JAMBI,JS- Masyarakat di Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026 hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi memprediksi sebagian besar wilayah Jambi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Selain hujan deras, BMKG juga mengingatkan potensi kilat atau petir serta angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah daerah. Kondisi ini diperkirakan mulai muncul pada sore hingga malam hari dan berlanjut sampai dini hari.
Cuaca ekstrem seperti ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, perjalanan darat, hingga meningkatkan risiko banjir genangan dan pohon tumbang. Karena itu, warga diminta terus memantau update cuaca BMKG terbaru agar dapat mengantisipasi dampak buruk yang mungkin terjadi.
Prakiraan Cuaca Jambi 15 Mei 2026
Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru BMKG, hujan sudah mulai muncul sejak pagi hari di beberapa wilayah Jambi. Daerah yang berpotensi mengalami hujan pada pagi hari meliputi Kabupaten Merangin, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Bungo.
Memasuki siang hari, intensitas hujan diprediksi meningkat dan meluas ke sebagian besar wilayah Provinsi Jambi. Sementara itu, beberapa daerah seperti Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Kota Jambi diperkirakan masih berawan hingga siang.
Namun kondisi berbeda terjadi saat sore hari. BMKG memperkirakan hampir seluruh wilayah Jambi akan mengalami hujan. Hanya Kota Jambi yang diprediksi masih relatif aman dari hujan deras pada sore hari.
Cuaca basah kemudian terus berlanjut hingga malam hari. Setelah itu, sebagian wilayah Jambi diperkirakan mengalami udara kabur dan hujan ringan hingga Sabtu pagi.
Daerah Jambi yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG memberikan perhatian khusus pada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah tersebut meliputi:
- Kabupaten Kerinci
- Kabupaten Merangin
- Kabupaten Tebo
- Kota Sungai Penuh
- Kabupaten Bungo
Masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi dan kawasan rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan durasi panjang.
Selain itu, pengguna jalan juga perlu berhati-hati karena jarak pandang dapat menurun akibat hujan deras dan kabut.
Suhu Udara dan Kecepatan Angin di Jambi
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Jambi berkisar antara 16 hingga 32 derajat Celsius. Kondisi ini membuat udara terasa cukup panas pada siang hari, namun berubah lebih dingin saat hujan turun.
Sementara itu, kelembapan udara berada di kisaran 70 hingga 100 persen. Tingkat kelembapan tinggi biasanya memicu pertumbuhan awan hujan lebih cepat.
Untuk kecepatan angin, BMKG memperkirakan angin bergerak antara 5 hingga 13 kilometer per jam di berbagai wilayah Jambi.
Meski kecepatannya tergolong sedang, hembusan angin dapat terasa lebih kuat saat hujan lebat dan badai petir berlangsung.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jambi
BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi juga merilis peringatan dini cuaca pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 16.15 WIB.
Dalam keterangannya, BMKG menyebut wilayah Jambi masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang mulai pukul 16.45 WIB.
Beberapa wilayah yang terdampak antara lain:
1. Kabupaten Muaro Jambi
- Sungai Gelam
- Taman Rajo
2. Kabupaten Tanjung Jabung Barat
- Betara
- Bram Itam
- Kuala Betara
3. Kabupaten Tanjung Jabung Timur
- Muara Sabak Timur
- Mendahara
- Rantau Rasau
- Dendang
- Muara Sabak Barat
- Kuala Jambi
- Geragai
BMKG juga menyebut potensi hujan dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak Lebih Luas
1. Kabupaten Kerinci
- Gunung Raya
- Danau Kerinci
- Air Hangat
- Batang Merangin
2. Kabupaten Merangin
- Jangkat
- Lembah Masurai
3. Kabupaten Muaro Jambi
- Jambi Luar Kota
- Sekernan
- Maro Sebo
- Mestong
4. Kabupaten Tanjung Jabung Barat
- Tungkal Ulu
- Tungkal Ilir
- Pengabuan
- Tebing Tinggi
- Batang Asam
- Seberang Kota
- Senyerang
5. Kabupaten Tanjung Jabung Timur
- Mendahara Ulu
6. Kota Jambi
- Jambi Selatan
- Kota Baru
- Alam Barajo
- Paal Merah
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ini masih dapat berlangsung hingga pukul 18.45 WIB.
Dampak Cuaca Ekstrem yang Perlu Diwaspadai
Hujan deras yang terjadi dalam waktu lama dapat memicu sejumlah dampak serius, terutama di wilayah padat penduduk dan daerah rawan bencana.
Beberapa potensi dampak yang perlu diantisipasi antara lain:
- Banjir genangan di kawasan perkotaan
- Pohon tumbang akibat angin kencang
- Jalan licin dan rawan kecelakaan
- Gangguan jaringan listrik akibat petir
- Longsor di wilayah perbukitan
Karena itu, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan saat hujan deras berlangsung.
Pengendara motor juga perlu menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat terjadi petir.
Tips Aman Saat Hujan Lebat dan Petir
Agar tetap aman selama cuaca ekstrem melanda Jambi, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG secara berkala.
- Hindari bepergian saat hujan deras dan angin kencang.
- Cabut perangkat elektronik saat petir terjadi untuk mencegah kerusakan akibat lonjakan listrik.
- Bersihkan saluran air di sekitar rumah agar tidak tersumbat.
- Siapkan perlengkapan darurat seperti senter dan obat-obatan.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko saat cuaca buruk terjadi secara tiba-tiba.
BMKG Imbau Warga Tetap Siaga
BMKG menegaskan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini. Karena itu, masyarakat diimbau tetap siaga dan tidak mengabaikan peringatan dini cuaca yang telah dikeluarkan.
Informasi resmi cuaca dan peringatan dini dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat memperoleh data yang akurat dan terbaru.
Dengan meningkatnya potensi hujan lebat di wilayah Jambi, warga diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama pada sore hingga malam hari ketika intensitas hujan diperkirakan mencapai puncaknya.(*)









