TEBO,JS- Ramadhan Mendekat, Harga Sembako di Tebo Merangkak Naik
Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas hortikultura di Pasar Tradisional di Tebo mulai merangkak naik. Kenaikan ini terlihat dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.
Pedagang setempat, Makmur, mengatakan lonjakan harga terjadi karena daya beli warga mulai meningkat. Selain itu, stok barang yang tersedia di pasaran juga terbatas.
“Biasanya kondisi seperti ini terjadi setiap mau masuk Ramadhan. Pembeli mulai ramai, sementara stok tidak terlalu banyak,” ujarnya, Senin (16/02/2026).
Pasokan Bergantung dari Luar Daerah
Lebih lanjut, Makmur menjelaskan sebagian besar komoditas hortikultura yang ia jual berasal dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah membuat harga di pasar mudah berfluktuasi, terutama ketika permintaan meningkat.
Menurutnya, distribusi yang tidak maksimal turut memengaruhi ketersediaan barang di tingkat pedagang. Karena itu, ketika permintaan naik dan stok terbatas, harga pun ikut menyesuaikan.
Daftar Komoditas yang Mengalami Kenaikan
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai merah. Sebelumnya, pedagang menjual cabai merah seharga Rp35.000 per kilogram. Kini, harganya naik menjadi Rp37.000 per kilogram.
Selain cabai, harga kol juga melonjak cukup signifikan. Dari Rp6.000 per kilogram, kini pedagang mematok harga Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp35.000 menjadi Rp37.000 per kilogram.
Berpotensi Terus Naik Hingga Awal Ramadhan
Para pedagang memprediksi tren kenaikan harga masih akan berlanjut hingga awal Ramadhan. Peningkatan kebutuhan bahan pokok untuk persiapan sahur dan berbuka puasa mendorong permintaan tetap tinggi.
Oleh karena itu, pedagang berharap pasokan dari daerah penghasil tetap lancar agar harga tidak melonjak lebih tinggi. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan agar keseimbangan pasar tetap terjaga.(*)









