SUNGAIPENUH,JS- Perum Bulog Cabang Sungai Penuh terus menyerap hasil panen jagung milik petani di wilayah Kerinci dan sekitarnya. Hingga saat ini, jumlah jagung yang telah masuk ke gudang Bulog mencapai puluhan ribu ton.
Serapan Jagung Capai Puluhan Ribu Ton
Kepala Perum Bulog Cabang Sungai Penuh, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyerap sekitar 45 ribu ton jagung dari petani.
Menurutnya, angka tersebut masih akan terus bertambah karena Bulog menargetkan total penyerapan jagung dari wilayah Kerinci dan sekitarnya bisa mencapai 150 ribu ton.
Ia menjelaskan, Bulog terus melakukan koordinasi dengan kelompok tani dan pihak terkait agar hasil panen petani dapat terserap secara maksimal.
“Penyerapan ini merupakan bagian dari upaya Bulog untuk memastikan hasil panen petani memiliki pasar yang jelas,” ujarnya.
Selain menyerap hasil panen, Bulog juga menetapkan standar harga pembelian jagung berdasarkan kadar air.
Jagung dengan kadar air maksimal 20 persen dibeli dengan harga Rp5.500 per kilogram. Sementara jagung dengan kadar air maksimal 14 persen dihargai Rp6.400 per kilogram.
Dukung Kesejahteraan Petani
Afrinaldi menegaskan bahwa program penyerapan jagung tidak hanya bertujuan menjaga stok pangan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan komoditas jagung di pasaran agar tetap stabil.
Bulog Sungai Penuh pun berkomitmen terus memperkuat kerja sama dengan petani dan pemerintah daerah agar hasil pertanian lokal dapat terserap secara optimal.(*)









