Safari Jumat Wako Alfin: Serahkan Bantuan Masjid Rp5 Juta hingga Himbauan Kabut Asap

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Wali Kota Sungai Penuh Alfin memanfaatkan agenda Safari Jumat untuk bertemu langsung dengan masyarakat Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal, Jumat (18/9/2026).

Alfin bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, dan sejumlah kepala SKPD menghadiri salat Jumat di Masjid Nurul Hikmah. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut sekaligus membuka ruang dialog dengan jamaah dan masyarakat sekitar.

Safari Jumat menjadi salah satu agenda yang mempertemukan pemerintah daerah dengan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyampaikan program pembangunan sekaligus mendengar berbagai persoalan yang masyarakat hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Wako Alfin Bertemu Langsung dengan Warga Sumur Anyir

Sejak tiba di Masjid Nurul Hikmah, Wako Alfin bersama rombongan berbaur dengan jamaah. Mereka kemudian mengikuti salat Jumat berjamaah bersama masyarakat Desa Sumur Anyir.

Bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh, kegiatan seperti ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas keagamaan. Safari Jumat juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara kepala daerah, perangkat pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Pertemuan langsung tersebut memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan mengenai berbagai kebutuhan daerah.

Selain itu, komunikasi tatap muka dapat membantu pemerintah memahami persoalan masyarakat secara lebih konkret. Karena itu, Safari Jumat memiliki fungsi sosial yang cukup luas di tengah masyarakat.

Khutbah Jumat Soroti Keimanan dan Pembangunan Daerah

Dalam khutbah Jumat, Buya Nasriman mengingatkan jamaah agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia juga menyampaikan harapan agar Kota Sungai Penuh terus berkembang sebagai daerah yang unggul. Menurut pesan yang disampaikan dalam khutbah tersebut, pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan penguatan kehidupan keumatan.

Pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik. Pemerintah dan masyarakat juga perlu memperhatikan kualitas pelayanan publik, kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, serta pembinaan kehidupan keagamaan.

Karena itu, Buya Nasriman mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam pembangunan Kota Sungai Penuh.

Masyarakat dapat memberikan saran, masukan, maupun kritik konstruktif kepada pemerintah. Dengan komunikasi yang terbuka, pemerintah memiliki lebih banyak bahan untuk mengevaluasi program sekaligus menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Masjid Nurul Hikmah Terima Bantuan Rp5 Juta

Usai salat Jumat, Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan pembangunan kepada Masjid Nurul Hikmah.

Nilai bantuan tersebut mencapai Rp5 juta. Dana bantuan berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank 9 Jambi.

Bantuan tersebut dapat membantu pengurus masjid memenuhi kebutuhan pembangunan maupun meningkatkan fasilitas yang menunjang aktivitas jamaah.

Dukungan terhadap fasilitas rumah ibadah juga memiliki manfaat sosial yang luas. Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat, tetapi juga menjadi ruang berkumpul masyarakat dan menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.

Karena itu, dukungan terhadap pembangunan masjid dapat memperkuat fungsi sosial dan keumatan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kerinci Mau Tambah OPD Saat Anggaran Diperketat, Publik Soroti Beban APBD

Alfin Ajak Warga Serius Menjaga Kebersihan Lingkungan

Dalam arahannya setelah salat Jumat, Alfin mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Ia menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan kota. Masyarakat memiliki peran penting dalam mengurangi sampah dan menjaga lingkungan sekitar.

Menurut Alfin, lingkungan yang bersih dapat mendukung kehidupan masyarakat yang sehat, nyaman, dan berkualitas.

Karena itu, ia mengajak warga membangun kebiasaan sederhana, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga kebersihan saluran air dan sungai.

Persoalan sampah juga memiliki kaitan dengan risiko genangan dan luapan air. Ketika masyarakat membuang sampah ke sungai, sampah dapat menghambat aliran air.

Kondisi tersebut dapat menjadi persoalan ketika debit air meningkat akibat hujan deras. Aliran yang tidak lancar berpotensi menimbulkan luapan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari kita jaga lingkungan bersama-sama,” ujar Alfin.

Pemerintah Siapkan Perbaikan TPST

Selain mengajak masyarakat mengurangi sampah, Alfin menyampaikan langkah pemerintah dalam memperkuat pengelolaan persampahan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh tengah menyiapkan langkah perbaikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Perbaikan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah Kota Sungai Penuh.

Pengelolaan sampah membutuhkan sistem yang terintegrasi. Pemerintah perlu memperkuat fasilitas pengolahan, sementara masyarakat juga perlu mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Dengan demikian, program kebersihan kota dapat berjalan lebih efektif apabila pemerintah dan masyarakat menjalankan perannya secara bersama-sama.

Kabut Asap Sungai Penuh, Warga Diminta Waspada

Dalam kesempatan yang sama, Wako Alfin juga mengingatkan masyarakat mengenai kondisi kualitas udara.

Kota Sungai Penuh tengah menghadapi kabut asap dengan kategori sedang. Kondisi tersebut membuat pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Alfin meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara mengalami penurunan.

Imbauan tersebut terutama penting bagi masyarakat yang harus melakukan aktivitas dalam kondisi udara yang kurang baik.

Kualitas udara menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan informasi mengenai kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Kebersihan dan Kualitas Udara Jadi Perhatian

Pesan mengenai kebersihan lingkungan dan kewaspadaan terhadap kabut asap menjadi dua isu penting dalam Safari Jumat kali ini.

Keduanya memiliki hubungan dengan kualitas kehidupan masyarakat. Lingkungan yang bersih dapat menciptakan kawasan yang lebih nyaman, sedangkan kualitas udara yang baik mendukung aktivitas masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Pemerintah dapat menyiapkan kebijakan dan fasilitas. Namun, masyarakat tetap memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan di tingkat rumah tangga, permukiman, hingga kawasan sungai.

Kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program environmental sustainability, public health, dan urban waste management.

Keyword global tersebut semakin relevan karena pengelolaan sampah, kualitas udara, dan kesehatan lingkungan menjadi perhatian banyak daerah di berbagai negara.

Baca Juga :  Perubahan APBD Sungai Penuh 2026 Masuk DPRD, Wako Alfin Sampaikan Program Prioritas hingga Akhir Tahun

Wako Alfin Tekankan Pembangunan yang Menjawab Kebutuhan Warga

Selain berbicara mengenai lingkungan, Alfin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah daerah perlu melihat kebutuhan masyarakat sebagai salah satu dasar dalam menentukan prioritas pembangunan.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian proyek fisik. Pemerintah juga perlu memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, kebutuhan infrastruktur, pelayanan publik, kebersihan, kesehatan lingkungan, dan fasilitas sosial saling berkaitan.

Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi penting.

Safari Jumat memberi ruang bagi kepala daerah untuk mendengar kondisi masyarakat secara langsung. Di sisi lain, masyarakat juga memperoleh kesempatan mengetahui arah program pemerintah.

Safari Jumat Jadi Ruang Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat

Agenda Safari Jumat di Masjid Nurul Hikmah berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Kegiatan tersebut mempertemukan jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan masyarakat Desa Sumur Anyir dalam suasana keagamaan dan sosial.

Selain mengikuti ibadah bersama, rombongan pemerintah juga menyampaikan sejumlah pesan mengenai pembangunan, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan kewaspadaan terhadap kualitas udara.

Pertemuan semacam ini dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Terlebih lagi, pemerintah daerah membutuhkan masukan masyarakat untuk melihat berbagai persoalan dari tingkat lapangan.

Masyarakat juga dapat menggunakan ruang dialog tersebut untuk menyampaikan kebutuhan maupun memberikan kritik yang konstruktif.(AN)

Berita Terkait

Kerinci Mau Tambah OPD Saat Anggaran Diperketat, Publik Soroti Beban APBD
Pendaftaran Lelang 5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Ditutup Hari Ini, Ini Pesan Kepala BKPSDM
Bupati Muaro Jambi Larang Lahan Bekas Karhutla Ditanami Selama 2 Tahun, Pelanggar Terancam Pidana
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Jamuan Pangdam XX/TIB, Bahas Penguatan Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Raperda APBD-P 2026 Sungai Penuh Masuk Pembahasan, Ini Kata Wawako Azhar
Wako Alfin Sambut Pangdam XX/TIB di Sungai Penuh, Sinergi Pemda dan TNI Diperkuat
Muaro Jambi Perketat Aturan Karhutla: Buka Lahan dengan Membakar Dilarang, Ini Sanksinya
PMK PNS Kota Sungai Penuh: Ini 8 Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Peninjauan Masa Kerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:31 WIB

Safari Jumat Wako Alfin: Serahkan Bantuan Masjid Rp5 Juta hingga Himbauan Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:12 WIB

Kerinci Mau Tambah OPD Saat Anggaran Diperketat, Publik Soroti Beban APBD

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Pendaftaran Lelang 5 Jabatan Kepala OPD Sungai Penuh Ditutup Hari Ini, Ini Pesan Kepala BKPSDM

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Bupati Muaro Jambi Larang Lahan Bekas Karhutla Ditanami Selama 2 Tahun, Pelanggar Terancam Pidana

Kamis, 17 September 2026 - 16:31 WIB

Raperda APBD-P 2026 Sungai Penuh Masuk Pembahasan, Ini Kata Wawako Azhar

Berita Terbaru