Uang vs Emas: Mana yang Lebih Bernilai?, Ini Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang

Uang

BISNIS,JS- Uang vs Emas: Mana yang Lebih Bernilai?, Ini Penjelasannya

Banyak orang merasa aman saat memiliki uang tunai di rekening atau disimpan di rumah. Uang yang siap pakai memberi ketenangan karena bisa langsung digunakan kapan saja. Namun, menyimpan uang terlalu lama tanpa strategi membawa risiko tersembunyi, terutama jika uang dibiarkan diam dalam jangka panjang.

Sebaliknya, emas sering menjadi pilihan investor karena mampu menjaga nilai seiring waktu. Perbandingan antara uang tunai yang hanya mengendap dan emas sebagai aset investasi menunjukkan perbedaan besar terhadap pertumbuhan kekayaan. Berikut beberapa risiko uang tunai yang perlu diperhatikan.

1. Tergerus Inflasi Secara Perlahan

Uang tunai yang diam terus kehilangan daya beli. Harga barang dan jasa naik setiap tahun, sementara jumlah uang tetap sama. Akibatnya, nilai riil kekayaan menurun meski saldo terlihat utuh.

Baca Juga :  Mengenal Free Float: Ukuran Risiko dan Peluang Saham

Sebaliknya, emas menyesuaikan nilainya dengan inflasi. Saat harga kebutuhan pokok naik, harga emas biasanya ikut bergerak ke atas.

2. Kehilangan Peluang Pertumbuhan Kekayaan

Uang tunai di rekening jarang memberikan pertumbuhan berarti. Bahkan bunga tabungan sering lebih rendah daripada laju inflasi. Dengan kata lain, kekayaan tetap stagnan atau bahkan menyusut secara riil.

Sementara itu, harga emas cenderung naik dalam jangka menengah hingga panjang. Meski nilainya fluktuatif, tren historis menunjukkan emas menambah nilai kekayaan dari waktu ke waktu. Dengan membiarkan uang diam, seseorang sebenarnya kehilangan peluang pertumbuhan aset.

Baca Juga :  Cukup Praktis, Begini Cara Jual Beli Emas di Pegadaian

3. Terpengaruh Perubahan Kebijakan Ekonomi

Nilai uang tunai cepat terpengaruh kebijakan moneter dan kondisi ekonomi global. Perubahan suku bunga, pencetakan uang, atau tekanan ekonomi bisa menurunkan daya beli tanpa disadari pemilik dana.

Emas lebih tangguh terhadap gejolak ekonomi tertentu. Investor global sering menggunakan emas sebagai aset lindung nilai saat ketidakpastian meningkat.

4. Dorongan Konsumsi Impulsif

Uang tunai yang mudah diakses mendorong pengeluaran spontan. Saldo yang terlihat besar sering membuat orang membelanjakan dana tanpa perencanaan. Akibatnya, tujuan jangka panjang bisa terganggu.

Emas, karena tidak langsung likuid, mengurangi godaan ini. Proses menjual emas membutuhkan langkah tambahan, sehingga keputusan pengeluaran menjadi lebih matang. Dengan cara ini, emas membantu meningkatkan disiplin finansial secara tidak langsung.

Baca Juga :  Bitcoin Tetap Menarik, Ini Cara Investasi Kripto yang Baik

5. Kehilangan Nilai Riil dalam Jangka Panjang

Menyimpan uang tunai dalam jumlah besar bisa menurunkan nilai riil kekayaan. Nilai nominal tetap sama, tetapi kemampuan membeli aset atau kebutuhan penting menurun seiring waktu.

Sebaliknya, emas menawarkan peluang mempertahankan bahkan meningkatkan nilai riil kekayaan. Walau tidak selalu naik setiap saat, emas menjadi penyangga nilai dalam periode panjang.(*)

Berita Terkait

Dapat Penghasilan Tambahan dengan AI, Bisa dari Rumah!
Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan
Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!
Dari Jajanan Biasa Jadi Raksasa Camilan, Ini Rahasia Pisang Madu Pasti
Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing
Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Dukung Ekspansi Bisnis
Akhir Pekan! Ini Rincian Harga Emas Perhiasan 14 Februari 2026
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 03:00 WIB

Dapat Penghasilan Tambahan dengan AI, Bisa dari Rumah!

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:01 WIB

Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:35 WIB

Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dari Jajanan Biasa Jadi Raksasa Camilan, Ini Rahasia Pisang Madu Pasti

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dividen Jumbo Emiten Blue Chip Belum Mampu Tahan Outflow Asing

Berita Terbaru

Kode redeem FC Mobile hari ini

Dunia Game

Kuota Terbatas, Segera Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini

Minggu, 15 Feb 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi ide bisnis dengan memanfaatkan teknologi AI

Bisnis

Dapat Penghasilan Tambahan dengan AI, Bisa dari Rumah!

Minggu, 15 Feb 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi transaksi emas digital.

Bisnis

Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan

Minggu, 15 Feb 2026 - 00:01 WIB