Kuliah di Korea, Berikut Tips Lolos Beasiswa GKS Korea

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Beasiswa kuliah ke Korea.

Ilustrasi Beasiswa kuliah ke Korea.

JAKARTA,JS– Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) menjadi salah satu beasiswa bergengsi untuk melanjutkan S2. National Institute for International Education di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan menyelenggarakan beasiswa ini. Proses seleksinya sulit, dan kuota untuk Indonesia terbatas.

Pada 2025, pemerintah Korea memberi kuota 30 orang untuk jalur Kedutaan Besar (Embassy Track), 9 orang untuk jalur universitas umum, dan 59 orang untuk R-GKS. Penerima GKS harus mengikuti kelas bahasa Korea selama satu tahun sebelum mulai studi S2.

Jane Rahel Limawan, alumnus Rekayasa Hayati ITB angkatan 2020, berhasil meraih beasiswa GKS dan menempuh studi di Pohang University of Science and Technology (POSTECH). Ia membagikan beberapa tips agar lolos seleksi beasiswa ini.

Baca Juga :  Kuota Terbatas, Segera Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini

1. Temukan motivasi dan tujuan studi

Jane menyarankan calon pendaftar menemukan motivasi dan tujuan besar sebelum mendaftar. Baginya, alasan melanjutkan S2 muncul dari kesadaran keterbatasan ilmu S1, khususnya dalam penerapan di industri. Ia memilih Korea Selatan karena teknologi maju, terutama di bidang clean energy dan sel bahan bakar hidrogen, serta fasilitas dan budaya yang menarik.

2. Jangan takut mencoba

Jane menekankan bahwa program beasiswa mencari kandidat yang memiliki tujuan sejalan dengan visi pemberi beasiswa, bukan selalu yang terbaik dari yang terbaik. Ia mendorong mahasiswa mendaftar sebanyak mungkin program tanpa takut gagal.

3. Persiapkan dokumen sejak awal

Baca Juga :  Iklan Muncul Tiba-Tiba di HP, Begini Cara Mengatasinya

Jane menekankan pentingnya menyiapkan personal statement, study plan, dan surat rekomendasi dosen dari jauh-jauh hari. Ia menyarankan calon pendaftar menghubungi calon profesor pembimbing, menanyakan ketersediaan riset, dan meminta personal recommendation letter untuk meningkatkan peluang diterima.

4. Tingkatkan kemampuan bahasa

Jane menyarankan calon pendaftar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan Korea. Sertifikat IELTS/TOEFL atau TOPIK bisa menambah eligibilitas hingga 10 persen. Ia juga menyarankan menabung sejak dini untuk biaya tes bahasa dan pengiriman dokumen.

Saat ini, Jane menjalani kelas bahasa Korea selama satu tahun. Ia mengaku tantangan utama adalah bahasa, namun ia melihatnya sebagai bagian dari proses adaptasi studi.(AN)

Berita Terkait

Khasiat Biji Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker? Ini Faktanya
Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Cara Klaim Kacamata Gratis Pakai BPJS Kesehatan, Simak Syarat Lengkapnya
Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Ringgit Malaysia Kian Menguat, Segini Kurs 1 MYR ke Rupiah Hari ini
Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:02 WIB

Khasiat Biji Alpukat untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker? Ini Faktanya

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:03 WIB

Cara Klaim Kacamata Gratis Pakai BPJS Kesehatan, Simak Syarat Lengkapnya

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02 WIB

Gaji TKI di Australia Makin Menggiurkan, Kurs Dolar Australia Tembus Rp12.330 Hari Ini

Berita Terbaru