Harga Sawit Jambi Turun Lagi Jadi Rp3.866 per Kg, Cek Harga TBS dan Prediksi Petani Seminggu Kedepan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,JS- Harga kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali mengalami penurunan pada periode 21–27 Agustus 2026. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit umur 10–20 tahun sebesar Rp3.866,47 per kilogram.

Angka tersebut turun Rp45,06 per kilogram dibandingkan harga periode sebelumnya yang mencapai Rp3.911,53 per kilogram. Penurunan ini membuat perkembangan harga sawit Jambi hari ini, terutama harga TBS kelapa sawit di tingkat pabrik, kembali menjadi perhatian petani.

Bagi petani sawit, perubahan harga TBS bukan sekadar angka dalam daftar harga. Setiap kenaikan atau penurunan beberapa puluh rupiah per kilogram dapat memengaruhi pendapatan ketika petani menjual hasil panen dalam jumlah besar.

Karena itu, informasi mengenai harga sawit Jambi terbaru, harga TBS berdasarkan umur tanaman, harga CPO, harga kernel, hingga perkiraan harga di tingkat petani dan toke menjadi penting untuk diperhatikan.

Harga sawit Jambi periode 21–27 Agustus 2026

Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menetapkan harga TBS berdasarkan kelompok umur tanaman. Dengan demikian, harga yang diterima tidak sama untuk seluruh kebun.

Untuk periode 21–27 Agustus 2026, berikut daftar harga TBS kelapa sawit Jambi berdasarkan umur tanaman:

Umur Tanaman- Harga TBS per Kg

  • 3 tahun- Rp3.203,12
  • 4 tahun- Rp3.385,74
  • 5 tahun- Rp3.465,78
  • 6 tahun- Rp3.560,26
  • 7 tahun- Rp3.642,78
  • 8 tahun- Rp3.698,94
  • 9 tahun- Rp3.783,39
  • 10–20 tahun- Rp3.866,47
  • 22 tahun- Rp3.715,91
  • 23 tahun- Rp3.678,97
  • 24 tahun- Rp3.641,49
  • 25 tahun- Rp3.599,13

Dari daftar tersebut terlihat bahwa harga TBS mencapai level tertinggi pada tanaman berusia 10–20 tahun, yakni Rp3.866,47 per kilogram.

Setelah melewati usia tersebut, harga kembali bergerak lebih rendah. TBS dari tanaman berusia 22 tahun berada di Rp3.715,91 per kilogram, sedangkan tanaman berusia 25 tahun berada di Rp3.599,13 per kilogram.

Harga TBS sawit umur 10–20 tahun turun Rp45,06 per kilogram

Penurunan harga sawit Jambi pada periode terbaru cukup terasa bagi petani. Harga TBS umur 10–20 tahun sebelumnya berada di level Rp3.911,53 per kilogram.

Kini, harga tersebut turun menjadi Rp3.866,47 per kilogram.

Dengan demikian, terdapat selisih:

  • Rp3.911,53 – Rp3.866,47 = Rp45,06 per kilogram.

Penurunan itu berarti petani menerima nilai penjualan yang lebih rendah untuk setiap kilogram TBS apabila seluruh faktor perdagangan mengikuti harga acuan tersebut.

Sebagai gambaran, petani yang menjual 1 ton atau 1.000 kilogram TBS akan menghadapi selisih nilai sekitar Rp45.060 dibandingkan harga periode sebelumnya.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Simpang Mendalo Dikebut, Pemkab Muaro Jambi Siap Kawal Pembebasan Lahan

Sementara itu, jika volume panen mencapai 5 ton, perbedaannya bisa mencapai sekitar Rp225.300.

Perhitungan tersebut menunjukkan mengapa perubahan harga TBS menjadi perhatian utama petani, terutama ketika volume panen sedang tinggi.

Harga sawit Jambi hari ini dipengaruhi umur tanaman

Harga TBS kelapa sawit tidak menggunakan satu angka untuk seluruh tanaman. Pemerintah daerah menetapkan harga berdasarkan kelompok umur tanaman.

Kondisi tersebut penting karena produktivitas dan karakteristik tanaman berubah seiring pertambahan usia. Oleh sebab itu, petani perlu melihat kelompok umur kebunnya sebelum membandingkan harga.

Untuk tanaman umur 3 tahun, harga TBS berada pada Rp3.203,12 per kilogram. Angka tersebut kemudian meningkat secara bertahap pada kelompok umur berikutnya.

Tanaman umur 4 tahun memiliki harga Rp3.385,74 per kilogram, sedangkan tanaman umur 5 tahun mencapai Rp3.465,78 per kilogram.

Selanjutnya, harga TBS umur 6 tahun berada di Rp3.560,26 per kilogram dan umur 7 tahun mencapai Rp3.642,78 per kilogram.

Harga terus meningkat hingga tanaman umur 10–20 tahun yang mencapai Rp3.866,47 per kilogram.

Namun, setelah kelompok umur tersebut, harga kembali menurun. Tanaman umur 22 tahun tercatat Rp3.715,91 per kilogram dan tanaman umur 25 tahun Rp3.599,13 per kilogram.

Harga CPO Jambi periode terbaru

Selain harga TBS, perkembangan harga crude palm oil (CPO) juga menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kondisi industri kelapa sawit.

Untuk periode 21–27 Agustus 2026, harga CPO tercatat sebesar:

  • Rp15.411,98 per kilogram.

CPO merupakan minyak sawit mentah yang menjadi salah satu produk utama industri kelapa sawit. Pergerakan harga komoditas tersebut dapat menjadi perhatian bagi pelaku usaha, pabrik kelapa sawit, pedagang, hingga petani.

Ketika harga produk olahan dan komoditas sawit bergerak, perubahan tersebut pada akhirnya dapat berkaitan dengan pembentukan harga TBS.

Karena itu, petani tidak hanya perlu melihat angka harga TBS, tetapi juga mengikuti perkembangan pasar sawit secara lebih luas.

Harga kernel Jambi mencapai Rp12.484,26 per kilogram

Selain CPO, harga kernel atau inti sawit juga tercantum dalam penetapan harga periode terbaru.

Harga kernel berada pada level Rp12.484,26 per kilogram dengan Indeks K sebesar 93,54 persen.

Data tersebut melengkapi informasi harga komoditas sawit Jambi periode 21–27 Agustus 2026.

Bagi petani dan pelaku usaha, indikator CPO, kernel, indeks K, serta harga TBS dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi perdagangan kelapa sawit.

Berapa harga sawit di tingkat petani dan toke?

Harga yang tercantum dalam penetapan pemerintah tidak selalu sama dengan harga yang diterima petani ketika menjual TBS kepada pengepul atau toke.

Berdasarkan perkiraan harga di lapangan, harga TBS kelapa sawit di tingkat petani atau toke Jambi berada di kisaran Rp2.500–Rp3.200 per kilogram.

Namun, angka tersebut dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.

Perbedaan harga dapat muncul karena beberapa faktor, seperti kualitas buah, umur tanaman, jarak kebun menuju pabrik, biaya transportasi, volume penjualan, serta mekanisme transaksi antara petani dan pembeli.

Karena itu, petani sebaiknya tidak langsung menyamakan harga acuan pemerintah dengan harga transaksi yang mereka terima di tingkat lapangan.

Baca Juga :  Wako Alfin dan Bupati Kerinci Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional, Jambi Targetkan 110 Hektare

Mengapa harga TBS petani lebih rendah dari harga pabrik?

Perbedaan harga antara harga acuan TBS dan harga yang diterima petani dapat terjadi karena adanya rantai perdagangan serta biaya operasional.

Petani biasanya tidak selalu mengirimkan TBS secara langsung ke pabrik. Sebagian petani menjual hasil panen melalui pengepul atau toke.

Dalam proses tersebut, terdapat biaya angkut dan berbagai biaya operasional lain yang memengaruhi harga akhir.

Selain itu, kondisi buah juga berpengaruh. TBS dengan kualitas yang lebih baik dan tingkat kematangan sesuai standar dapat memperoleh perlakuan harga berbeda dibandingkan buah yang tidak memenuhi kriteria.

Oleh karena itu, petani perlu memahami komponen pembentuk harga sebelum menilai apakah harga yang diterima sudah sesuai dengan kondisi pasar.

Harga sawit Jambi turun, apa dampaknya bagi petani?

Penurunan harga TBS dapat langsung memengaruhi pendapatan petani, terutama bagi pemilik kebun dengan produksi besar.

Misalnya, apabila seorang petani menghasilkan 2 ton TBS dalam satu kali periode penjualan, selisih Rp45,06 per kilogram dibandingkan harga sebelumnya menghasilkan perbedaan nilai sekitar Rp90.120.

Jika produksi mencapai 10 ton, selisih tersebut menjadi sekitar Rp450.600.

Karena itu, perubahan harga sawit sebesar puluhan rupiah per kilogram tetap memiliki dampak ekonomi ketika petani menjual TBS dalam jumlah besar.

Di sisi lain, petani juga menghadapi biaya pupuk, pemeliharaan tanaman, tenaga kerja, transportasi, hingga biaya panen. Ketika harga TBS turun sementara biaya produksi tetap tinggi, margin keuntungan petani dapat semakin tertekan.

Petani perlu mencermati harga sawit secara berkala

Dalam kondisi harga yang bergerak, petani sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi harga dari satu sumber.

Pemantauan secara berkala dapat membantu petani mengetahui perkembangan harga TBS sekaligus membandingkan harga yang ditawarkan pembeli.

Selain itu, petani perlu memperhatikan kualitas buah. Panen tepat waktu dapat membantu menjaga mutu TBS sehingga hasil penjualan tetap optimal.

Petani juga dapat mencatat volume panen dan harga jual setiap periode. Cara sederhana tersebut dapat membantu menghitung pendapatan bersih dan mengevaluasi biaya produksi kebun.

Daftar lengkap harga sawit Jambi 21–27 Agustus 2026

Berikut kembali daftar lengkap harga TBS kelapa sawit Jambi untuk periode 21–27 Agustus 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp3.203,12/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.385,74/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.465,78/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.560,26/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.642,78/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.698,94/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.783,39/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.866,47/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.715,91/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.678,97/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.641,49/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.599,13/kg

Sementara itu, harga CPO berada di Rp15.411,98 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp12.484,26 per kilogram dengan indeks K 93,54 persen.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan BKPSDM Bagi 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh
BUMD Muaro Jambi Teken PKS Sumur Minyak dengan Pertamina
Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Jambi Mulai Bertarif Hari Ini Pukul 15.00 WIB, Cek Kesiapan Saldo dan Layanan Sebelum Melintas
Gerakan Pangan Murah Kota Sungai Penuh 2026 Digelar 22–23 Agustus, Cek Lokasi dan Jadwalnya
CPNS Sungai Penuh Segera Terima SK, BKPSDM : Tinggal Menunggu Jadwal Penyerahan oleh Walikota
34.018 Keluarga di Sarolangun Dapat Bantuan 30 Kg Beras, Ini Pesan Bupati Hurmin
Pelebaran Jalan Simpang Mendalo Dikebut, Pemkab Muaro Jambi Siap Kawal Pembebasan Lahan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Wali Kota Jambi Siapkan Jam Malam, Patroli Geng Motor Diperketat di Titik Rawan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:31 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu? Ini Penjelasan BKPSDM Bagi 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Harga Sawit Jambi Turun Lagi Jadi Rp3.866 per Kg, Cek Harga TBS dan Prediksi Petani Seminggu Kedepan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:01 WIB

BUMD Muaro Jambi Teken PKS Sumur Minyak dengan Pertamina

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Tol Bayung Lencir–Simpang Ness Jambi Mulai Bertarif Hari Ini Pukul 15.00 WIB, Cek Kesiapan Saldo dan Layanan Sebelum Melintas

Berita Terbaru