KERINCI,JS- Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kerinci masih bertahan stabil menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini memberi angin segar bagi masyarakat yang mulai menyiapkan berbagai kebutuhan pangan untuk menyambut Lebaran.
Selain itu, kestabilan harga membantu warga mengatur pengeluaran rumah tangga. Banyak pembeli tetap bisa berbelanja seperti biasa tanpa harus menambah anggaran secara signifikan.
Harga Ayam Masih Terjangkau
Pantauan di Pasar Semurup menunjukkan aktivitas jual beli daging ayam berlangsung normal. Para pedagang menjual ayam potong dengan harga sekitar Rp45.000 per kilogram.
Hingga pertengahan Ramadan, para pedagang masih mempertahankan harga tersebut. Mereka belum menaikkan harga meskipun momen Lebaran biasanya mendorong lonjakan permintaan bahan pangan.
Kondisi ini tentu memberi keuntungan bagi masyarakat. Sebab, harga bahan pokok sering meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Permintaan Mulai Bergerak
Sementara itu, jumlah pembeli mulai menunjukkan peningkatan. Meski begitu, aktivitas pasar masih berjalan dalam kondisi yang relatif normal.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Semurup, Mirna, mengatakan pembeli mulai datang lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Namun, peningkatan tersebut belum terlalu tinggi.
Menurutnya, lonjakan pembelian biasanya terjadi beberapa hari sebelum Lebaran. Pada periode itu, masyarakat mulai membeli bahan makanan dalam jumlah lebih besar untuk kebutuhan keluarga.
Pasokan Ayam Tetap Lancar
Di sisi lain, pasokan ayam potong di pasar masih cukup melimpah. Para pedagang terus menerima pasokan ayam dari para pemasok secara rutin.
Kelancaran distribusi ini menjaga ketersediaan barang di pasar. Karena itu, pedagang tetap mampu memenuhi kebutuhan pembeli tanpa hambatan berarti.
Selain menjaga stok, kondisi tersebut juga membantu pedagang mempertahankan harga agar tetap stabil.
Pembeli Merasa Lebih Tenang
Para pembeli pun menyambut kondisi ini dengan rasa lega. Mereka berharap harga ayam tetap stabil hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
Dengan harga yang masih terjangkau, masyarakat dapat menyiapkan hidangan Lebaran tanpa harus khawatir terhadap lonjakan harga bahan pangan.
Seiring semakin dekatnya Lebaran, aktivitas jual beli di pasar tradisional Kerinci diperkirakan akan semakin ramai. Para pedagang pun berharap peningkatan permintaan dapat terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.(AN)









