PPG Naik 700 Persen, Kesejahteraan Guru Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Menteri Agama Nasaruddin Umar

Foto : Menteri Agama Nasaruddin Umar

JAKARTA, JS — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kesejahteraan guru terus meningkat. Salah satunya melalui perluasan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang naik hingga 700 persen tahun ini.

“Kesejahteraan guru makin baik. Banyak kemajuan yang sebelumnya belum pernah kita capai,” ujar Menag saat kegiatan Bersepeda Onthel Bersama Guru Lintas Iman, di Jakarta, Minggu (23/11/2025).

Menag menjelaskan perbaikan kesejahteraan guru terlihat jelas dalam beberapa tahun terakhir. Tahun ini, 227.147 guru non-PNS menerima kenaikan tunjangan profesi dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

“Pengembangan PPG naik 700 persen. Sebelumnya kenaikannya hanya 20–30 persen per tahun. Tahun ini meningkat drastis,” kata Menag. Saat ini lebih dari 102 ribu guru madrasah dan guru pendidikan agama mengikuti PPG. Total peserta sepanjang 2025 mencapai 206.411 guru, naik signifikan dari 29.933 peserta pada 2024.

Baca Juga :  PSSI Larang Herdman Tambah Pemain Jelang FIFA Series 2026

Menag menambahkan pemerintah kini membuka akses PPG untuk seluruh guru lintas agama. “Sebelumnya PPG hanya diikuti guru agama Islam. Sekarang kami fasilitasi guru Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha,” ujarnya. Menag menilai kebijakan ini membantu menghapus disparitas dalam peningkatan kompetensi guru.

Pemerintah juga memperluas jalan karier bagi guru honorer. Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah mengangkat 52 ribu guru honorer menjadi PPPK. Langkah ini memberi kepastian status dan kesejahteraan lebih baik. “Tidak boleh ada diskriminasi. Inilah wajah Kementerian Agama sekarang,” tutur Menag.

Baca Juga :  DPRD Kerinci Gelar Hearing dengan PLTA, Bahas Danau Kerinci

Menag menyebut beberapa langkah perbaikan telah berjalan untuk guru madrasah yang masih menerima honor rendah. Pemerintah membangun sekolah rakyat, sekolah Garuda, dan meningkatkan kesejahteraan guru. Menag menegaskan pemerintah akan merevisi Undang-Undang Guru dan Dosen untuk menghapus kesenjangan antarlembaga pendidikan.

“Tidak boleh ada perbedaan antara dosen perguruan tinggi umum dan perguruan tinggi keagamaan, begitu juga antara guru madrasah dan guru SD. Semua adalah anak bangsa, tidak boleh ada diskriminasi,” pungkas Menag.(AN)

Berita Terkait

Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah
Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan
Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN
Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!
Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China
Tak Perlu Antri, Catat cara dan Jadwal Penukaran Uang Lebaran
DPR Sorot Kesiapan Industri Bayar THR, Usulkan Revisi Aturan
IAIN Kerinci Resmi Buka Program Doktor Studi Islam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:00 WIB

Ekonomi 6%, Lapangan Kerja Bakal Meledak! Ini Kata Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:00 WIB

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Kaltim Terapkan WFA Setiap Jumat bagi ASN

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:30 WIB

Kemenag Umumkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Simak Aturannya!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:00 WIB

Hilirisasi Kelapa & Gambir, Indonesia Target Rp5.000 T dari China

Berita Terbaru

Ilustrasi pergerakan pasar saham

Bisnis

Mau Kaya Seperti Buffett? Terapkan 6 Strategi Investasinya

Minggu, 15 Feb 2026 - 06:00 WIB

Foto ; Insanul Fahmi. (Sumber/Google)

Selebritis

Insanul Fahmi Pasrah, Mawa Makin Yakin Cerai, Ini Alasannya

Minggu, 15 Feb 2026 - 05:00 WIB

Kode redeem FC Mobile hari ini

Dunia Game

Kuota Terbatas, Segera Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini

Minggu, 15 Feb 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi ide bisnis dengan memanfaatkan teknologi AI

Bisnis

Dapat Penghasilan Tambahan dengan AI, Bisa dari Rumah!

Minggu, 15 Feb 2026 - 03:00 WIB