Gerakan SECANTING Perkuat Pencegahan Stunting di Kerinci

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi saat menyerahkan  bantuan berupa beras, telur, dan uang tunai guna pemenuhan gizi keluarga

Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi saat menyerahkan bantuan berupa beras, telur, dan uang tunai guna pemenuhan gizi keluarga

KERINCI,JS- Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kerinci terus diperkuat melalui berbagai langkah nyata. Pemerintah daerah bersama sejumlah pihak kini semakin aktif membangun kolaborasi untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Tim Percepatan, Pencegahan, dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Kerinci bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Kerinci menjalankan program SECANTING (Senin Cegah Stunting) di sejumlah desa.

Baca Juga :  Sekolah di Kerinci Ini Gratiskan Biaya Siswa Lewat Usaha Mandiri

Pada kegiatan terbaru, TP3S bersama TP PKK Kabupaten Kerinci menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Desa Sungai Pegeh dan Desa Koto Tengah, Kecamatan Siulak.

Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyerahkan bantuan berupa beras, telur, serta uang tunai kepada keluarga penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memastikan keluarga yang membutuhkan memperoleh tambahan asupan gizi. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Program SECANTING Libatkan Seluruh ASN

Sementara itu, program SECANTING hadir sebagai gerakan gotong royong yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Setiap hari Senin, para ASN secara sukarela menyisihkan satu butir telur, secanting beras, serta donasi sebesar Rp2.000. Setelah terkumpul, tim program kemudian menyalurkan bantuan tersebut kepada keluarga yang membutuhkan di berbagai desa.

Dengan cara ini, pemerintah daerah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun budaya kepedulian sosial di lingkungan ASN.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Pastikan Gaji PPPK Paruh Waktu Segera Cair

Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Stunting

Di sisi lain, pemerintah daerah menilai upaya pencegahan stunting membutuhkan kerja sama banyak pihak.

Gerakan SECANTING menjadi salah satu contoh bagaimana langkah kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak besar. Melalui kebersamaan tersebut, pemerintah berharap lahir generasi Kerinci yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari stunting di masa mendatang.(*)

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Dampingi Launching Posyandu 6 SPM Tungkal Ilir, Layanan Warga Kini Lebih Terintegrasi
Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan UPZ Terbesar 2026, Dana Zakat Rp180 Juta Disalurkan untuk Beasiswa dan Bantuan Masyarakat
Jadwal Penggiliran Air PDAM Sungai Penuh Terbaru! Cek Wilayah Terdampak, Penyebab Krisis Air Bersih hingga Solusi Hemat Air di Rumah
Krisis Air Bersih di Jambi Makin Parah, Warga Rela Keluar Rp560 Ribu Sebulan hingga Berburu Air Pukul 04.00 WIB
Musim Kemarau Picu Ancaman Karhutla, Bupati Tanjab Timur Keluarkan Instruksi Darurat untuk Seluruh Camat
Belanja Pegawai Pemkab Sarolangun Masih Melampaui 40 Persen, Harap Bantuan dari Pemerintah Pusat
BKPSDM Sungai Penuh Kantongi Nama ASN Malas Ngantor, Sidak Besar-besaran Segera Digelar, PPPK hingga PNS Terancam Sanksi
Gubernur Jambi Resmikan Santri Mart, Langkah Baru Bangun Ekonomi Pesantren dan Peluang Bisnis Halal di Era Modern
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan UPZ Terbesar 2026, Dana Zakat Rp180 Juta Disalurkan untuk Beasiswa dan Bantuan Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air PDAM Sungai Penuh Terbaru! Cek Wilayah Terdampak, Penyebab Krisis Air Bersih hingga Solusi Hemat Air di Rumah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Krisis Air Bersih di Jambi Makin Parah, Warga Rela Keluar Rp560 Ribu Sebulan hingga Berburu Air Pukul 04.00 WIB

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Musim Kemarau Picu Ancaman Karhutla, Bupati Tanjab Timur Keluarkan Instruksi Darurat untuk Seluruh Camat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Belanja Pegawai Pemkab Sarolangun Masih Melampaui 40 Persen, Harap Bantuan dari Pemerintah Pusat

Berita Terbaru