Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

MERANGIN,JS- Kabar menggembirakan datang dari Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, Jambi. Setelah sekitar 37 tahun menanti penerangan listrik, sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) di RT 08 Dusun Rantau Palimbang kini segera menikmati aliran listrik.

Kabar tersebut disampaikan Bupati Merangin H M Syukur saat menerima sejumlah tamu dari berbagai kecamatan di rumah dinasnya pada Rabu malam, 2 September 2026.

Menurut Bupati, proses pembangunan jaringan listrik untuk wilayah tersebut segera berjalan. Bahkan, sejumlah kendaraan pengangkut tiang listrik telah tiba di lokasi.

“Malam ini sudah tiba di RT 08 Rantau Palimbang sebanyak tiga mobil truk pengangkut tiang listrik dari Palembang. Besok akan tiba dua mobil truk lagi membawa tiang-tiang listrik,” ujar H M Syukur.

Kedatangan material tersebut menjadi titik penting bagi masyarakat RT 08 Dusun Rantau Palimbang yang selama puluhan tahun hidup tanpa akses listrik PLN.

37 Tahun Menunggu Listrik, Warga Akhirnya Mendapat Kabar Gembira

Selama puluhan tahun, masyarakat RT 08 Dusun Rantau Palimbang menghadapi keterbatasan akses terhadap listrik. Kondisi tersebut tentu memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.

Kini, harapan masyarakat mulai menemukan titik terang.

Pemerintah bersama pihak terkait mulai merealisasikan pembangunan jaringan listrik menuju permukiman warga. Kehadiran jaringan tersebut bukan hanya menyangkut penerangan rumah, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas pendidikan, ekonomi, komunikasi, serta pelayanan sosial di wilayah tersebut.

Bagi 86 KK yang selama ini menunggu, pembangunan jaringan listrik menjadi sebuah perubahan besar.

Pasalnya, listrik kini menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat membutuhkan energi listrik untuk penerangan, mengisi perangkat komunikasi, mengakses informasi, menunjang kegiatan belajar anak, hingga menjalankan berbagai aktivitas ekonomi rumah tangga.

Karena itu, hadirnya jaringan listrik PLN di kawasan tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi masyarakat.

Lima Truk Angkut Tiang Listrik Disiapkan

Bupati Merangin H M Syukur menjelaskan, pihak terkait telah mendatangkan material berupa tiang listrik untuk mendukung pembangunan jaringan menuju RT 08 Dusun Rantau Palimbang.

Tiga truk pengangkut tiang listrik telah tiba pada Rabu malam. Selanjutnya, dua truk tambahan akan menyusul pada Kamis.

Dengan demikian, pembangunan jaringan listrik dapat segera memasuki tahap pemasangan di lapangan.

Pemerintah berharap pekerjaan tersebut berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan penerangan.

Tiang-tiang listrik tersebut nantinya akan berdiri sepanjang jalur jaringan menuju permukiman warga. Setelah itu, petugas akan memasang jaringan kabel hingga aliran listrik dapat tersambung ke rumah-rumah masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Banding Putusan PTUN Jambi, Nasib Kepala Desa Sungai Kapas Masih Berlanjut

Jaringan Listrik Membentang Sekitar 3 Kilometer

Kepala Desa Rantau Limau Manis, Aswani, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pembangunan jaringan listrik tersebut.

Ia menjelaskan, jaringan listrik menuju RT 08 Dusun Rantau Palimbang akan mengambil sumber dari gardu listrik yang berada di RT 09 di dusun yang sama.

Pembangunan jaringan tersebut memiliki panjang sekitar 3 kilometer dan membutuhkan sekitar 45 tiang listrik.

Dengan pembangunan jaringan tersebut, pemerintah dan masyarakat berharap seluruh rumah warga di RT 08 dapat memperoleh akses listrik.

Kehadiran jaringan baru ini juga akan memberikan manfaat bagi sejumlah fasilitas umum yang selama ini membutuhkan penerangan.

SD Negeri 313 hingga Rumah Singgah Hutan Adat Ikut Mendapat Manfaat

Menurut Aswani, manfaat pembangunan jaringan listrik tidak hanya dirasakan oleh 86 KK.

Sejumlah fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta fasilitas sosial juga akan memperoleh akses listrik.

Di antaranya SD Negeri 313, satu unit PAUD, madrasah, mushola, Rumah Singgah Hutan Adat Kuto Hayo, serta pendopo di area pemakaman umum.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin menyambut positif pembangunan jaringan listrik.

Bagi sektor pendidikan, listrik dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman. Anak-anak dapat menggunakan perangkat elektronik untuk mendukung pembelajaran dan memperoleh informasi secara lebih mudah.

Selain itu, penerangan juga dapat mendukung aktivitas mengaji pada malam hari.

Dengan adanya listrik, masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sumber penerangan alternatif yang memiliki keterbatasan.

Anak-Anak Kini Bisa Belajar dan Mengaji dengan Lebih Nyaman

Salah satu manfaat paling penting dari masuknya listrik ke RT 08 adalah meningkatnya kenyamanan anak-anak saat belajar.

Selama ini, keterbatasan penerangan membuat aktivitas belajar dan mengaji pada malam hari menjadi tidak mudah.

Setelah jaringan listrik berfungsi, anak-anak dapat belajar dengan penerangan yang lebih baik. Mereka juga dapat memanfaatkan berbagai perangkat elektronik untuk mencari bahan pembelajaran.

Perubahan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas pendidikan masyarakat desa.

Tidak hanya itu, orang tua juga dapat lebih mudah mendampingi anak-anak ketika belajar pada malam hari.

Listrik juga memungkinkan warga mengakses televisi, internet, telepon pintar, dan berbagai sumber informasi lainnya.

Dengan begitu, masyarakat RT 08 dapat mengikuti perkembangan informasi dari berbagai daerah dengan lebih cepat.

Listrik Membuka Peluang Ekonomi Baru bagi Warga

Selain pendidikan, akses listrik juga memiliki hubungan erat dengan perkembangan ekonomi masyarakat.

Ketersediaan listrik dapat mendukung berbagai kegiatan usaha skala rumah tangga. Warga dapat menggunakan peralatan elektronik untuk menunjang aktivitas produktif, seperti usaha makanan, perdagangan, pengolahan hasil pertanian, hingga usaha jasa.

Dalam jangka panjang, akses listrik juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat.

Masyarakat yang sebelumnya membatasi aktivitas pada siang hari kini memiliki kesempatan untuk melakukan pekerjaan tertentu pada malam hari.

Perkembangan teknologi juga semakin membuat listrik menjadi kebutuhan dasar dalam kegiatan ekonomi.

Karena itu, pembangunan jaringan listrik pedesaan bukan hanya persoalan penerangan. Lebih jauh, pembangunan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan infrastruktur desa dan pemerataan pembangunan daerah.

Warga Berterima Kasih kepada Bupati dan PLN

Aswani yang saat ini berada di Kota Jambi untuk menjalankan urusan kedinasan menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang ikut memperjuangkan masuknya jaringan listrik ke wilayah tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Merangin H M Syukur, pihak PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Camat Tabir Ilir, BPD, serta masyarakat yang turut mendukung proses tersebut.

“Terima kasih sekali Pak Bupati dan pihak PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Pak Camat Tabir Ilir, BPD dan seluruh pihak serta masyarakat yang telah berpartisipasi memperjuangkan semua ini,” ungkap Aswani.

Menurutnya, perjuangan masyarakat untuk mendapatkan akses listrik akhirnya membuahkan hasil.

Kehadiran jaringan listrik tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan Desa Rantau Limau Manis, khususnya masyarakat RT 08 Dusun Rantau Palimbang.

Baca Juga :  Bandara Muara Bungo Naik Kelas! VIP Room Rp2,6 Miliar Mulai Dibangun, Target Operasional Awal 2027

Kadus Rantau Palimbang Sujud Syukur

Kebahagiaan juga terlihat dari Kepala Dusun Rantau Palimbang, Haris.

Setelah mengetahui material pembangunan jaringan listrik mulai berdatangan, Haris mengungkapkan rasa syukur atas kabar tersebut.

Ia bahkan melakukan sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT.

Dengan suara lirih dan penuh haru, Haris menyampaikan terima kasih kepada Bupati Merangin dan semua pihak yang membantu memperjuangkan akses listrik untuk masyarakat.

Momen tersebut menggambarkan betapa pentingnya kehadiran listrik bagi warga yang telah menantinya selama puluhan tahun.

Ketua RT dan Anggota BPD Ikut Terharu

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Madi selaku Ketua RT 08 serta Sahrul yang merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rantau Limau Manis.

Keduanya tidak mampu menyembunyikan rasa haru setelah mendengar kabar pembangunan jaringan listrik segera berlangsung.

Air mata kebahagiaan bahkan sempat menetes.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jaringan listrik bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Kehadiran listrik menjadi simbol perubahan setelah masyarakat bertahun-tahun menghadapi keterbatasan penerangan.

Kini, warga memiliki harapan baru untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga mereka.

Lokasi Berbatasan dengan Kabupaten Bungo

RT 08 Dusun Rantau Palimbang memiliki posisi yang cukup jauh dari pusat pemerintahan desa.

Wilayah tersebut berbatasan dengan Desa Sumber Mulyo yang berada di Unit 5 eks transmigrasi Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo.

Aswani menjelaskan, jarak dari RT 08 menuju wilayah Kabupaten Bungo sekitar 6 kilometer.

Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu gambaran tantangan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Pembangunan jaringan listrik sepanjang sekitar 3 kilometer menjadi langkah strategis untuk memperluas akses energi kepada masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Kehadiran PLN Diharapkan Mendorong Pemerataan Infrastruktur

Pembangunan jaringan listrik di RT 08 Dusun Rantau Palimbang juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, pemerintah desa, BPD, kecamatan, dan masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki peran dalam mendorong pembangunan dan menyampaikan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, PLN memiliki peran dalam menyediakan serta mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan sesuai ketentuan teknis.

Kolaborasi tersebut menjadi penting agar masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota tetap memperoleh akses terhadap infrastruktur dasar.

Pemerataan listrik juga dapat mendukung agenda pembangunan desa, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, komunikasi, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Apa Manfaat Listrik PLN bagi Masyarakat Desa?

Masuknya listrik ke suatu wilayah membawa sejumlah manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.

Pertama, listrik meningkatkan kualitas penerangan rumah sehingga aktivitas keluarga pada malam hari menjadi lebih nyaman.

Kedua, listrik mendukung pendidikan anak. Mereka dapat belajar, membaca, dan mengakses perangkat pembelajaran dengan penerangan yang memadai.

Ketiga, listrik membantu masyarakat memperoleh informasi melalui televisi, internet, telepon pintar, dan perangkat digital.

Keempat, listrik dapat menunjang usaha masyarakat. Berbagai peralatan elektronik dapat digunakan untuk mendukung kegiatan produktif.

Kelima, listrik membantu fasilitas umum seperti sekolah, PAUD, madrasah, mushola, serta fasilitas sosial lainnya menjalankan aktivitas dengan lebih baik.

Karena itu, akses listrik memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar memberikan penerangan.

86 KK Bersiap Menyambut Perubahan

Sebanyak 86 KK di RT 08 Dusun Rantau Palimbang kini tinggal menunggu proses pembangunan jaringan hingga aliran listrik dapat mereka gunakan.

Kedatangan tiang listrik menjadi tanda bahwa penantian panjang masyarakat mulai mendekati akhir.

Setelah 37 tahun hidup dalam keterbatasan penerangan, warga akhirnya mendapatkan harapan untuk menikmati layanan listrik PLN.

Masyarakat pun menyambut proses tersebut dengan penuh antusias.

Bagi sebagian orang, menyalakan lampu di rumah mungkin merupakan aktivitas sederhana. Namun bagi warga RT 08 Dusun Rantau Palimbang, cahaya listrik memiliki makna yang jauh lebih besar.

Cahaya tersebut menjadi simbol hadirnya pembangunan, terbukanya akses informasi, meningkatnya kesempatan pendidikan, serta tumbuhnya peluang ekonomi bagi masyarakat.

Penantian Panjang Berubah Menjadi Harapan Baru

Pembangunan jaringan listrik sepanjang sekitar 3 kilometer dengan 45 tiang listrik tersebut menjadi salah satu kabar penting bagi masyarakat Desa Rantau Limau Manis.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, rumah-rumah warga serta sejumlah fasilitas umum di RT 08 akan segera memperoleh penerangan.

Setelah puluhan tahun menanti, masyarakat akhirnya dapat melihat masa depan yang lebih terang.

Kehadiran listrik juga diharapkan menjadi awal bagi pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah tersebut.

Dengan akses energi yang semakin baik, masyarakat dapat mengembangkan pendidikan, ekonomi, komunikasi, dan berbagai aktivitas produktif.

Bagi 86 keluarga di Dusun Rantau Palimbang, 37 tahun penantian kini mulai terbayar dengan datangnya tiang-tiang listrik yang membawa harapan baru.(*)

Berita Terkait

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh
Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir
Bunda PAUD Sri Kartini Alfin Ajak Anak Cintai Buku Sejak Dini, Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Ceria
Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar
Karhutla Mengancam, BBTNKS Tutup Jalur Pendakian Gunung Kerinci Sejak 1 September
Sri Kartini Alfin Turun Langsung Salurkan Program 3S Sungai Penuh, Sasar Keluarga Berisiko Stunting
Mutasi Gaji CPNS Jadi PNS di Sungai Penuh Kini Pakai Aplikasi, Begini Caranya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Strategi Penanganan Bencana Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Setelah 37 Tahun Gelap, 86 KK di Merangin Segera Nikmati Listrik PLN, Jaringan 3 Km Mulai Dibangun

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Kembali Dibuka, SD-SMP di Muaro Jambi Wajib Pakai Masker, PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Tebo Dihantui Karhutla, Api Muncul di Sejumlah Lokasi dalam Beberapa Hari Terakhir

Kamis, 3 September 2026 - 09:01 WIB

Ujian Dinas dan Kenaikan Pangkat PNS 2026 Sungai Penuh Dibuka, Cek Syarat, Jadwal CAT BKN dan Cara Daftar

Berita Terbaru