Tutupi ‘Malu’, Bank Jambi Terapkan Layanan Jemput Bola

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Jambi

Bank Jambi

JAMBI,JS– Serangan siber yang sempat mengganggu layanan digital Bank Jambi membuat aktivitas perbankan berubah sementara waktu. Nasabah kini harus melakukan penarikan dana secara manual di kantor cabang karena layanan ATM dan mobile banking belum sepenuhnya pulih.

Akibat kondisi tersebut, antrean nasabah meningkat di sejumlah kantor cabang. Banyak aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) datang lebih awal untuk memastikan mereka bisa menarik dana yang dibutuhkan.

Namun demikian, manajemen Bank Jambi segera mengambil langkah cepat untuk mengurangi kepadatan layanan.

Baca Juga :  Sepekan Pasca Pembobolan, Apa Kabar ATM Bank Jambi?

Strategi Jemput Bola ke Kantor Dinas

Untuk mengurai antrean, Bank Jambi menjalankan strategi layanan “jemput bola”. Tim bank mendatangi langsung kantor-kantor dinas di lingkungan pemerintah agar pegawai dapat melakukan penarikan dana tanpa harus datang ke kantor cabang.

Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar, menjelaskan bahwa tim bank terlebih dahulu melakukan pendataan kebutuhan di setiap instansi.

“Tim kami mendatangi kantor-kantor dinas. Namun sebelumnya kami melakukan verifikasi jumlah pegawai yang membutuhkan layanan di kantor tersebut,” ujarnya.

Dengan langkah ini, pegawai dapat melakukan transaksi secara kolektif di kantor mereka. Selain itu, strategi tersebut membantu mengurangi antrean panjang di kantor cabang.

Bank Jambi Tambah Teller di Kantor Cabang

Selain layanan jemput bola, Bank Jambi juga memperkuat pelayanan di kantor cabang. Manajemen menambah jumlah teller untuk mempercepat proses transaksi manual.

Biasanya, satu kantor cabang hanya menugaskan dua teller. Kini Bank Jambi meningkatkan jumlah tersebut secara signifikan.

“Biasanya teller hanya dua orang. Sekarang kami tingkatkan menjadi tujuh orang. Bahkan di beberapa kantor cabang jumlahnya sampai sembilan orang,” jelas Zulfikar.

Baca Juga :  ATM Tak Berfungsi, Nasabah Bank Jambi Mengeluh

Penambahan teller ini mempercepat proses penarikan dana sekaligus membantu nasabah mendapatkan layanan lebih cepat.

Audit Forensik Terus Berjalan

Sementara itu, Bank Jambi terus melakukan audit forensik guna menelusuri penyebab serangan siber yang mengganggu sistem layanan digital. Tim teknis memeriksa setiap celah keamanan agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

Di sisi lain, manajemen menargetkan layanan ATM dapat kembali beroperasi sebelum cuti bersama Idul Fitri. Target tersebut menjadi prioritas agar nasabah dapat kembali bertransaksi secara normal.

“Audit forensik masih berjalan. Kami berharap sebelum cuti bersama Idul Fitri ATM sudah bisa digunakan kembali,” kata Zulfikar.

Fokus Perkuat Keamanan Siber

Setelah pemulihan sistem selesai, Bank Jambi akan memperkuat keamanan digital secara menyeluruh. Tim teknologi informasi akan membuka kembali sistem secara bertahap sambil memastikan seluruh perlindungan keamanan bekerja optimal.

Zulfikar menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membuka sistem secara tergesa-gesa.

“Jangan sampai sistem dibuka lalu muncul masalah baru. Karena itu kami bekerja maksimal untuk memperkuat keamanan siber ke depan,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Bank Jambi berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan layanan perbankan kembali berjalan normal dalam waktu dekat.(*)

Berita Terkait

Kenaikan BBM Picu Harga Material Bangunan Melonjak, Biaya Bangun Rumah Naik Tajam 2026
Dari Palembang, Wako Alfin Perkuat Akses Dana dan Program Pusat untuk Sungai Penuh
Karhutla 2026 Mengancam! Muaro Jambi Siaga, Lahan Gambut Jadi Bom Waktu
Cara Daftar Beasiswa Sungai Penuh 2026, Mahasiswa Wajib Tahu Syarat dan Link Resmi
Update Haji 2026: Sistem One Stop Service Bikin Proses Lebih Cepat, Jemaah Wajib Tahu!
Update Terbaru! M Syukur Tunjuk Inspektur & Kepala Dukcapil, Ini Target Besarnya
Digitalisasi Desa 2026 Resmi Digeber! Kerinci Siap Jadi Pusat Ekonomi Digital, UMKM Panen Cuan
Gaji 4 Bulan Belum Cair! 652 Guru PPPK Merangin Terancam Krisis, DPRD Desak Pembayaran Segera
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:57 WIB

Kenaikan BBM Picu Harga Material Bangunan Melonjak, Biaya Bangun Rumah Naik Tajam 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 20:00 WIB

Dari Palembang, Wako Alfin Perkuat Akses Dana dan Program Pusat untuk Sungai Penuh

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Cara Daftar Beasiswa Sungai Penuh 2026, Mahasiswa Wajib Tahu Syarat dan Link Resmi

Kamis, 23 April 2026 - 22:00 WIB

Update Haji 2026: Sistem One Stop Service Bikin Proses Lebih Cepat, Jemaah Wajib Tahu!

Kamis, 23 April 2026 - 18:00 WIB

Update Terbaru! M Syukur Tunjuk Inspektur & Kepala Dukcapil, Ini Target Besarnya

Berita Terbaru

Nasional

Terungkap! Nasib PPPK 2026 Bisa Berubah Total Tahun Ini

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:31 WIB