WhatsApp Siapkan Fitur Baru: Bisa Voice Call dan Video Call dengan Orang yang Tidak Punya Akun

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- WhatsApp tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar dalam cara pengguna melakukan komunikasi. Platform pesan instan milik Meta itu dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna melakukan voice call dan video call dengan orang yang belum memiliki akun WhatsApp.

Jika fitur tersebut benar-benar meluncur secara resmi, pengguna WhatsApp nantinya tidak lagi harus memastikan lawan bicaranya memiliki akun terlebih dahulu untuk memulai komunikasi suara maupun video.

Perkembangan ini memperluas langkah WhatsApp dalam menghubungkan pengguna dengan orang di luar ekosistem platform. Sebelumnya, WhatsApp juga mulai mengembangkan kemampuan komunikasi dengan orang yang tidak mempunyai akun melalui mekanisme berbasis tautan.

Laporan mengenai pengembangan fitur panggilan tersebut muncul dari WABetaInfo, situs yang kerap memantau perubahan dan fitur baru dalam aplikasi WhatsApp.

WhatsApp Bisa Telepon Orang yang Tidak Punya Akun?

Konsep fitur baru ini sebenarnya cukup sederhana. Pengguna WhatsApp dapat membuat link panggilan dan kemudian membagikannya kepada orang yang ingin diajak berkomunikasi.

Penerima tautan tidak harus mempunyai akun WhatsApp untuk mengikuti panggilan tersebut. Mereka cukup membuka tautan yang diterima melalui browser pada perangkat yang digunakan.

Dengan mekanisme tersebut, WhatsApp berpotensi mengubah kebiasaan komunikasi yang selama ini berlaku di platform.

Selama ini, pengguna biasanya harus memiliki akun WhatsApp agar dapat berkomunikasi melalui layanan WhatsApp. Namun, sistem berbasis tautan membuka kemungkinan bagi pengguna dan non-pengguna untuk berada dalam satu sesi komunikasi.

Konsep ini memiliki kemiripan dengan layanan konferensi video lain yang menggunakan tautan sebagai pintu masuk ke ruang percakapan.

Cara Kerja Panggilan WhatsApp dengan Non-Pengguna

Secara umum, mekanisme yang sedang dikembangkan memungkinkan pengguna WhatsApp membuat tautan khusus untuk sebuah panggilan.

Setelah membuat link tersebut, pengguna dapat membagikannya melalui berbagai saluran komunikasi. Misalnya, pengguna bisa mengirim tautan melalui SMS, email, aplikasi pesan lain, media sosial, atau platform komunikasi lainnya.

Penerima kemudian membuka tautan tersebut melalui browser.

Artinya, seseorang tidak perlu lebih dulu mengunduh WhatsApp atau membuat akun hanya untuk bergabung dalam panggilan tertentu.

Fitur semacam ini berpotensi mempermudah komunikasi dalam berbagai situasi, terutama ketika seseorang ingin melakukan video call dengan kontak yang belum menggunakan WhatsApp.

Baca Juga :  WhatsApp Plus Mulai Tersedia, Apakah Worth It? Cek Harga dan Fitur Lengkapnya

Video Call WhatsApp Tanpa Akun Jadi Lebih Praktis

Salah satu potensi manfaat terbesar fitur ini terletak pada video call WhatsApp tanpa akun.

Bayangkan pengguna ingin melakukan panggilan video dengan seseorang yang menggunakan aplikasi komunikasi berbeda. Selama ini, perbedaan platform dapat membuat proses komunikasi menjadi lebih rumit.

Pengguna mungkin harus meminta lawan bicara memasang aplikasi tertentu, membuat akun, kemudian menambahkan kontak sebelum percakapan berlangsung.

WhatsApp tampaknya ingin memangkas sejumlah tahapan tersebut.

Dengan sistem tautan, pengguna cukup membuat ruang panggilan lalu mengirimkan link kepada penerima. Penerima dapat mencoba bergabung langsung melalui browser.

Bagi pengguna, mekanisme ini bisa terasa jauh lebih sederhana.

Namun, WhatsApp tetap perlu memastikan pengalaman tersebut berjalan dengan baik pada berbagai jenis perangkat dan browser sebelum merilisnya kepada publik.

Voice Call WhatsApp ke Non-Pengguna Juga Dikembangkan

Selain video call, WhatsApp juga dilaporkan menyiapkan kemampuan voice call ke orang yang tidak memiliki akun WhatsApp.

Fitur tersebut dapat memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna.

Seseorang yang sudah menggunakan WhatsApp bisa membuat tautan panggilan dan mengirimkannya kepada orang lain. Penerima kemudian membuka link tersebut untuk masuk ke sesi panggilan.

Dengan demikian, pengguna tidak harus selalu meminta orang lain membuat akun WhatsApp terlebih dahulu.

Perubahan ini cukup menarik karena memperluas fungsi WhatsApp dari sekadar aplikasi komunikasi berbasis akun menjadi platform yang juga dapat menyediakan akses komunikasi melalui tautan sementara.

Baca Juga :  Cara Menonaktifkan WhatsApp Seseorang Tanpa Blokir, Dijamin Tidak Mengganggu Lagi!

WhatsApp Tetap Memperhatikan Privasi dan Enkripsi

Kemudahan akses tentu membawa pertanyaan lain: bagaimana dengan keamanan dan privasi?

WhatsApp selama ini menempatkan enkripsi end-to-end sebagai salah satu bagian penting dalam sistem komunikasinya. Karena itu, kemampuan menghubungkan pengguna dengan orang yang tidak memiliki akun menghadirkan tantangan teknis tersendiri.

Menurut laporan WABetaInfo, WhatsApp berupaya mempertahankan standar enkripsi ketika pengguna membuat sesi komunikasi dengan non-pengguna.

Sistem tersebut disebut memanfaatkan identifikasi sesi sementara yang berasal dari browser untuk membantu membangun kunci enkripsi.

Pendekatan tersebut memungkinkan platform mempertahankan perlindungan komunikasi tanpa harus menyimpan kredensial pengguna non-WhatsApp secara permanen.

Namun, pengguna tetap perlu menunggu implementasi final untuk mengetahui secara lengkap bagaimana sistem keamanan tersebut bekerja ketika fitur resmi tersedia.

Pemilik Panggilan Tetap Memegang Kendali

WhatsApp juga tampaknya tidak memberikan akses otomatis hanya karena seseorang memiliki link panggilan.

Hal ini menjadi salah satu bagian penting dalam mekanisme keamanan dan kontrol pengguna.

Pemilik atau penyelenggara panggilan tetap dapat menentukan siapa yang boleh masuk ke dalam percakapan.

Dengan kata lain, seseorang yang mendapatkan tautan tidak serta-merta memiliki akses bebas ke sesi panggilan.

Pengguna WhatsApp juga dapat memberikan persetujuan secara manual sebelum pihak lain bergabung.

Selain itu, penyelenggara memiliki kemampuan untuk mengeluarkan peserta yang dianggap mengganggu. Pengguna juga dapat mengakhiri sesi panggilan apabila diperlukan.

Mekanisme tersebut memberikan lapisan kontrol tambahan sehingga tautan panggilan tidak berubah menjadi akses bebas bagi siapa pun yang mendapatkannya.

Link Panggilan Bisa Dibagikan Lewat Berbagai Platform

Salah satu kelebihan konsep ini terletak pada fleksibilitas distribusi tautannya.

Pengguna tidak harus mengirim link melalui WhatsApp.

Tautan dapat dibagikan melalui berbagai saluran komunikasi yang tersedia. Penerima kemudian membuka link tersebut menggunakan browser yang kompatibel.

Konsep seperti ini juga dapat membantu WhatsApp menjangkau calon pengguna yang belum menggunakan aplikasinya.

Misalnya, seseorang menerima undangan video call dari teman melalui email. Jika mekanisme final mendukung skenario tersebut, penerima dapat membuka tautan tanpa harus terlebih dahulu membuat akun WhatsApp.

Bagi WhatsApp, pendekatan ini berpotensi menurunkan hambatan bagi orang yang ingin berkomunikasi dengan pengguna platform.

Baca Juga :  Berapa Followers untuk Menghasilkan Uang dari TikTok September 2026? Ini Syarat Monetisasi dan Cara Mendapatkan Penghasilan

Apakah Fitur WhatsApp Ini Sudah Bisa Digunakan?

Untuk saat ini, pengguna sebaiknya tidak menganggap fitur tersebut sudah tersedia secara umum.

Laporan yang beredar menyebutkan WhatsApp masih mengembangkan kemampuan panggilan dengan non-pengguna.

Fitur tersebut bahkan belum tersedia dalam versi beta publik berdasarkan informasi yang dilaporkan.

Artinya, WhatsApp masih dapat mengubah mekanisme, tampilan, persyaratan akses, hingga sistem keamanan sebelum fitur tersebut dirilis secara resmi.

WhatsApp juga belum memberikan kepastian bahwa fitur tersebut pasti tersedia untuk seluruh pengguna di masa mendatang.

Karena itu, pengguna perlu berhati-hati terhadap informasi atau tautan yang mengklaim fitur tersebut sudah aktif dan meminta pengguna memasang aplikasi tertentu.

Kapan WhatsApp Bisa Telepon Non-Pengguna?

Pertanyaan mengenai kapan WhatsApp bisa video call tanpa akun saat ini belum memiliki jawaban pasti.

WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk fitur tersebut.

Dalam pengembangan aplikasi, perusahaan sering menguji fitur secara internal sebelum memberikan akses kepada kelompok pengguna beta. Setelah itu, pengembang masih dapat mengevaluasi performa dan keamanan sebelum meluncurkan fitur secara luas.

Karena itu, kemunculan sebuah fitur dalam laporan pengembangan tidak otomatis berarti fitur tersebut akan segera tersedia.

WhatsApp juga dapat menghentikan atau mengubah sebuah fitur selama proses pengujian.

Perubahan Besar dalam Ekosistem WhatsApp

Jika WhatsApp benar-benar meluncurkan fitur ini, langkah tersebut dapat menjadi perubahan penting dalam ekosistem platform.

WhatsApp selama bertahun-tahun mengandalkan sistem akun sebagai salah satu dasar interaksi antarpengguna. Kini, perusahaan mulai mengeksplorasi cara agar pengguna dapat berkomunikasi dengan pihak yang belum memiliki akun.

Sebelumnya, kemampuan berbasis tautan untuk berkomunikasi dengan non-pengguna sudah menunjukkan arah tersebut.

Kini, konsep yang sama berpotensi berkembang dari chat ke voice call dan video call.

Perubahan tersebut dapat membuat WhatsApp semakin mirip dengan platform komunikasi lintas pengguna yang tidak selalu membutuhkan proses registrasi di sisi penerima.

Dampaknya bagi Pengguna WhatsApp

Bagi pengguna biasa, fitur ini dapat memberikan beberapa manfaat.

Pertama, pengguna tidak perlu selalu meminta kontak lain membuat akun WhatsApp hanya untuk melakukan panggilan.

Kedua, proses komunikasi bisa menjadi lebih cepat karena penerima cukup membuka tautan.

Ketiga, pengguna memiliki alternatif ketika lawan bicara belum menggunakan WhatsApp.

Keempat, kontrol penyelenggara tetap menjadi bagian penting sehingga pengguna dapat mengelola siapa yang masuk ke sesi komunikasi.

Namun, manfaat tersebut tetap bergantung pada versi final fitur dan dukungan perangkat.

WhatsApp juga perlu memastikan kualitas audio, video, koneksi, keamanan, serta kompatibilitas browser agar pengalaman pengguna tetap konsisten.

Apakah Non-Pengguna Harus Download WhatsApp?

Berdasarkan konsep yang sedang dikembangkan, penerima panggilan tidak perlu memiliki akun WhatsApp untuk mengikuti sesi melalui tautan.

Mekanisme tersebut memanfaatkan browser sebagai akses bagi pengguna yang belum mempunyai akun.

Meski begitu, detail teknis dan persyaratan akhirnya masih dapat berubah sebelum WhatsApp merilis fitur secara resmi.

Karena fitur masih berada dalam tahap pengembangan, pengguna sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari WhatsApp untuk mendapatkan informasi final.

WhatsApp Makin Terbuka untuk Pengguna di Luar Platform

Perkembangan fitur ini menunjukkan bagaimana platform komunikasi besar mulai mengurangi batas antara pengguna dan non-pengguna.

WhatsApp tampaknya tidak hanya ingin mempertahankan pengguna yang sudah berada di dalam ekosistemnya, tetapi juga ingin membuat komunikasi dengan orang di luar platform terasa lebih mudah.

Jika strategi tersebut berjalan sesuai rencana, pengguna WhatsApp nantinya dapat mengirim pesan, membuat panggilan suara, atau melakukan video call melalui sistem tautan kepada orang yang belum mempunyai akun.

Pendekatan ini juga dapat membantu WhatsApp menghadapi persaingan dengan berbagai platform komunikasi dan konferensi video yang sejak awal menawarkan sistem berbasis link.(*)

Berita Terkait

Sinyal HP Tiba-Tiba Turun ke 2G? Waspada Modus Fake BTS yang Bisa Mengincar M-Banking dan Saldo Rekening
Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3
Biaya Admin Livin’ by Mandiri September 2026 Terbaru: Transfer, Top Up DANA, ShopeePay hingga Tarik Tunai
Biaya Admin BRImo September 2026 Terbaru: Cek Tarif Transfer, Top Up, BPJS dan Token Listrik
2.000 Barcode BBM Subsidi Diblokir Pertamina, Diduga Pakai Pelat Nomor Palsu hingga AI
Biaya Admin DANA Terbaru September 2026: Transfer, Top Up hingga Tarik Tunai, Cek Tarifnya Sebelum Saldo Terpotong
Xiaomi 18 Fold Meluncur September, Spesifikasi Flagship Ini Bikin Samsung Wajib Waspada
5 Cara Top Up E-Wallet Murah dan Cepat, Bisa Hemat Biaya Admin hingga Ribuan Rupiah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:01 WIB

Sinyal HP Tiba-Tiba Turun ke 2G? Waspada Modus Fake BTS yang Bisa Mengincar M-Banking dan Saldo Rekening

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3

Selasa, 8 September 2026 - 09:01 WIB

Biaya Admin Livin’ by Mandiri September 2026 Terbaru: Transfer, Top Up DANA, ShopeePay hingga Tarik Tunai

Senin, 7 September 2026 - 09:01 WIB

Biaya Admin BRImo September 2026 Terbaru: Cek Tarif Transfer, Top Up, BPJS dan Token Listrik

Minggu, 6 September 2026 - 18:01 WIB

2.000 Barcode BBM Subsidi Diblokir Pertamina, Diduga Pakai Pelat Nomor Palsu hingga AI

Berita Terbaru