RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Kerinci di Bukit Tengah

RSUD Kerinci di Bukit Tengah

KERINCI,JS- Masyarakat Kabupaten Kerinci akhirnya menerima kabar yang sangat dinanti. Usulan Bupati Kerinci, Monadi, terkait percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C mendapat respons positif dari pemerintah pusat.

Langkah ini menjadi titik penting dalam pembangunan sektor kesehatan di Kerinci. Pemerintah menargetkan pembangunan RSUD Tipe C mulai dipercepat pada tahun 2026. Lokasi rumah sakit tersebut berada di kawasan Bukit Tengah, Siulak, yang kini menjadi pusat perhatian masyarakat.

Bupati Monadi menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan rumah sakit tersebut kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam agenda konferensi pers pelaksanaan perdana operasi bedah pintas arteri koroner di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Dalam forum itu, hadir pula Menteri Kesehatan RI, Gubernur Jambi, jajaran pejabat pemerintah provinsi, serta seluruh kepala daerah se-Provinsi Jambi.

Respons Menteri Kesehatan sangat tegas dan memberi harapan besar.

“2026 kita laksanakan,” demikian jawaban singkat yang menjadi angin segar bagi masyarakat Kerinci.

Selama ini masyarakat Kerinci menghadapi tantangan besar ketika membutuhkan layanan kesehatan lanjutan. Banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit besar di Kota Jambi atau bahkan ke luar daerah.

Jarak tempuh yang panjang, biaya transportasi tinggi, serta keterbatasan waktu sering menjadi masalah serius, terutama untuk pasien darurat.

Karena itu, kehadiran RSUD Tipe C menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar proyek pembangunan biasa.

Rumah sakit tipe ini mampu menyediakan layanan spesialis dasar seperti:

  • penyakit dalam
  • bedah
  • anak
  • kebidanan dan kandungan
  • radiologi
  • laboratorium lengkap
  • ruang rawat inap lebih memadai
  • layanan rujukan yang lebih cepat

Dengan fasilitas tersebut, masyarakat tidak perlu lagi bergantung penuh pada rumah sakit provinsi untuk penanganan medis tingkat menengah.

Ini akan memangkas biaya pengobatan sekaligus meningkatkan keselamatan pasien.

Baca Juga :  Resmi! Perpisahan Sekolah Tak Boleh Mewah, Ini Aturan Baru Disdik Kerinci

Monadi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan

Bupati Monadi menegaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Ia menilai masyarakat Kerinci berhak mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Menurutnya, pembangunan RSUD Tipe C bukan hanya proyek fisik, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan rakyat.

“Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan agar pembangunan Rumah Sakit Tipe C Kerinci dapat direalisasikan pada tahun 2026. Ini penting agar masyarakat Kerinci tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan,” tegas Monadi.

Pernyataan itu memperlihatkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperjuangkan pelayanan publik yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menetapkan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, sebagai lokasi pembangunan RSUD.

Wilayah ini dianggap strategis karena berada di pusat aktivitas pemerintahan sekaligus mudah dijangkau masyarakat dari berbagai kecamatan.

Selain itu, kawasan ini memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan modern di Kerinci.

Bahkan, Pemkab Kerinci juga mengusung konsep berbeda.

Rumah sakit ini dirancang tidak hanya sebagai fasilitas medis, tetapi juga menghadirkan nuansa nyaman dan asri yang mendukung proses penyembuhan pasien.

Konsep tersebut sering disebut sebagai hospital tourism atau medical tourism concept, sebuah pendekatan yang mulai berkembang dalam healthcare investment Indonesia.

Dengan lingkungan yang tenang, pemandangan alami, dan fasilitas modern, pasien diharapkan merasa lebih nyaman selama masa perawatan.

Baca Juga :  Digitalisasi Desa 2026 Resmi Digeber! Kerinci Siap Jadi Pusat Ekonomi Digital, UMKM Panen Cuan

Dampak Ekonomi Tidak Bisa Diabaikan

Pembangunan RSUD Tipe C tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Efek ekonominya juga sangat besar.

Kehadiran rumah sakit baru akan membuka banyak peluang seperti:

1. Lapangan Kerja Baru

Tenaga medis, dokter spesialis, perawat, tenaga administrasi, petugas kebersihan, keamanan, hingga UMKM sekitar akan ikut merasakan manfaatnya.

2. Pertumbuhan Kawasan Baru

Biasanya pembangunan rumah sakit mendorong pertumbuhan kawasan ekonomi baru seperti kos-kosan, apotek, rumah makan, transportasi, dan usaha pendukung lainnya.

3. Investasi Daerah Meningkat

Investor akan lebih percaya pada daerah yang memiliki infrastruktur kesehatan yang baik. Ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan jangka panjang.

4. Mengurangi Kebocoran Ekonomi

Selama ini banyak dana masyarakat keluar daerah untuk biaya pengobatan. Dengan adanya RSUD Tipe C, perputaran uang bisa tetap berada di Kerinci.

Inilah alasan mengapa pembangunan rumah sakit juga masuk dalam strategi regional hospital expansion yang sangat penting bagi pertumbuhan daerah.

Pemkab Sudah Siapkan Penguatan SDM

Selain pembangunan fisik, Pemkab Kerinci juga mulai menyiapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Monadi menegaskan bahwa rumah sakit yang baik harus ditopang oleh tenaga medis profesional dan layanan yang konsisten.

Karena itu, pemerintah fokus pada:

  • penambahan dokter spesialis
  • penguatan tenaga kesehatan
  • ketersediaan obat-obatan
  • peningkatan layanan unggulan
  • standar operasional pelayanan pasien

“Kami ingin memastikan masyarakat di semua wilayah Kerinci memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan. Saat ini, fokus kami adalah memperkuat fasilitas dan SDM,” ujar Monadi.

Langkah ini penting agar RSUD Tipe C tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi benar-benar berfungsi maksimal.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Pasang Target Besar untuk RSUD Kerinci

 Harapan Masyarakat Kini Semakin Besar

Warga Kerinci tentu berharap proyek ini berjalan cepat dan tidak berhenti di tahap wacana.

Selama bertahun-tahun, kebutuhan akan rumah sakit rujukan yang memadai menjadi keluhan utama masyarakat.

Kini, setelah pemerintah pusat memberi sinyal kuat, optimisme mulai tumbuh.

Masyarakat ingin melihat realisasi nyata di lapangan:

  • pembangunan dimulai tepat waktu
  • fasilitas sesuai standar
  • pelayanan berkualitas
  • tenaga medis lengkap
  • akses kesehatan semakin mudah

Jika semua berjalan sesuai rencana, tahun 2026 bisa menjadi tonggak baru sejarah pelayanan kesehatan Kabupaten Kerinci.

Keberhasilan Bupati Monadi membawa usulan pembangunan RSUD Tipe C hingga mendapat persetujuan pemerintah pusat menjadi langkah besar bagi masa depan Kerinci.

Ini bukan sekadar pembangunan gedung rumah sakit, tetapi investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan daerah.

Ketika layanan kesehatan semakin dekat, kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.

Dan ketika rumah sakit berdiri dengan standar yang baik, daerah ikut tumbuh lebih kuat.(AN)

Berita Terkait

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB