YouTube Raup US$60 Miliar di 2025, Kalahkan Netflix

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

you tube

you tube

BISNIS,JS— YouTube mencapai tonggak penting pada 2025 dengan pendapatan lebih dari US$60 miliar, termasuk dari iklan dan langganan. Pendapatan ini menempatkan platform video milik Alphabet jauh di atas Netflix, yang hanya menghasilkan US$45,18 miliar, dan menjadi salah satu pemain hiburan terbesar setelah Disney dengan US$95,7 miliar.

Pelanggan Berbayar Tembus 325 Juta

Sundar Pichai, CEO Alphabet, menyebutkan perusahaan kini memiliki lebih dari 325 juta pelanggan berbayar melalui layanan seperti YouTube Premium, YouTube TV, dan Google One. Lonjakan ini menegaskan pertumbuhan YouTube sebagai platform hiburan dan informasi global.

Baca Juga :  YouTube Tutup Celah Background Play Gratis

Iklan YouTube Tumbuh Meski Di Bawah Perkiraan

Pada kuartal keempat 2025, YouTube menghasilkan pendapatan iklan tertinggi sepanjang sejarah sebesar US$11,38 miliar, naik 8,7% dari tahun sebelumnya. Meski begitu, angka ini masih sedikit di bawah perkiraan analis Wall Street sebesar US$11,84 miliar. Penurunan terutama terlihat pada pengeluaran iklan politik, sementara iklan merek tetap stabil.

NFL mencatat jumlah pelanggan berbayar tertinggi untuk paket Sunday Ticket, yang tersedia melalui YouTube, dan konsumsi podcast melonjak dengan lebih dari 700 juta jam ditonton di TV, naik 70% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Instagram Uji Fitur Baru: Pengguna Bisa Keluar Daftar Close Friends

Alphabet Capai Pertumbuhan Laba yang Signifikan

Secara keseluruhan, Alphabet mencatat pendapatan kuartal keempat US$113,8 miliar, naik 18%, dan laba bersih US$34,5 miliar, meningkat 30%. Laba per saham (EPS) mencapai US$2,82, melampaui perkiraan analis yang menargetkan US$2,63. Pichai menekankan investasi besar pada AI dan infrastruktur menjadi motor utama pertumbuhan seluruh lini bisnis. Untuk 2026, Alphabet menargetkan pengeluaran modal US$175–185 miliar, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

YouTube dan Inovasi AI

CEO YouTube, Neal Mohan, menyatakan lebih dari 1 juta saluran menggunakan alat AI YouTube setiap hari pada Desember 2025. Platform berfokus pada pengurangan konten AI berkualitas rendah dan berulang.

Selain itu, YouTube Shorts kini ditonton rata-rata 200 miliar kali per hari. YouTube akan segera mengintegrasikan berbagai format baru, termasuk unggahan gambar, ke dalam feed Shorts untuk memperkaya pengalaman pengguna.

Baca Juga :  SnapTik, Cara Praktis Unduh Video TikTok Tanpa Watermark

Fitur Baru YouTube TV

YouTube TV berencana meluncurkan fitur multiview, yang memungkinkan pengguna menonton beberapa saluran sekaligus di satu layar. Selain itu, platform menyiapkan 10 paket berbiaya rendah yang menargetkan genre spesifik seperti olahraga, hiburan, dan berita.

Dengan strategi ini, YouTube terus memperkuat posisi sebagai platform video terbesar dunia, sambil mendorong inovasi melalui AI dan pengalaman menonton yang lebih fleksibel.(*)

Berita Terkait

Biaya Shopee dan TikTok Shop Makin Mahal? Brand Lokal Ramai Tinggalkan Marketplace, UMKM Mulai Pilih Jualan Mandiri
Harga Emas Pecah Rekor Rp75 Juta, Haruskah Dana Pensiun Dipindahkan ke Emas?
WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Otomatis di iPhone, Chat Langsung Terhapus Setelah Dibaca!
Rupiah Jebol Rp17.700 per Dolar AS, BI Terdesak Naikkan Suku Bunga? Investor Mulai Panik
Cara Upgrade GoPay Plus Terbaru 2026, Limit Saldo Naik Rp20 Juta dan Bisa Transfer ke Bank
Banyak Dicari Warga RI, Benarkah Ada Pinjol Tanpa Cek SLIK OJK? Ini Fakta Lengkapnya
Investor Mulai ‘Berburu’, Berikut Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Mei 2026
5 HP 5 Jutaan Terbaik 2026, Spek Dewa Harga Murah! Kamera 200MP dan RAM 12GB Jadi Rebutan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:09 WIB

Biaya Shopee dan TikTok Shop Makin Mahal? Brand Lokal Ramai Tinggalkan Marketplace, UMKM Mulai Pilih Jualan Mandiri

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:03 WIB

Harga Emas Pecah Rekor Rp75 Juta, Haruskah Dana Pensiun Dipindahkan ke Emas?

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:01 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700 per Dolar AS, BI Terdesak Naikkan Suku Bunga? Investor Mulai Panik

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:02 WIB

Cara Upgrade GoPay Plus Terbaru 2026, Limit Saldo Naik Rp20 Juta dan Bisa Transfer ke Bank

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:05 WIB

Banyak Dicari Warga RI, Benarkah Ada Pinjol Tanpa Cek SLIK OJK? Ini Fakta Lengkapnya

Berita Terbaru