Pertamina Gerak Cepat! Stok LPG 3 Kg di Jambi Kembali Normal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Cek Endra

Foto ; Cek Endra

JAMBI,JS- Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga atas penanganan cepat kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Jambi pada akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Menurut Cek Endra, respons ini membuktikan komitmen Pertamina menjaga pasokan energi, khususnya LPG bersubsidi yang vital bagi rumah tangga kecil dan pelaku usaha mikro.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas langkah cepatnya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram di Jambi,” ujar Cek Endra.

Selain sebagai anggota DPR RI, Cek Endra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi berharap kelangkaan tidak terjadi lagi, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, saat konsumsi LPG biasanya meningkat.

Baca Juga :  Warga Karak Apung Protes Jalan Rusak, Diduga Ulah PETI

“Alhamdulillah, semoga ke depan masyarakat tidak lagi mengalami keluhan, khususnya selama Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.

Pertamina Percepat Distribusi LPG

Pertamina Patra Niaga menonaktifkan sementara pembatasan perencanaan pada sistem Simelon, sehingga distribusi LPG kembali lancar. Selain itu, perusahaan menambah pasokan LPG di kabupaten Bungo, Tebo, Sarolangun, dan Merangin hingga 100 persen pada tanggal tertentu.

Perusahaan juga mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah di Sarolangun, Tebo, Merangin, Kerinci, dan Sungai Penuh untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan kondisi lapangan terkendali.

Operasi Pasar Jaga Ketersediaan

Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar di kecamatan-kecamatan di Merangin, Bungo, Tebo, dan Sarolangun.

Stok LPG di Batanghari Tetap Aman

Di Kabupaten Batanghari, Pertamina melaporkan stok LPG 3 kilogram aman. Rata-rata penyaluran harian mencapai lebih dari 12 ribu tabung, dengan rasio 3,9 tabung per kepala keluarga per bulan. Namun, harga eceran di beberapa titik bervariasi, mulai Rp27 ribu hingga Rp35 ribu per tabung, lebih tinggi dibanding harga resmi pangkalan Rp17 ribu.

Baca Juga :  Surutnya Danau Kerinci: Uji Coba PLTA Tekan Ekonomi Warga

Perusahaan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan operasi pasar tambahan jika diperlukan. Tujuannya, menekan lonjakan harga dan memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak.

Harapan Stabilitas Pasokan

Melalui langkah-langkah ini, Pertamina menargetkan distribusi LPG 3 kilogram di Provinsi Jambi kembali stabil. Masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga tanpa hambatan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.(*)

Berita Terkait

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya
Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

Terungkap! 9 ASN Jambi Dipecat Akibat Judi Online dan Pinjol Ilegal, Ini Fakta Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Berita Terbaru