Bawa KTP dan KK, Warga Serbu Operasi Pasar Gas 3 Kg di Bungo

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antrian warga untuk mendapatkan Gas LPG 3 Kg di Bungo

Antrian warga untuk mendapatkan Gas LPG 3 Kg di Bungo

BUNGO,JS- Antrean panjang warga terlihat di salah satu kecamatan di Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo bersama Pertamina menggelar operasi pasar gas LPG 3 kilogram, Senin (16/02/2026). Langkah ini mereka ambil sebagai respons atas kelangkaan gas subsidi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum ibu rumah tangga sudah memadati lokasi operasi pasar. Mereka rela mengantre demi mendapatkan gas melon dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Sebelumnya, kelangkaan membuat harga di tingkat pengecer melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat kesulitan memperoleh gas dengan harga normal.

Baca Juga :  Pemkab Bungo Amankan 303 Kotak Amal di Toko-toko

CEO PT Sinar Perkasa Rizky menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah dan Pertamina menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan distribusi tepat sasaran.

“Kami menyiapkan sekitar 580 tabung. Kami menjualnya dengan harga Rp18 ribu per tabung,” ujarnya.

Baca Juga :  Musrenbang di Pasar Bungo: Jalan dan Drainase Jadi Prioritas

Selain itu, ia menjelaskan bahwa koordinasi lintas pihak terus mereka perkuat agar pasokan kembali lancar. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi terbebani harga tinggi di tingkat pengecer.

Untuk membeli gas subsidi tersebut, warga wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Petugas memeriksa identitas setiap pembeli agar penyaluran LPG 3 kilogram benar-benar menyasar warga yang berhak.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut. Mereka berharap pemerintah dan agen terus menjaga distribusi agar kelangkaan tidak kembali terjadi.

Ke depan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas pasokan LPG 3 kilogram di Kabupaten Bungo.(*)

Berita Terkait

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Bersama Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kerinci
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga
Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh
Aqila Naomi Siap Berjuang di Final Nasional Bintang Sobat SMP 2026, Ini Pesan Wawako Azhar Hamzah
Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Diterapkan di Jambi, TP PKK Siapkan Generasi Qurani Sungai Penuh
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:01 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:01 WIB

Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh

Berita Terbaru