Heboh Isu Saldo Nasabah Raib, Ini Penjelasan Resmi Bank Jambi

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Jumpa pers yang digelar Bank Jambi.

Suasana Jumpa pers yang digelar Bank Jambi.

JAMBI,JS- Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, turun langsung menenangkan nasabah setelah isu dugaan saldo rekening hilang ramai beredar pada Minggu (22/2/2026). Ia menyampaikan jaminan keamanan dana nasabah sekaligus memastikan manajemen tidak akan menghindari tanggung jawab.

Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran publik akibat gangguan layanan digital yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  Seleksi Komisaris Utama Bank Jambi Dimulai, Ini Tiga Kandidatnya

Bank Jambi Siap Ganti Dana Jika Terbukti Hilang

Dalam pernyataan resminya, Khairul menegaskan manajemen segera melakukan audit internal untuk menelusuri sumber persoalan. Ia memastikan bank akan bertindak tegas jika hasil pemeriksaan menemukan adanya pengurangan dana nasabah.

“Kami bertanggung jawab penuh. Jika audit membuktikan dana nasabah berkurang akibat gangguan sistem, Bank Jambi akan mengganti seluruh kerugian,” tegasnya.

Dengan pernyataan itu, Khairul ingin memastikan kepercayaan publik tetap terjaga di tengah situasi yang sensitif.

Jajaran Direksi Hadir, Tunjukkan Keseriusan

Pada kesempatan yang sama, Khairul tampil bersama Komisaris Utama Bank Jambi, Emilia, serta seluruh jajaran direksi dan komisaris. Kehadiran lengkap pimpinan bank tersebut menegaskan keseriusan manajemen dalam menangani persoalan yang menyita perhatian masyarakat.

Selain itu, manajemen ingin menunjukkan bahwa langkah penanganan berjalan solid dan terkoordinasi dari tingkat tertinggi.

Baca Juga :  20 ASN Pemprov Jambi Kena Sanksi, Enam ASN Diberhentikan

Layanan Digital Dinonaktifkan sebagai Langkah Pengamanan

Sementara itu, Khairul menjelaskan alasan nasabah tidak dapat mengakses mobile banking dan layanan digital lainnya. Menurutnya, manajemen sengaja menonaktifkan sistem untuk sementara sebagai bagian dari mitigasi risiko.

Ia menegaskan gangguan tersebut tidak berkaitan dengan peretasan atau kebobolan sistem perbankan.

“Kami menghentikan sementara layanan digital agar tim IT bisa melakukan investigasi secara menyeluruh dan aman,” jelasnya.

Tim IT Fokus Pulihkan Sistem Bertahap

Selanjutnya, Khairul menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi, terutama karena gangguan berlangsung pada akhir pekan. Saat ini, tim teknologi informasi Bank Jambi memfokuskan seluruh sumber daya pada pemulihan sistem.

Manajemen menargetkan layanan ATM, CRM, dan mobile banking kembali normal secara bertahap setelah proses pengamanan rampung.

Koordinasi Intensif dengan OJK dan BI

Sebagai langkah lanjutan, Bank Jambi telah melaporkan kejadian ini dan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan serta Bank Indonesia. Koordinasi tersebut bertujuan memastikan seluruh proses penanganan sesuai ketentuan dan standar keamanan perbankan.

Dengan pengawasan regulator, manajemen berharap pemulihan layanan dapat

Di sisi lain, pihak bank mengimbau nasabah tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Manajemen juga mengingatkan nasabah agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN dan kode OTP.

Bank menegaskan tidak pernah meminta data rahasia melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial.

Layanan Pengaduan Dibuka Mulai Senin

Bagi nasabah yang merasa saldo berkurang atau menemukan transaksi mencurigakan, Bank Jambi membuka layanan pengaduan seluas-luasnya. Nasabah dapat mendatangi Customer Service di kantor Bank Jambi terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026, dengan membawa bukti transaksi pendukung.

Selain itu, nasabah juga dapat menyampaikan laporan melalui Call Center resmi Bank Jambi di nomor 1500-665. Manajemen memastikan setiap pengaduan akan ditangani secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.(*)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru