JAKARTA,JS- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyoroti kebijakan penghematan ekstrem yang dilakukan pemerintah Pakistan sebagai referensi untuk menghadapi potensi tekanan ekonomi di Indonesia.
Prabowo menekankan bahwa gejolak geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, bisa memicu kenaikan harga energi dan inflasi. Ia menilai langkah proaktif pemerintah penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Langkah Pakistan Jadi Referensi
-
Pemotongan gaji anggota kabinet dan parlemen.
-
Penerapan kerja dari rumah bagi sebagian pegawai pemerintah dan swasta.
-
Pengurangan hari kerja menjadi empat hari seminggu.
-
Pembatasan penggunaan kendaraan dinas serta pengurangan belanja pemerintah yang tidak prioritas.
“Semua penghematan ini diarahkan untuk meringankan beban masyarakat yang paling terdampak,” ujar Prabowo.
Apakah Indonesia Akan Menyusul?
Meski menyebut contoh Pakistan, Prabowo menegaskan belum ada keputusan resmi mengenai pemotongan gaji pejabat di Indonesia. Pernyataan ini lebih sebagai kajian kebijakan internasional yang bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyiapkan strategi antisipatif menghadapi gejolak ekonomi global.
Ekonom menilai, isyarat seperti ini menunjukkan pemerintah sedang mencari cara menyeimbangkan belanja negara dengan kondisi ekonomi dunia yang tak menentu.(*)









