Biaya Admin Tokopedia 2026 Naik? Ini Rincian Potongan Jualan Terbaru yang Bikin Seller Kaget

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jualan di Tokopedia

Ilustrasi jualan di Tokopedia

TEKNOLOGI,JS- Berjualan melalui marketplace kini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena menawarkan peluang usaha dengan modal lebih kecil dibanding membuka toko fisik. Di tengah meningkatnya persaingan bisnis digital, penjual kini tidak hanya fokus mencari produk laris, tetapi juga wajib memahami perubahan biaya platform.

Mulai pertengahan tahun 2026, sistem komisi penjual di Tokopedia yang telah terintegrasi dengan ekosistem TikTok Shop by Tokopedia menggunakan skema biaya baru. Sistem ini secara otomatis memotong hasil penjualan setelah pesanan berhasil dikirim.

Perubahan biaya tersebut memengaruhi margin keuntungan penjual, terutama bagi pelaku UMKM, dropshipper, reseller, hingga pemilik brand lokal yang mengandalkan marketplace sebagai sumber utama penjualan.

Lalu, berapa sebenarnya biaya admin Tokopedia terbaru 2026?

Rincian Biaya Komisi Dinamis Tokopedia 2026

Tokopedia menerapkan Biaya Komisi Dinamis sebagai biaya dasar pengganti program bebas ongkir lama. Skema ini sekaligus mencakup beberapa manfaat promosi seperti peningkatan gratis ongkir dan Cashback Bonus.

Marketplace menghitung biaya ini menggunakan rumus:

Harga Barang – Diskon Penjual

Tokopedia membatasi potongan maksimal hingga Rp650.000 untuk setiap item produk.

Berikut rincian tarif Komisi Dinamis berdasarkan kategori:

1. Kategori dengan Komisi Rendah

  • Telepon dan Elektronik: 3,00%
  • Komputer dan Peralatan Kantor: 4,00%
  • Aksesoris Perhiasan dan Turunannya: 4,50%

Kategori teknologi memperoleh tarif lebih rendah karena tingkat persaingan tinggi dan nilai produk relatif besar.

2. Kategori Komisi Menengah

  • Makanan dan Minuman: 6,50%
  • Kesehatan: 6,50%
  • Furnitur: 6,50%
  • Olahraga dan Aktivitas Luar Ruangan: 6,50%
  • Kecantikan dan Perawatan Pribadi: 7,00%
  • Bayi dan Ibu Hamil: 7,00%

3. Kategori dengan Potongan Lebih Tinggi

  • Busana Anak: 7,50%
  • Otomotif dan Sepeda Motor: 7,50%
  • Pakaian Pria dan Wanita: 8,00%
  • Busana Muslim: 8,00%
  • Tas dan Sepatu: 8,00%
  • Mainan dan Hobi: 8,00%
  • Perlengkapan Rumah Tangga: 8,00%

Seller fashion menjadi kelompok yang perlu menghitung ulang strategi harga karena kategori ini mengalami potongan lebih besar.

Biaya Komisi Platform Tokopedia, Seller Mall dan Non-Mall Kena Berapa?

Selain komisi dinamis, Tokopedia juga mengenakan Biaya Komisi Platform.

Besaran biaya bergantung pada jenis akun toko.

Seller Non-Mall

Penjual marketplace reguler mengikuti tarif kategori standar dengan kisaran:

6,97 persen hingga 8 persen

Besaran tersebut mengikuti kategori produk dan program yang diikuti penjual.

Baca Juga :  Tokopedia & TikTok Shop Terapkan Biaya Logistik 1 Mei 2026: Seller Tertekan, Harga Produk Berpotensi Naik!

Seller Mall atau Official Store

Official Store menerima skema berbeda.

Selain komisi kategori, seller mall juga membayar:

Biaya Layanan Mall: 1,8 persen

Tokopedia membatasi biaya layanan mall maksimal:

Rp50.000 per produk

Meski lebih mahal, Official Store biasanya memperoleh kepercayaan konsumen lebih tinggi dan akses promosi lebih luas.

Biaya Tambahan yang Sering Tidak Disadari Penjual

Banyak seller hanya menghitung biaya utama. Padahal, beberapa fitur tambahan juga memotong margin keuntungan.

Biaya Pre-Order

Produk dengan sistem pre-order dikenakan tambahan:

3 persen per produk

Karena itu, penjual custom order atau made by request perlu memasukkan biaya ini dalam harga jual.

Komisi Affiliate Marketing

Seller yang menggunakan affiliate creator akan membayar komisi sesuai persentase yang ditentukan.

Biaya ini bersifat opsional.

Namun, banyak penjual memilih affiliate karena konten kreator mampu meningkatkan konversi penjualan secara signifikan.

Dampak Kenaikan Potongan Marketplace Bagi UMKM Indonesia

Perubahan biaya marketplace langsung memengaruhi UMKM.

Pelaku usaha mikro yang memiliki margin tipis menghadapi tantangan lebih besar karena:

  • Harga jual semakin sulit bersaing
  • Margin keuntungan semakin kecil
  • Persaingan promosi semakin agresif
  • Modal iklan semakin besar

Namun, sebagian UMKM justru melihat peluang baru.

Seller yang memahami perhitungan biaya dapat menyesuaikan harga lebih cepat dibanding kompetitor.

Akibatnya, mereka tetap mampu mempertahankan profit.

Baca Juga :  High Return Investment: Direksi GoTo Gojek Tokopedia Tbk Ubah Saham Murah Jadi Profit Miliaran

Komentar Pengguna dan Respons Seller Marketplace

Perubahan biaya admin memunculkan berbagai reaksi dari penjual online.

Rina, seller fashion Bandung:

“Potongan sekarang lumayan terasa. Jadi harus hitung ulang harga produk supaya tetap untung.”

Dedi, pelaku UMKM makanan:

“Kalau tidak paham detail biaya, profit bisa habis tanpa sadar.”

Arif, reseller elektronik:

“Elektronik masih cukup aman karena komisinya lebih kecil dibanding fashion.”

Komentar seperti ini menunjukkan bahwa edukasi biaya marketplace menjadi semakin penting.

Strategi Agar Tetap Untung Meski Potongan Marketplace Naik

Seller dapat menjaga margin keuntungan dengan beberapa strategi berikut:

Naikkan Average Order Value

Dorong pembeli membeli lebih banyak produk dalam satu transaksi.

Optimalkan Bundling Produk

Gabungkan produk murah dan mahal untuk menjaga margin.

Gunakan Affiliate Secara Selektif

Pilih kreator yang benar-benar menghasilkan penjualan.

Evaluasi Harga Secara Berkala

Perubahan komisi menuntut seller menyesuaikan harga lebih sering.

Kurangi Diskon Berlebihan

Diskon besar dapat memperkecil margin setelah dipotong biaya platform.

FAQ

Apakah biaya admin Tokopedia otomatis dipotong?

Ya. Sistem akan memotong biaya secara otomatis setelah transaksi selesai.

Apakah semua seller terkena biaya yang sama?

Tidak. Biaya berbeda berdasarkan kategori produk dan jenis toko.

Apakah biaya affiliate wajib?

Tidak wajib. Seller bebas mengaktifkan atau menonaktifkan program affiliate.

Mengapa biaya fashion lebih tinggi?

Kategori fashion memiliki persaingan ketat dan kebutuhan promosi lebih besar.

Apakah UMKM masih menguntungkan jualan di marketplace?

Masih. Namun, seller perlu menghitung biaya lebih detail agar profit tetap aman.

Kesimpulan

Perubahan biaya admin Tokopedia 2026 membuat seller harus lebih cermat menghitung keuntungan. Komisi dinamis, komisi platform, hingga biaya tambahan dapat mengurangi margin jika penjual tidak memperhitungkannya sejak awal.

Meski begitu, marketplace tetap menjadi kanal penjualan besar bagi UMKM Indonesia. Seller yang cepat beradaptasi, mengoptimalkan strategi harga, dan memahami struktur biaya memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan digital yang semakin ketat.(*)

Berita Terkait

Chip AI Baru Google Bikin Gemini Makin Kencang, Frozen v2 Diklaim Hemat Daya hingga 10 Kali Lipat
Cara Menghitung Penghasilan Instagram Reels 2026, 1 Juta View Berapa Rupiah? Ini Rumus dan Simulasinya
Monetisasi YouTube 2026 Resmi Berubah! Ini Syarat Terbaru agar Channel Cepat Menghasilkan Uang dari Iklan
Cara Pinjam Uang di DANA 2026, Begini Cara Aktifkan DANA Cicil, PayLater hingga Cair ke Saldo dengan Aman
Apa Itu Midjourney? AI Generator Gambar yang Bikin Desainer dan Pebisnis Beralih, Begini Cara Kerja dan Keunggulannya
Cara Daftar Google AdSense 2026 Terbaru, Panduan Lengkap Agar Situs Cepat Siap Ditinjau Google
7 Software Akuntansi Terbaik di Indonesia 2026, Mekari Jurnal hingga Xero Bikin Pembukuan Bisnis Lebih Mudah
Tarif BRImo Juli 2026 Resmi Terbaru: Biaya Transfer, Admin, BI-Fast, Top Up e-Wallet, Benarkah Naik Rp150.000?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:01 WIB

Chip AI Baru Google Bikin Gemini Makin Kencang, Frozen v2 Diklaim Hemat Daya hingga 10 Kali Lipat

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

Cara Menghitung Penghasilan Instagram Reels 2026, 1 Juta View Berapa Rupiah? Ini Rumus dan Simulasinya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:01 WIB

Monetisasi YouTube 2026 Resmi Berubah! Ini Syarat Terbaru agar Channel Cepat Menghasilkan Uang dari Iklan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Cara Pinjam Uang di DANA 2026, Begini Cara Aktifkan DANA Cicil, PayLater hingga Cair ke Saldo dengan Aman

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:01 WIB

Apa Itu Midjourney? AI Generator Gambar yang Bikin Desainer dan Pebisnis Beralih, Begini Cara Kerja dan Keunggulannya

Berita Terbaru