INTERNASIONAL,JS- Nilai tukar Ringgit Malaysia (MYR) terhadap Rupiah Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat pada akhir Juni 2026. Pergerakan mata uang Negeri Jiran tersebut menunjukkan tren yang relatif stabil di tengah dinamika pasar keuangan regional dan global.
Berdasarkan data perdagangan valuta asing terbaru, kurs 1 Ringgit Malaysia berada di kisaran Rp4.361,93 hingga Rp4.381,66. Posisi ini menempatkan Ringgit tetap kuat terhadap Rupiah, terutama setelah sejumlah sentimen ekonomi dari kawasan Asia Tenggara turut memengaruhi pasar mata uang.
Kondisi tersebut menjadi kabar penting bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia, pelaku ekspor-impor, investor valuta asing, hingga masyarakat yang rutin melakukan transaksi lintas negara.
Konversi Ringgit Malaysia ke Rupiah
Simulasi nilai tukar MYR terhadap Rupiah berdasarkan kurs sekitar Rp4.361,93 per MYR.
Berikut simulasi konversi Ringgit Malaysia ke Rupiah berdasarkan kurs pasar saat ini:
Ringgit Malaysia
Rupiah Indonesia
- 1 MYR- Rp4.361,93
- 5 MYR- Rp21.810
- 10 MYR- Rp43.619
- 50 MYR- Rp218.097
- 100 MYR- Rp436.193
- 1.000 MYR- Rp4.361.930
Angka tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar valuta asing internasional.
Kurs Referensi Bank Indonesia
Selain kurs pasar spot, masyarakat juga perlu memperhatikan kurs acuan yang digunakan lembaga keuangan nasional untuk transaksi resmi.
Bank Indonesia mencatat nilai tukar Ringgit Malaysia sebagai berikut:
- Kurs Jual: Rp4.380,88
- Kurs Beli: Rp4.333,08
Perbedaan kurs jual dan kurs beli merupakan hal yang wajar karena bank dan lembaga keuangan mengambil margin transaksi untuk menutup biaya operasional serta risiko fluktuasi nilai tukar.
Kurs Ringgit Malaysia di Bank Mandiri
Bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui Bank Mandiri, nilai tukar khusus (special rate) menunjukkan angka yang cukup kompetitif.
Rinciannya sebagai berikut:
- Kurs Jual: Rp4.390,00
- Kurs Beli: Rp4.369,00
Kurs ini umumnya berlaku untuk transaksi dalam jumlah tertentu dan dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Update Kurs MYR di Maybank Indonesia
Sementara itu, Maybank Indonesia menetapkan kurs TT Counter sebagai berikut:
- Kurs Jual: Rp4.510,00
- Kurs Beli: Rp4.255,00
Selisih yang lebih lebar antara kurs beli dan kurs jual mencerminkan kebijakan masing-masing bank dalam mengelola risiko pergerakan mata uang asing.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Ringgit Malaysia
Pergerakan nilai tukar Ringgit terhadap Rupiah tidak terjadi secara kebetulan. Sejumlah faktor ekonomi global dan regional ikut membentuk arah kurs MYR/IDR.
1. Kebijakan Suku Bunga Bank Sentral
Keputusan bank sentral Malaysia maupun Bank Indonesia mengenai suku bunga acuan sangat memengaruhi arus modal asing.
Ketika suku bunga meningkat, investor biasanya lebih tertarik menyimpan dana pada instrumen keuangan negara tersebut sehingga mata uangnya cenderung menguat.
2. Harga Komoditas Global
Malaysia merupakan salah satu eksportir utama minyak sawit dunia. Karena itu, kenaikan harga komoditas sering kali memberikan sentimen positif terhadap Ringgit.
Di sisi lain, Indonesia juga bergantung pada ekspor komoditas sehingga pergerakan harga global turut memengaruhi Rupiah.
3. Kondisi Ekonomi Regional
Pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas mata uang kawasan.
Ketika aktivitas perdagangan meningkat, permintaan terhadap Ringgit dan Rupiah juga berpotensi naik.
4. Sentimen Investor Global
Investor internasional terus memantau kondisi geopolitik, inflasi global, hingga kebijakan moneter Amerika Serikat.
Perubahan sentimen tersebut sering kali memicu pergerakan cepat pada pasar valuta asing, termasuk pasangan mata uang MYR/IDR.
Dampak Kurs Ringgit bagi Pekerja Migran Indonesia
Kurs Ringgit yang tetap tinggi memberikan keuntungan bagi jutaan pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia.
Semakin kuat Ringgit terhadap Rupiah, semakin besar pula nilai remitansi yang diterima keluarga di Indonesia.
Sebagai contoh, seorang pekerja yang mengirimkan 2.000 MYR per bulan dapat memperoleh lebih dari Rp8,7 juta jika menggunakan kurs saat ini. Nilai tersebut tentu lebih besar dibandingkan ketika Ringgit berada pada level yang lebih rendah.
Peluang bagi Investor dan Pelaku Bisnis
Selain PMI, pelaku usaha ekspor-impor juga terus memantau perkembangan nilai tukar Ringgit.
Importir perlu menghitung biaya pembelian barang dari Malaysia secara lebih cermat ketika Ringgit menguat. Sebaliknya, eksportir Indonesia berpotensi memperoleh keuntungan karena daya beli mitra bisnis Malaysia meningkat.
Investor valuta asing juga menjadikan pasangan MYR/IDR sebagai salah satu instrumen yang menarik untuk dipantau, terutama ketika pasar menunjukkan volatilitas tinggi.
Prediksi Kurs Ringgit Malaysia Pekan Depan
Analis pasar memperkirakan pergerakan Ringgit terhadap Rupiah masih akan berada dalam rentang yang relatif stabil selama belum muncul sentimen ekonomi besar dari kawasan maupun pasar global.
Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan inflasi, kebijakan suku bunga, harga komoditas dunia, serta data pertumbuhan ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa pekan mendatang.
Jika sentimen positif terus berlanjut, Ringgit berpeluang mempertahankan posisinya di atas level Rp4.300 per MYR.
Kesimpulan
Kurs Ringgit Malaysia terhadap Rupiah pada akhir Juni 2026 berada dalam kisaran Rp4.361,93 hingga Rp4.381,66 per MYR. Posisi tersebut menunjukkan bahwa Ringgit masih bergerak kuat dan stabil di tengah berbagai dinamika ekonomi global.
Bagi pekerja migran Indonesia, kondisi ini memberikan keuntungan dalam pengiriman uang ke tanah air. Sementara itu, investor dan pelaku bisnis perlu terus memantau pergerakan kurs untuk mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat.
Dengan prospek ekonomi kawasan yang tetap positif, nilai tukar Ringgit Malaysia diperkirakan masih menjadi salah satu indikator penting yang akan terus mendapat perhatian masyarakat Indonesia.(*)









