Take Over KPR Meledak, BCA Tawarkan Diskon Provisi Capai 75%

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BCA

BCA

JAKARTA,JS — Tren pengalihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau take over antarbank terus meningkat seiring berakhirnya masa bunga tetap (fixed rate) dan beralih ke bunga floating yang masih relatif tinggi. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen ini sepanjang 2025.

Permintaan Take Over KPR Tumbuh Pesat

EVP Consumer Loan BCA, Welly Yandoko, menyampaikan bahwa kenaikan permintaan take over KPR terjadi karena masyarakat semakin memahami fasilitas ini. Selain itu, berbagai promo dari bank juga mendorong minat nasabah.

Baca Juga :  Ramai Bank Sentral Borong Emas, BI Angkat Bicara

“Sepanjang 2025, KPR BCA yang berasal dari take over naik sekitar 24% dibandingkan 2024. Meski begitu, kontribusinya terhadap total kredit baru masih di bawah 10%,” jelas Welly kepada Kontan.co.id.

Take Over sebagai Solusi Lonjakan Cicilan

Nasabah beralih ke take over KPR karena cicilan meningkat setelah masa bunga fixed berakhir dan berubah menjadi bunga floating. Kondisi ini membuat nasabah mencari skema bunga yang lebih kompetitif.

Menurut BCA, jumlah debitur yang memindahkan KPR ke BCA lebih banyak daripada yang keluar ke bank lain. Welly menambahkan, hal ini menegaskan bahwa suku bunga KPR BCA sesuai kebutuhan nasabah dan kepercayaan masyarakat tetap tinggi.

Baca Juga :  Saham Big Banks Melemah, BBRI Paling Terdampak

BCA memproyeksikan tren take over KPR akan terus meningkat. Informasi yang mudah diakses melalui media sosial dan kampanye promosi perbankan menjadi faktor pendorong utama.

Untuk mempertahankan daya saing, BCA fokus pada tiga strategi utama: transparansi suku bunga, peningkatan kualitas layanan, dan penawaran promo khusus. Saat ini, nasabah yang mengajukan take over KPR ke BCA bisa menikmati diskon biaya provisi hingga 75% dan bebas biaya administrasi.

“Strategi kami sederhana: menjaga transparansi bunga dan terus meningkatkan layanan agar tetap kompetitif sekaligus sesuai kebutuhan nasabah,” tutup Welly.(*)

Berita Terkait

Deposito BRI Juli 2026 Naik? Cek Suku Bunga Terbaru BRI, BNI, dan Mandiri Sebelum Menabung
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 6 Juli 2026 Tidak Berubah, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera
Daftar Harga Emas Perhiasan Terbaru 5 Juli 2026, Cek Emas 24K, 22K hingga 12K Sebelum Naik Lagi
Top Gainers BEI Pekan Ini: 10 Saham Melonjak hingga 71 Persen di Tengah Pelemahan IHSG
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 4 Juli 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkapnya
Pajak Marketplace Resmi Berlaku! Seller Shopee dan Tokopedia Mulai Dipotong Otomatis per Agustus 2026
Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 09:01 WIB

Deposito BRI Juli 2026 Naik? Cek Suku Bunga Terbaru BRI, BNI, dan Mandiri Sebelum Menabung

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:51 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:01 WIB

Daftar Harga Emas Perhiasan Terbaru 5 Juli 2026, Cek Emas 24K, 22K hingga 12K Sebelum Naik Lagi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:31 WIB

Top Gainers BEI Pekan Ini: 10 Saham Melonjak hingga 71 Persen di Tengah Pelemahan IHSG

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 4 Juli 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru