Sepekan Pasca Pembobolan, Apa Kabar ATM Bank Jambi?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tmapak salah satu Atm bank Jambi yang masih belum bisa digunakan.

Tmapak salah satu Atm bank Jambi yang masih belum bisa digunakan.

JAMBI — Bank Indonesia (BI) masih melakukan asesmen mendalam untuk membuka kembali layanan mobile banking dan ATM milik Bank Pembangunan Daerah Jambi (BPD Jambi) yang sempat terblokir akibat pembobolan sistem keamanan.

Kepala Perwakilan BI Jambi, Teddy Arif Budiman, menegaskan bahwa hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar keputusan di tingkat kantor pusat.

“Saat ini bank masih menjalani assessment mendalam. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan BI Kantor Pusat,” ujar Teddy saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga :  Janji Ditepati! Bank Jambi Kembalikan Seluruh Dana Nasabah

Namun demikian, ia belum memastikan kapan layanan digital tersebut kembali normal.

Layanan Digital Terhenti Sejak Peretasan

Sebagai informasi, sejak Minggu (22/2/2026), BPD Jambi menghentikan sementara layanan mobile banking dan ATM setelah pelaku membobol sistem keamanan bank. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah nasabah kehilangan saldo tabungan.

Meskipun pihak bank telah mengembalikan dana nasabah, pembatasan transaksi digital masih terus berlangsung hingga kini.

Antrean Panjang Tak Terhindarkan

Akibat penghentian layanan digital, ribuan nasabah beralih ke transaksi manual di kantor cabang. Kondisi ini memicu antrean panjang sejak pagi hari di hampir seluruh cabang Bank Jambi.

Situasi tersebut semakin menyulitkan pelaku usaha dan UMKM yang selama ini mengandalkan transaksi non-tunai untuk operasional harian.

Baca Juga :  Layanan Digital Bank Jambi Bermasalah, Ombudsman Bereaksi

Nasabah Pilih Tarik Dana dan Pindah Bank

Salah satu nasabah terdampak, Dimas, mengungkapkan bahwa keluarganya memilih menarik seluruh tabungan dan memindahkannya ke bank lain.

“Uangnya memang sudah kembali, tapi proses penarikan manual sangat rumit. Ratusan orang antre setiap hari,” katanya.

Menurut dia, keterbatasan nomor antrean memperparah kondisi.

“Kami sudah antre, tapi nomor habis. Terpaksa ulang di hari berikutnya. Kalau jatuh akhir pekan, penarikan semakin tertunda,” ujarnya.

Ia berharap, Bank Jambi segera membenahi sistem keamanan agar kepercayaan masyarakat pulih.

Bank Jambi Tunggu Keputusan Bank Indonesia

Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Jambi, Zulfikar, menegaskan bahwa kewenangan pembukaan layanan sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia.

“Kami menunggu keputusan BI. Kami berharap paling lambat 1 Maret 2026 layanan mobile banking dan ATM kembali normal,” katanya.

Baca Juga :  Ada Apa dengan Bank Jambi? ASN Kerinci–Sungai Penuh Resah

Kerugian Nasabah Capai Puluhan Juta Rupiah

Pasca pembobolan sistem, kantor cabang Bank Jambi dipadati nasabah yang meminta kepastian keamanan dana mereka. Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan kerugian nasabah bervariasi.

Sejumlah korban mengaku kehilangan saldo tabungan mulai dari Rp 17 juta, Rp 20 juta, hingga Rp 24 juta.

Kasus ini mendorong perhatian publik terhadap ketahanan sistem keamanan perbankan daerah, terutama di tengah meningkatnya ketergantungan masyarakat pada layanan digital.(*)

Berita Terkait

Walikota Sungai Penuh Alfin Kumpulkan Seluruh OPD, Siapkan Langkah Besar Genjot Pendapatan Daerah 2026
Potensi Cuan Ekonomi Hijau! Tanjung Jabung Barat Kembangkan Bisnis Mangrove Responsif Gender
Viral Surat Desa Ujung Ladang Soal Harimau, Petani Kerinci Minta Evakuasi Segera
Mulai Diawasi! ASN Sungai Penuh yang Live TikTok Saat Jam Kerja Terancam Sanksi Disiplin
Wali Kota Alfin Bongkar Tantangan ASN di Era AI, CPNS Sungai Penuh Diminta Kuasai Teknologi Digital
Update Harga Pangan 3 Juni 2026 di Sungai Penuh
Antrean ATM Bank Jambi Mengular Sungai Penuh, Layanan Dinilai Makin Krisis
Monadi Terima Opini WTP ke-11 untuk Kerinci, Bukti Tata Kelola Keuangan Daerah Semakin Transparan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:31 WIB

Walikota Sungai Penuh Alfin Kumpulkan Seluruh OPD, Siapkan Langkah Besar Genjot Pendapatan Daerah 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:01 WIB

Potensi Cuan Ekonomi Hijau! Tanjung Jabung Barat Kembangkan Bisnis Mangrove Responsif Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:04 WIB

Viral Surat Desa Ujung Ladang Soal Harimau, Petani Kerinci Minta Evakuasi Segera

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:16 WIB

Mulai Diawasi! ASN Sungai Penuh yang Live TikTok Saat Jam Kerja Terancam Sanksi Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wali Kota Alfin Bongkar Tantangan ASN di Era AI, CPNS Sungai Penuh Diminta Kuasai Teknologi Digital

Berita Terbaru