Pasokan BBM Stabil, Kekhawatiran Warga Buat Antrean Mengular

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Antrian masih terasa di salah satu SPBU di Sungai Penuh, Meski Pasokan BBM sudah stabil

Suasana Antrian masih terasa di salah satu SPBU di Sungai Penuh, Meski Pasokan BBM sudah stabil

SUNGAIPENUH,JS– Setelah beberapa hari mengalami kelangkaan, SPBU di Kerinci dan Sungai Penuh kembali menerima pasokan BBM. Meski suplai mulai lancar, antrean kendaraan masih terlihat panjang pada Sabtu (22/11/2025).

Di SPBU Koto Lebu, Sungai Penuh, dan SPBU Pelayang Raya, aktivitas pengisian BBM kembali ramai. Deretan dump truk dan mobil pribadi mengular hingga ke badan jalan. Para sopir menunggu giliran, sementara petugas SPBU terus melayani tingginya permintaan.

“Kami antre dari pagi. Sekarang sudah bisa mengisi solar,” kata seorang sopir dump truk. Ia mengaku sempat khawatir tidak mendapat BBM seperti hari-hari sebelumnya.

Ia menyebut kelangkaan solar sempat menghambat aktivitas angkutan. “Sekarang lebih baik, meski antreannya tetap panjang,” ujarnya.

Sebagian warga menilai antrean yang masih terjadi berasal dari rasa takut kelangkaan terulang. Banyak pengendara memilih mengisi penuh tangki sebagai langkah antisipasi. Mereka berharap pasokan solar dan pertalite tetap lancar agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Baca Juga :  Akhirnya Cair! PLN Bayar Kompensasi Lahan Warga Sanggaran Agung

Hingga berita ini diterbitkan, beberapa SPBU masih dipadati kendaraan. Namun kondisi di lapangan mulai membaik seiring meningkatnya suplai.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan penyaluran Pertalite dan Biosolar di Kerinci dan Sungai Penuh berjalan sesuai kuota pemerintah.

“Pertamina menyalurkan BBM bersubsidi ke SPBU yang ditunjuk sesuai kuota,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Pertamina menerapkan sistem QR Code dari situs subsiditepat.mypertamina.id.

Setiap kendaraan harus menunjukkan QR Code yang sesuai dengan nomor polisi. Jika tidak sesuai, petugas tidak akan melayani pembelian.

Untuk konsumen non-kendaraan seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha mikro, pembelian menggunakan QR Code berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Perlu Dihindari, Ini Kesalahan dalam Memanaskan Mesin Mobil

Pertamina juga meningkatkan pengawasan dengan memeriksa CCTV dan memantau transaksi yang tidak wajar. Rusminto menegaskan bahwa Pertamina akan memberi sanksi tegas kepada SPBU yang melakukan pelanggaran.

“Kami siap menghentikan pasokan, menutup sementara operasional, atau memberikan pembinaan lainnya jika menemukan pelanggaran,” tegasnya.

Pertamina juga akan memblokir QR Code milik konsumen yang menyalahgunakannya. Jika ditemukan pelanggaran serius, Pertamina akan menyerahkan kasusnya kepada aparat penegak hukum.

Pertamina mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.

“Jika menemukan indikasi pelanggaran, silakan lapor melalui Call Center Pertamina 135,” tutup Rusminto. (AN)

Berita Terkait

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran
Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 30 Juni 2026 Stabil, Simak Daftar Lengkap Semua Kadar Karat
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Resmi Berubah, Berikut Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juni 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:01 WIB

Gaji ke-13 ASN Jambi Masih Ditunggu, Dua Daerah Belum Lakukan Pembayaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Senin, 29 Juni 2026 - 11:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini

Berita Terbaru

Google Gemini ubah mobil jadi teman perjalanan super pintar!

Teknologi

Google Gemini Ubah Mobil Menjadi Asisten Pintar Masa Depan

Selasa, 30 Jun 2026 - 12:01 WIB