Air Bersih Jadi Prioritas, Sungai Penuh Dapat Proyek IPAM 50 Liter per Detik dari APBN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Walikota Sungai Penuh, Alfin bersama Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah bersama Ketua DPRD Sungai Penuh pada acara Sosialisasi pembangunan IPAM

Foto bersama Walikota Sungai Penuh, Alfin bersama Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah bersama Ketua DPRD Sungai Penuh pada acara Sosialisasi pembangunan IPAM

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang kini mulai berjalan ialah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) berkapasitas 50 liter per detik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program pembangunan ini menjadi perhatian besar masyarakat karena kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah terus meningkat setiap tahun. Selain mendukung kebutuhan rumah tangga, proyek tersebut juga berpotensi memperkuat sektor kesehatan, pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi pembangunan IPAM pada Jumat, 8 Mei 2026 di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendukung pembangunan agar proyek berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.

IPAM Baru Dibangun di Kecamatan Hamparan Rawang

Pemerintah merencanakan pembangunan instalasi pengolahan air minum tersebut di Hamparan Rawang. Lokasi itu dipilih karena kebutuhan layanan air bersih di kawasan tersebut terus meningkat.

Kapasitas produksi air mencapai 50 liter per detik sehingga pemerintah optimistis proyek ini mampu memperluas jangkauan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Selain itu, pembangunan IPAM juga diharapkan mampu mengurangi persoalan distribusi air yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Warga di sejumlah wilayah selama ini menghadapi tekanan air rendah hingga distribusi yang tidak stabil. Karena itu, proyek infrastruktur air bersih ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Pemkot Sungai Penuh Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib menjadi perhatian utama pemerintah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada jalan dan bangunan fisik semata, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan vital masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Pengumuman Resmi! Tiga Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Dewan Pengawas Tirta Khayangan Sungai Penuh

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya memperkuat infrastruktur dasar demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan instalasi pengolahan air minum ini menjadi salah satu langkah nyata,” ujar Alfin.

Ia menilai ketersediaan air bersih yang aman dan layak akan berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama dari sisi kesehatan lingkungan dan kebersihan rumah tangga.

Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendukung secara bertahap dan berkelanjutan.

DPRD dan Tokoh Masyarakat Ikut Kawal Proyek

Kegiatan sosialisasi pembangunan IPAM turut dihadiri Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekda Alpian, pimpinan dan anggota DPRD, kepala SKPD, para camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Hamparan Rawang.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat menunjukkan tingginya perhatian terhadap proyek air bersih tersebut.

Pemerintah daerah juga membuka ruang diskusi dalam sosialisasi itu agar masyarakat memahami seluruh tahapan pembangunan, mulai dari proses konstruksi, target pengerjaan, hingga potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Langkah tersebut sekaligus bertujuan memperkuat transparansi pemerintah dalam menjalankan proyek yang bersumber dari dana APBN.

Air Bersih Jadi Faktor Penting untuk Kesehatan dan Ekonomi

Ketersediaan air bersih memiliki peran sangat penting dalam kehidupan masyarakat modern. Selain mendukung kebutuhan rumah tangga, akses air minum layak juga mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Karena itu, pembangunan IPAM di Sungai Penuh diperkirakan membawa dampak positif dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Absensi ASN Makin Ketat, Pemkot Sungai Penuh Tekankan Kedisplinan

Beberapa manfaat yang diproyeksikan muncul dari pembangunan IPAM antara lain:

  • Meningkatkan kualitas layanan air bersih masyarakat
  • Mengurangi risiko penyakit akibat air tidak layak
  • Mendukung kebersihan lingkungan permukiman
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat
  • Membantu aktivitas UMKM dan sektor usaha lokal
  • Menambah nilai investasi infrastruktur daerah

Selain itu, sektor pendidikan dan pelayanan publik juga akan merasakan dampak positif karena fasilitas umum membutuhkan pasokan air bersih yang stabil setiap hari.

Pemerintah Ajak Warga Dukung Pembangunan IPAM

Pemerintah Kota Sungai Penuh meminta dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar sesuai target.

Wali Kota Alfin mengajak tokoh adat, alim ulama, tokoh pemuda, hingga masyarakat umum menjaga kondusivitas selama proses pembangunan berlangsung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur daerah.

Ia juga berharap masyarakat aktif menyampaikan masukan konstruktif apabila menemukan kendala selama pelaksanaan proyek di lapangan.

Dengan komunikasi yang baik, pemerintah optimistis pembangunan IPAM dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi warga Kota Sungai Penuh.

Infrastruktur Air Bersih Jadi Investasi Jangka Panjang

Pembangunan instalasi pengolahan air minum bukan sekadar proyek fisik biasa. Infrastruktur tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas pelayanan publik di masa depan.

Di banyak daerah, keberadaan sistem pengolahan air modern mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan.

Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah kini terus memperbesar investasi di sektor infrastruktur air bersih.

Langkah itu juga sejalan dengan target pembangunan nasional dalam meningkatkan akses air minum layak dan sanitasi aman bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Gebrakan Wako Alfin! OJK dan DPD RI Turun Tangan, UMKM Sungai Penuh Siap Melejit

Bagi Kota Sungai Penuh, pembangunan IPAM berkapasitas 50 liter per detik menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan dasar sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Potensi Dampak Positif bagi Investasi Daerah

Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembangunan infrastruktur air bersih juga berpotensi menarik minat investasi baru di daerah.

Ketersediaan air yang stabil menjadi salah satu faktor penting bagi dunia usaha, termasuk sektor perdagangan, kuliner, penginapan, hingga industri kecil.

Karena itu, proyek IPAM ini diperkirakan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih mampu menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan kompetitif di Kota Sungai Penuh.

Komitmen Pemkot Sungai Penuh Perkuat Pelayanan Publik

Pembangunan IPAM menjadi salah satu bukti komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pelayanan publik.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur jalan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan fasilitas dasar masyarakat.

Dengan dukungan APBN, pemerintah berharap pembangunan IPAM dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.

FAQ Seputar Pembangunan IPAM Sungai Penuh

Apa itu IPAM?

IPAM merupakan Instalasi Pengolahan Air Minum yang berfungsi mengolah air baku menjadi air bersih layak konsumsi untuk masyarakat.

Di mana lokasi pembangunan IPAM Sungai Penuh?

Pemerintah merencanakan pembangunan IPAM di Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh.

Berapa kapasitas IPAM yang dibangun?

IPAM tersebut memiliki kapasitas produksi 50 liter per detik.

Dari mana sumber anggaran pembangunan?

Pembangunan IPAM menggunakan dana APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Apa manfaat utama pembangunan IPAM?

Proyek ini bertujuan meningkatkan pelayanan air bersih, mendukung kesehatan masyarakat, dan memperkuat infrastruktur dasar daerah.

Siapa saja yang hadir dalam sosialisasi?

Kegiatan sosialisasi dihadiri Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, DPRD, SKPD, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat.

Kesimpulan

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) berkapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Hamparan Rawang menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Melalui dukungan APBN, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat memperoleh akses air minum yang aman, layak, dan berkualitas. Selain memperkuat sektor kesehatan dan lingkungan, proyek tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi serta investasi daerah.

Dengan dukungan masyarakat dan sinergi seluruh pihak, pembangunan IPAM diharapkan berjalan lancar dan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih warga Kota Sungai Penuh.(*)

Berita Terkait

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong
ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual
Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi
156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah
ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat
RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!
Bupati Dillah Reshuffle Pejabat Tanjab Timur 2026, Camat dan Lurah Baru Siap Genjot Pelayanan Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Air Bersih Jadi Prioritas, Sungai Penuh Dapat Proyek IPAM 50 Liter per Detik dari APBN

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi

Berita Terbaru