KERINCI, JS – Meskipun Gubernur Jambi Alharis sering mengunjungi Kerinci selama dua periode kepemimpinannya, APBD Provinsi Jambi hanya memberikan alokasi sangat minim untuk pembangunan daerah ini.
Berdasarkan dokumen LPSE Provinsi Jambi 2025, proyek strategis di Kerinci hampir tidak ada. Hanya tersedia paket Penunjukan Langsung (PL) senilai di bawah Rp 200 juta, bahkan sebagian kurang dari Rp 100 juta.
Warga Kerinci menilai kondisi ini bertolak belakang dengan janji Gubernur Alharis, terutama terkait pembangunan akses jalan ke Sungai Kuning.
“Kehadiran pak gubernur disambut layaknya raja, tapi beliau tidak menepati janji pembangunan di Kerinci,” ungkap Romi, salah seorang warga.
Setiap kunjungan ke Kerinci dan Sungai Penuh, Gubernur Alharis sering menyebut dirinya “orang Kerinci”. Namun, pembangunan di daerah ini tetap sangat terbatas.
Warga pun kecewa karena APBD hanya mengalokasikan sedikit anggaran untuk Kerinci. Janji dan kunjungan rutin gubernur tidak memberikan dampak signifikan pada pembangunan lokal. (AN)









