SUNGAIPENUH,JS- Tekan Inflasi, Wawako Sungai Penuh Usulkan Penguatan Pangan ke Bapanas
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menerima kunjungan Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rina Syawal, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Sabtu malam (14/2). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi pengendalian harga bahan pokok menjelang Ramadhan.
Azhar dan Rina berdiskusi dalam suasana hangat melalui jamuan makan malam sederhana. Meski suasana santai, keduanya tetap mengarahkan pembahasan pada strategi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Jajaran Pemkot Sungai Penuh menghadirkan perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, Bulog, unsur kepolisian, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kehadiran lintas sektor ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kestabilan pasar.
Ajukan Dukungan Sarana dan Operasional
Dalam pertemuan itu, Azhar menyampaikan apresiasi atas pendampingan Bapanas dalam pemantauan harga. Ia menegaskan pemerintah daerah harus bergerak cepat agar lonjakan harga tidak memicu inflasi dan menekan daya beli warga.
Sebagai langkah konkret, Pemkot Sungai Penuh menyerahkan sejumlah proposal kepada Badan Pangan Nasional. Pemkot mengusulkan pengadaan mobil operasional untuk Dinas Pertanian dan mobil SPHP guna memperkuat distribusi pangan.
Selain itu, pemkot meminta dukungan sarana Gerakan Pangan Murah, seperti tenda dan kursi. Pemkot juga mengajukan fasilitas pendukung pemantauan harga agar petugas dapat bekerja lebih optimal.
Tak hanya itu, pemkot mengusulkan pemasangan billboard running text harga bahan pokok di titik strategis kota. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat memantau perkembangan harga secara langsung dan transparan.
Perketat Pengawasan dan Edukasi Pasar
Sementara itu, Rina Syawal menilai harga komoditas di Sungai Penuh masih relatif stabil. Namun, ia tetap mendorong seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan menjelang Ramadhan.
Rina melibatkan Satgas Pangan Provinsi, kepolisian, Bulog, dan Dinas Ketahanan Pangan dalam kunjungan ini. Tim gabungan tersebut turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pasar.
Ia menekankan pentingnya pengawasan aktif guna mencegah praktik penimbunan dan pelanggaran harga. Selain pengawasan, Bapanas juga meningkatkan edukasi kepada enumerator agar mereka mencatat harga secara akurat. Petugas turut menggencarkan sosialisasi kepada pedagang agar mereka mematuhi harga acuan.
Gelar Sidak Pasar Sehari Sebelum Ramadhan
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Sungai Penuh, Suarman, memastikan pihaknya akan menggelar sidak pasar pada 18 Februari. Ia memilih tanggal tersebut karena bertepatan dengan sehari sebelum Ramadhan.
Melalui sidak itu, dinas ingin memastikan ketersediaan stok tetap aman. Pemerintah daerah juga ingin menjaga harga bahan pokok tetap terkendali saat permintaan meningkat.
Perkuat Komitmen Kolaborasi
Pada akhir kegiatan, Pemkot Sungai Penuh menyerahkan cendera mata kepada perwakilan Bapanas sebagai simbol sinergi. Azhar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Ia berharap kolaborasi ini mampu menjaga stabilitas pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat Sungai Penuh.(AN)









