Ramadhan Mendekat, Harga Sembako di Tebo Merangkak Naik

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas salah satu pasar tradisional di bungo

Aktivitas salah satu pasar tradisional di bungo

TEBO,JS- Ramadhan Mendekat, Harga Sembako di Tebo Merangkak Naik

Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas hortikultura di Pasar Tradisional di Tebo mulai merangkak naik. Kenaikan ini terlihat dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.

Pedagang setempat, Makmur, mengatakan lonjakan harga terjadi karena daya beli warga mulai meningkat. Selain itu, stok barang yang tersedia di pasaran juga terbatas.

“Biasanya kondisi seperti ini terjadi setiap mau masuk Ramadhan. Pembeli mulai ramai, sementara stok tidak terlalu banyak,” ujarnya, Senin (16/02/2026).

Baca Juga :  Infrastruktur Tebo Dikebut, Bupati Sambangi Kementerian PU

Pasokan Bergantung dari Luar Daerah

Lebih lanjut, Makmur menjelaskan sebagian besar komoditas hortikultura yang ia jual berasal dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah membuat harga di pasar mudah berfluktuasi, terutama ketika permintaan meningkat.

Menurutnya, distribusi yang tidak maksimal turut memengaruhi ketersediaan barang di tingkat pedagang. Karena itu, ketika permintaan naik dan stok terbatas, harga pun ikut menyesuaikan.

Daftar Komoditas yang Mengalami Kenaikan

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai merah. Sebelumnya, pedagang menjual cabai merah seharga Rp35.000 per kilogram. Kini, harganya naik menjadi Rp37.000 per kilogram.

Selain cabai, harga kol juga melonjak cukup signifikan. Dari Rp6.000 per kilogram, kini pedagang mematok harga Rp10.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp35.000 menjadi Rp37.000 per kilogram.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Dorong Perikanan Lewat Audiensi dengan KKP

Berpotensi Terus Naik Hingga Awal Ramadhan

Para pedagang memprediksi tren kenaikan harga masih akan berlanjut hingga awal Ramadhan. Peningkatan kebutuhan bahan pokok untuk persiapan sahur dan berbuka puasa mendorong permintaan tetap tinggi.

Oleh karena itu, pedagang berharap pasokan dari daerah penghasil tetap lancar agar harga tidak melonjak lebih tinggi. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan agar keseimbangan pasar tetap terjaga.(*)

Berita Terkait

Nilam di Bawah Kulit Manis Kerinci, Strategi Baru Tingkatkan Pendapatan Petani dan Buka Pasar Ekspor
Jaringan Tak Stabil, Warga Kecamatan Batang Merangin Kesulitan Akses Internet
Program 3S Sungai Penuh Makin Kuat, Azhar Hamzah Puji Kekompakan ASN Bantu Atasi Stunting
Pemutihan PKB Jambi Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga Akhir Desember 2026
PPPK Paruh Waktu Kerinci Cemas, Ini Penjelasan BKPSDM Kerinci Soal Perpanjangan Kontrak
Sempat Viral Aksi Tanam Pisang, Jalan Belui–Koto Lanang Segera Diperbaiki, Ini Target PUPR Kerinci
Kualitas Udara Jambi Masuk Zona Berbahaya, Muaro Jambi dan Tebo Catat PM2.5 di Atas 300
Festival Kerinci 2026 Segera Digelar, Ini Jadwal dan Deretan Atraksi Budaya yang Bisa Disaksikan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Nilam di Bawah Kulit Manis Kerinci, Strategi Baru Tingkatkan Pendapatan Petani dan Buka Pasar Ekspor

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Jaringan Tak Stabil, Warga Kecamatan Batang Merangin Kesulitan Akses Internet

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Pemutihan PKB Jambi Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga Akhir Desember 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Kerinci Cemas, Ini Penjelasan BKPSDM Kerinci Soal Perpanjangan Kontrak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Sempat Viral Aksi Tanam Pisang, Jalan Belui–Koto Lanang Segera Diperbaiki, Ini Target PUPR Kerinci

Berita Terbaru