BISNIS,JS- PT Bank Mega Tbk (MEGA) menyiapkan rencana pembagian saham bonus kepada para pemegang saham. Manajemen akan meminta persetujuan rencana tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan likuiditas saham di pasar.
Saham Bonus Berasal dari Kapitalisasi Agio
Sekretaris Perusahaan Bank Mega, Christiana Maria Damanik, menjelaskan bahwa saham bonus berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) per 31 Desember 2025. Nilai agio yang diusulkan mencapai Rp 5,87 triliun.
Perseroan menetapkan nilai nominal saham sebesar Rp 500 per saham. Dengan skema tersebut, Bank Mega akan menerbitkan sebanyak 11,74 miliar saham baru.
“Direksi dan dewan komisaris pada 9 Februari 2026 memutuskan rasio pembagian saham bonus sebesar satu banding satu. Artinya, setiap satu saham lama berhak memperoleh satu saham bonus dengan nilai nominal Rp 500 per saham,” ujar Christiana dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/2/2026).
Harga Saham Bonus Setara Nilai Nominal
Perseroan membagikan saham bonus secara proporsional sesuai dengan porsi kepemilikan masing-masing pemegang saham.
Melalui aksi korporasi ini, Bank Mega berharap dapat memperluas basis investor serta meningkatkan daya tarik saham MEGA di pasar modal.
Dalam pelaksanaannya, Bank Mega menetapkan pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 13 April 2026 sebagai pihak yang berhak menerima saham bonus. Sementara itu, perseroan menjadwalkan distribusi saham bonus pada 30 April 2026.
Namun demikian, rencana ini baru dapat berjalan setelah pemegang saham memberikan persetujuan dalam RUPS.
Jadwal Lengkap Pembagian Saham Bonus
-
6 Maret 2026: DPS yang berhak hadir dalam RUPS
-
9 Maret 2026: Pemanggilan RUPS melalui situs BEI dan situs perusahaan
-
9 Maret 2026: Penyampaian tambahan informasi rencana saham bonus (jika ada)
-
31 Maret 2026: Pelaksanaan RUPS
-
2 April 2026: Pengumuman ringkasan risalah RUPS
-
2 April 2026: Pengumuman jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai dan saham bonus
-
9 April 2026: Cum dividen dan cum bonus pasar reguler dan negosiasi
-
10 April 2026: Ex dividen dan ex bonus pasar reguler dan negosiasi
-
13 April 2026: Cum dividen dan cum bonus pasar tunai sekaligus DPS penerima
-
14 April 2026: Ex dividen dan ex bonus pasar tunai
-
30 April 2026: Distribusi saham bonus
-
13 Mei 2026: Laporan realisasi pembagian saham bonus hasil reviu akuntan
Dampak ke Struktur Permodalan
Dari sisi permodalan, pembagian saham bonus akan menurunkan saldo agio saham Bank Mega menjadi sekitar Rp 477,02 miliar. Manajemen menilai aksi ini akan memperkuat fondasi permodalan sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang lebih luas bagi Bank Mega ke depan.
Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)









