Jam Kerja ASN Sungai Penuh Berubah Selama Ramadhan, Ini Jadwal Lengkapnya

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jam kerja ASN Sungai Penuh diatur ulang selama ramadhan, ini jadwalnya.

Jam kerja ASN Sungai Penuh diatur ulang selama ramadhan, ini jadwalnya.

SUNGAI PENUH,JS– Pemerintah Kota Sungai Penuh menetapkan penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Pemerintah kota menjadikan kebijakan ini sebagai pedoman bagi seluruh perangkat daerah. Tujuannya jelas, yaitu menjaga pelayanan publik tetap optimal selama bulan puasa.

Pemerintah kota ingin memastikan ASN tetap produktif sekaligus nyaman menjalankan ibadah. Karena itu, seluruh perangkat daerah mengikuti Surat Edaran Sekretariat Daerah Kota Sungai Penuh sebagai dasar pelaksanaan jam kerja.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Kunjungan BPMP Jambi

Kebijakan Berlaku Selama Ramadhan

Pemerintah kota memberlakukan aturan ini sejak awal Ramadhan hingga akhir bulan suci. Setiap organisasi perangkat daerah menyesuaikan jadwal kerja sesuai ketentuan.

Selain itu, pemerintah mengingatkan ASN agar menjaga disiplin dan tanggung jawab. Perubahan jadwal tidak boleh menurunkan semangat kerja maupun kualitas pelayanan.

Baca Juga :  Salat Jumat Bareng Warga, Wali Kota Alfin Tunjukkan Kepedulian untuk Masjid

Pemkot Tindaklanjuti Edaran Gubernur

Fungsional Analis SDMA Ahli Muda pada BKPSDM Kota Sungai Penuh, Adrian Rolyes, menjelaskan bahwa pemerintah kota menyusun kebijakan ini setelah menerima Surat Edaran Gubernur Jambi tentang penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadhan.

Menurut Adrian, pemerintah kota ingin menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kekhusyukan ibadah.

“Kebijakan ini bertujuan menjaga efektivitas kinerja pegawai sekaligus memberi kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Adrian, Jumat (20/2/2026).

Jam Kerja Sistem Lima Hari

Perangkat daerah dengan sistem lima hari kerja menjalankan jadwal sebagai berikut:

Senin–Kamis: pukul 07.30 WIB sampai 15.00 WIB

Istirahat pukul 12.00–12.30 WIB

Jumat: pukul 07.00 WIB sampai 11.30 WIB

Melalui jadwal ini, ASN tetap memiliki waktu istirahat yang cukup dan tetap menyelesaikan tugas sesuai target kerja.

Jam Kerja Sistem Enam Hari

Unit kerja dengan sistem enam hari kerja menjalankan jadwal berikut:

Senin–Kamis dan Sabtu: pukul 07.30 WIB sampai 13.30 WIB

Istirahat pukul 12.00–12.30 WIB

Jumat: pukul 07.00 WIB sampai 11.30 WIB

Pemerintah kota menetapkan total jam kerja efektif minimal 32,5 jam per minggu selama Ramadhan. Ketentuan ini menjaga standar kinerja tetap stabil.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Pemkot Sungai Penuh Pantau Harga Pangan

Pemkot Tiadakan Apel Harian

Selama Ramadhan, pemerintah kota meniadakan apel Senin dan apel pagi harian. Namun, perangkat daerah tetap mengikuti upacara pada hari besar nasional.

Langkah ini membantu ASN menjaga stamina selama berpuasa tanpa mengurangi kedisiplinan kerja.

Aturan Berpakaian Selama Ramadhan

Pemerintah kota mewajibkan ASN pria mengenakan peci hitam selama Ramadhan. Sementara itu, ASN wanita mengenakan penutup kepala atau jilbab.

Aturan ini menciptakan suasana religius di lingkungan kerja dan memperkuat nilai kebersamaan selama bulan suci.

Kepala OPD Jaga Produktivitas dan Layanan

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan peran kepala perangkat daerah dalam menjaga kinerja pegawai. Setiap kepala OPD memastikan penyesuaian jam kerja tidak mengurangi produktivitas dan tidak mengganggu pelayanan publik.

Kepala BKPSDM Sungai Penuh, Affan, menyampaikan bahwa pemerintah kota menetapkan surat edaran tersebut pada 14 Februari 2026. Ia mengajak seluruh ASN meningkatkan kinerja selama Ramadhan.

“Kami berharap ASN tidak menjadikan Ramadhan sebagai alasan menurunkan kinerja. Sebaliknya, bulan ini harus menjadi momentum meningkatkan semangat kerja sebagai bagian dari ibadah,” tegas Affan.(TIM)

Berita Terkait

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg

Berita Terbaru