesia, Fokus pada Tata Kelola dan Sinergi

Senin, 21 September 2026 - 08:01 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Bupati Monadi Dorong Petani dan UMKM Tingkatkan Nilai Jual Kopi

Berita Terbaru