BKN Dorong Reformasi Birokrasi Lewat Implementasi Asta Cita

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala BKN RI, Prof. Zudan

Foto : Kepala BKN RI, Prof. Zudan

JAKARTA,JS – BKN Dorong Reformasi Birokrasi Lewat Implementasi Asta Cita. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN),  Zudan mengajak seluruh birokrat di Kementerian dan Lembaga, pemerintah daerah, serta ASN memastikan implementasi Asta Cita memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Reformasi birokrasi harus bergeser dari administratif ke substantif. Reformasi ini harus melindungi ASN, memudahkan urusan publik, dan memberikan pengalaman layanan yang membahagiakan,” ujar Prof. Zudan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025, Rabu (19/11/2025) di Jakarta.

Baca Juga :  Guru PAI Sekolah Negeri: THR dan Gaji ke-13 Cair Akhir Tahun

Dengan lebih dari 5 juta ASN, Prof. Zudan menekankan pentingnya orkestrasi manajemen ASN yang kuat, adaptif, dan terintegrasi.  “Kita perlu mengubah regulasi dari yang represif menjadi responsif, relevan, dan adaptif terhadap perubahan sosial maupun teknologi.”

BKN merilis sembilan kebijakan pro-karier ASN. Kebijakan ini mendorong fleksibilitas karier, pengembangan berkelanjutan, dan profesionalisme ASN.

Instansi pemerintah mengumpulkan data kompetensi, pendidikan, rekam jejak, dan potensi ASN. Profiling membantu penempatan dan mobilitas talenta.

Baca Juga :  Prabowo Singgung Pakistan, Gaji Menteri Bisa Dipangkas

BKN meluncurkan ASN Digital, platform terintegrasi untuk seluruh instansi pemerintah. Sistem ini menjaga konsistensi data ASN, mempercepat layanan, dan mendukung mobilitas talenta. Instansi tidak perlu membangun platform terpisah.

Prof. Zudan menekankan, transformasi birokrasi membutuhkan kerja kolektif. Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, dan DPR RI harus mendukung proses ini. “Kolaborasi yang kuat mempercepat reformasi birokrasi dari administratif ke substantif. ASN menjadi lebih profesional, adaptif, dan relevan dalam melayani publik,” tutupnya.(AN)

Berita Terkait

Heboh Usulan Gaji Guru Rp15 Juta, ASN PPPK Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru
PIP 2026 Termin 2 Resmi Cair! Begini Cara Ambil Dana hingga Rp1,8 Juta Tanpa Ribet
Promo Besar PLN Mei 2026, Tambah Daya Listrik Kini Lebih Murah hingga 50 Persen
Lowongan Kerja Garuda Indonesia Group Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar
PMK Baru Terbit, Ini Jadwal Lengkap Pencairan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan 2026
Nasib Guru PPPK, PGRI Desak Pemerintah Angkat Jadi PNS Tetap
Rupiah Bangkit usai Prabowo dan BI Bergerak, Dolar AS Tersungkur dari Rp17.700
Guru Non-ASN Akhirnya Bernapas Lega, Pemerintah Siapkan Tunjangan Rp2 Juta
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:02 WIB

Heboh Usulan Gaji Guru Rp15 Juta, ASN PPPK Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:09 WIB

PIP 2026 Termin 2 Resmi Cair! Begini Cara Ambil Dana hingga Rp1,8 Juta Tanpa Ribet

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:02 WIB

Promo Besar PLN Mei 2026, Tambah Daya Listrik Kini Lebih Murah hingga 50 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:32 WIB

Lowongan Kerja Garuda Indonesia Group Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:05 WIB

PMK Baru Terbit, Ini Jadwal Lengkap Pencairan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan 2026

Berita Terbaru