Layanan Digital Bank Jambi Bermasalah, Ombudsman Bereaksi

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Bank Jambi

Foto ; Bank Jambi

JAMBI,JS– Gangguan layanan digital yang menimpa Bank Jambi langsung menarik perhatian Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi. Menyikapi kondisi tersebut, Ombudsman mendesak manajemen bank daerah segera memulihkan sistem agar transaksi nasabah kembali berjalan normal.

Keluhan masyarakat tentang terganggunya akses layanan digital mendorong Ombudsman mengambil sikap tegas. Gangguan ini berpotensi menghambat aktivitas ekonomi harian warga.

Baca Juga :  Heboh Isu Saldo Nasabah Raib, Ini Penjelasan Resmi Bank Jambi

Ombudsman Menuntut Pemulihan Menyeluruh

Menanggapi laporan masyarakat, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Saiful Roswandi, menegaskan bahwa Bank Jambi harus memulihkan sistem secara menyeluruh.

Ia menilai penanganan parsial hanya akan memperpanjang persoalan. Karena itu, Bank Jambi harus memastikan seluruh sistem digital kembali stabil dan berfungsi optimal.

“Bank harus memastikan sistem benar-benar pulih dan tidak memunculkan gangguan lanjutan,” ujar Saiful di Kota Jambi.

Baca Juga :  Gaji Petinggi Fantastis, Keamanan Bank Jambi Dipertanyakan

Perlindungan Nasabah Menjadi Prioritas Utama

Selanjutnya, Saiful menekankan perlindungan konsumen sebagai prioritas utama. Bank Jambi wajib menjaga keamanan dana nasabah selama gangguan berlangsung.

Selain itu, bank harus memberi kepastian layanan. Nasabah berhak mengetahui kondisi dananya serta tahapan pemulihan sistem secara jelas.

Transparansi Harus Mengiringi Pemulihan

Seiring dengan upaya pemulihan teknis, Ombudsman menyoroti pentingnya keterbukaan informasi. Bank Jambi perlu menjelaskan penyebab gangguan dan menyampaikan perkiraan waktu normalisasi sistem kepada publik.

Keterbukaan ini membantu nasabah menghindari spekulasi dan mengurangi keresahan. Komunikasi yang jelas juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah.

Ombudsman Membuka Jalur Pengaduan

Dalam situasi tersebut, Ombudsman mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Nasabah yang mengalami kerugian perlu menyampaikan pengaduan resmi kepada manajemen Bank Jambi.

Pengaduan ini membantu bank mencatat setiap kasus secara akurat. Jika bank tidak memberi respons memadai, Ombudsman membuka ruang laporan lanjutan dan melanjutkan pengawasan.

Baca Juga :  Ada Apa dengan Bank Jambi? ASN Kerinci–Sungai Penuh Resah

“Kami terus mengawal setiap pengaduan masyarakat,” tegas Saiful.

Gangguan Digital Mengganggu Aktivitas Ekonomi

Ombudsman memandang gangguan sistem perbankan digital sebagai persoalan serius. Saat transaksi non-tunai semakin dominan, layanan digital menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketika sistem terganggu, pelaku usaha kecil, pedagang harian, dan masyarakat umum langsung merasakan dampaknya melalui hambatan transaksi.

Ombudsman Mendorong Pemanfaatan Server Lokal

Selain membahas layanan, Ombudsman menyoroti infrastruktur teknologi informasi Bank Jambi. Saiful mendorong bank daerah tersebut memanfaatkan server lokal yang tersedia di wilayah Jambi.

Menurutnya, keberadaan server dekat pusat operasional mempercepat audit sistem dan memperpendek jalur koordinasi saat gangguan muncul.

“Server lokal mempercepat respons ketika kondisi darurat muncul,” ujarnya.

Server Lokal Perkuat Efisiensi dan Kedaulatan Data

Lebih jauh, penggunaan server lokal meningkatkan efisiensi teknis dan memperkuat kedaulatan data. Sistem yang terlokalisasi memungkinkan pengawasan berjalan lebih intensif dan terukur.

Langkah ini selaras dengan kebutuhan penguatan sistem perbankan daerah di tengah ketergantungan tinggi pada layanan digital.

Insiden Menjadi Momentum Evaluasi Total

Pada akhirnya, Ombudsman berharap insiden ini mendorong Bank Jambi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sistem digital. Keandalan teknologi kini menjadi fondasi utama kepercayaan publik.

Sebagai bank milik daerah, Bank Jambi memegang peran strategis dalam perekonomian lokal. Karena itu, setiap gangguan layanan harus dijawab dengan langkah korektif yang jelas, terukur, dan transparan.

Melalui pembenahan menyeluruh dan komunikasi terbuka kepada nasabah, Ombudsman optimistis layanan Bank Jambi segera pulih dan kepercayaan masyarakat kembali menguat.(*)

Berita Terkait

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh
Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun
Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini, Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Ceria
Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar
Karhutla Mengancam, BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci Sejak 1 September
Sri Kartini Alfin Turun Langsung Salurkan Program 3S Sungai Penuh, Sasar Keluarga Berisiko Stunting
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir

Kamis, 3 September 2026 - 09:01 WIB

Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar

Berita Terbaru