Sri Kartina Alfin Gerak Cepat Majukan UMKM Sungai Penuh, Targetkan Produk Lokal Masuk Pasar Ekspor

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartina Alfin, S.Kep, Ns

Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartina Alfin, S.Kep, Ns

SUNGAIPENUH,JS- Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan perlambatan ekonomi yang masih dirasakan berbagai daerah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sungai Penuh, Sri Kartina Alfin, memilih bergerak aktif mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal.

Pengembangan UMKM Sungai Penuh menjadi salah satu fokus utama karena sektor ini terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Selain memberikan peluang usaha bagi masyarakat, UMKM juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga perluasan investasi sektor riil.

Sri Kartina Alfin menegaskan bahwa Dekranasda tidak hanya berperan sebagai organisasi pembina kerajinan daerah, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Sungai Penuh Andalkan Perdagangan dan UMKM

Menurut Sri Kartina Alfin, selain sektor pariwisata yang terus berkembang, Kota Sungai Penuh memiliki kekuatan besar pada sektor perdagangan. Posisi tersebut membuka peluang luas bagi pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat maupun wisatawan.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan pasar modern di Kota Sungai Penuh harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha.

“Pasar di Kota Sungai Penuh masuk dalam kategori pasar modern yang harus dimanfaatkan pelaku usaha untuk memasarkan produk usahanya,” ujarnya.

Keberadaan pusat perdagangan yang semakin berkembang dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Dekranasda terus mengajak para pelaku UMKM agar meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

UMKM Menjadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Secara nasional, UMKM Indonesia menjadi tulang punggung perekonomian karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut juga terlihat di Kota Sungai Penuh.

Sri Kartina Alfin menilai potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembinaan yang berkelanjutan sehingga setiap pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Menurutnya, pelaku usaha yang bergerak di bidang kerajinan tangan, fashion, makanan, minuman, kuliner, hingga produk kreatif lainnya memiliki peluang berkembang sangat besar apabila mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Karena itu, Dekranasda mendorong setiap pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan penjualan secara konvensional, tetapi juga mulai memanfaatkan pemasaran digital sebagai strategi memperluas jangkauan konsumen.

Baca Juga :  Sri Kartini Alfin Hadiri Indonesia City Expo 2026 di Medan, Promosikan UMKM dan Kerajinan Unggulan Kota Sungai Penuh

Pendataan UMKM Aktif Terus Dilakukan

Sebagai langkah awal, Dekranasda Kota Sungai Penuh saat ini melakukan pendataan terhadap seluruh UMKM yang masih aktif beroperasi.

Pendataan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi riil pelaku usaha sehingga program pembinaan dapat diberikan secara tepat sasaran.

“Saat ini kita tengah melakukan pendataan terhadap UMKM di Sungai Penuh yang aktif. Secara bertahap akan kita dorong untuk meningkatkan level usahanya, baik ke tingkat provinsi, nasional hingga kualitas ekspor,” kata Sri Kartina Alfin.

Melalui data tersebut, pemerintah daerah juga dapat memetakan kebutuhan setiap pelaku usaha, mulai dari pelatihan, akses permodalan, peningkatan kualitas produksi, hingga strategi pemasaran.

Fokus Tingkatkan Kualitas Produk Lokal

Sri Kartina Alfin mengakui perkembangan UMKM di Kota Sungai Penuh sebenarnya sudah menunjukkan hasil yang cukup baik. Berbagai produk lokal mulai dikenal masyarakat, terutama pada sektor makanan olahan, kerajinan tangan, serta produk fashion.

Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, kualitas kemasan produk menjadi salah satu perhatian utama.

Kemasan yang menarik tidak hanya meningkatkan nilai jual, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek.

Selain itu, strategi branding juga harus menjadi perhatian para pelaku usaha agar produk memiliki identitas yang kuat dan mudah dikenali.

Digital Marketing Menjadi Kunci Persaingan UMKM

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Melalui media sosial, marketplace, hingga platform digital lainnya, pelaku usaha kini dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah bahkan luar negeri.

Karena itu, Dekranasda Kota Sungai Penuh juga mendorong peningkatan kemampuan digital marketing bagi para pelaku UMKM.

Kemampuan memanfaatkan internet untuk promosi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan omzet sekaligus memperluas pangsa pasar.

Dengan strategi tersebut, produk lokal Sungai Penuh memiliki peluang lebih besar untuk bersaing dengan produk dari daerah lain.

Peluang Produk Lokal Masuk Pasar Nasional

Berbagai produk unggulan Sungai Penuh memiliki karakteristik yang unik dan mampu bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan pembinaan secara konsisten.

Mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, produk fashion berbasis budaya lokal, hingga aneka makanan ringan memiliki potensi besar menjadi produk unggulan daerah.

Dekranasda berkomitmen memberikan pendampingan mulai dari peningkatan kualitas produksi, desain kemasan, legalitas usaha, hingga promosi.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sehingga produk lokal semakin diminati masyarakat Indonesia.

Target Jangka Panjang Menuju Pasar Ekspor

Selain memperluas pasar domestik, Dekranasda Kota Sungai Penuh juga menargetkan sebagian produk unggulan mampu memasuki pasar internasional.

Target tersebut bukan sekadar meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkenalkan identitas daerah melalui produk-produk berkualitas.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pelaku usaha perlu memenuhi berbagai standar mutu, menjaga kualitas produksi, serta memperkuat konsistensi dalam memenuhi permintaan pasar.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pelatihan berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai pihak, peluang ekspor produk lokal terbuka semakin luas.

Baca Juga :  Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Sri Kartina Alfin menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan UMKM tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah.

Pelaku usaha, komunitas bisnis, lembaga keuangan, akademisi, hingga masyarakat perlu membangun kolaborasi agar ekosistem UMKM semakin kuat.

Melalui sinergi tersebut, berbagai tantangan seperti permodalan, pemasaran, inovasi produk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat diatasi secara bersama-sama.

Harapan Bagi Pelaku UMKM Sungai Penuh

Sri Kartina Alfin berharap seluruh pelaku UMKM di Kota Sungai Penuh terus meningkatkan kreativitas, inovasi, dan semangat berusaha.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal karena setiap pembelian produk UMKM memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Sejauh ini UMKM di Kota Sungai Penuh sudah cukup berkembang. Langkah berikutnya adalah memperkuat pengemasan produk hingga strategi pemasarannya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tutupnya.

Dengan komitmen tersebut, Kota Sungai Penuh diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang tangguh, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan investasi daerah, serta memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional maupun internasional. Artikel ini juga menjadi gambaran bahwa pengembangan UMKM Indonesia tetap menjadi salah satu strategi paling efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(AN)

Berita Terkait

Karhutla Jambi 2026 Makin Mengkhawatirkan, Satgas Siagakan Helikopter Water Bombing dan Posko 24 Jam
IAIN Kerinci Cetak 10 Prodi Akreditasi Unggul, Langkah Besar Menuju UIN Kerinci Kian Nyata
Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi
Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!
WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia
20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026
Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026
Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Karhutla Jambi 2026 Makin Mengkhawatirkan, Satgas Siagakan Helikopter Water Bombing dan Posko 24 Jam

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Sri Kartina Alfin Gerak Cepat Majukan UMKM Sungai Penuh, Targetkan Produk Lokal Masuk Pasar Ekspor

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:31 WIB

Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01 WIB

Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:01 WIB

WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia

Berita Terbaru