BISNIS,JS- PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan rencana membeli kembali sahamnya hingga maksimal Rp 2 triliun. Langkah ini bertujuan menstabilkan harga saham sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal domestik yang sedang menghadapi fluktuasi.
Sasaran dan Sumber Dana Buyback
Dalam keterbukaan informasi pada 13 Maret 2026, Astra menyatakan akan membeli saham yang beredar dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan kas internal perusahaan. Dengan strategi ini, perusahaan tidak perlu mengandalkan pinjaman maupun dana hasil penawaran umum.
Dampak Positif terhadap Kinerja dan Harga Saham
Manajemen menilai aksi buyback tidak akan menekan kinerja keuangan maupun operasional karena Astra memiliki modal dan arus kas yang kuat. Strategi ini membantu menstabilkan harga saham di tengah volatilitas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan yang solid.
Saham Hasil Buyback Jadi Aset Fleksibel
Astra menyimpan saham hasil buyback sebagai saham treasuri dan menggunakan kembali saham tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Dengan strategi ini, perusahaan menunjukkan komitmen menjaga nilai investasi bagi pemegang saham sekaligus memperkuat posisi di pasar modal, sambil mempertahankan fleksibilitas manajemen dalam memanfaatkan aset yang dimiliki.(*)









