Xiaomi 18 Fold Meluncur September, Spesifikasi Flagship Ini Bikin Samsung Wajib Waspada

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan Xiaomi 18 Fold

Tampilan Xiaomi 18 Fold

SMARTPHONE,JS- Xiaomi 18 Fold siap menjadi salah satu foldable smartphone yang paling menarik perhatian pada September 2026. Xiaomi menyiapkan ponsel lipat terbaru ini dengan sejumlah teknologi kelas flagship, mulai dari baterai berkapasitas besar, pengisian daya cepat, hingga prosesor Xring O3 dengan fabrikasi 3nm.

Kehadiran Xiaomi 18 Fold juga membawa perubahan besar pada strategi Xiaomi di segmen ponsel lipat. Perusahaan tidak lagi menggunakan nama Mix Fold seperti generasi sebelumnya.

Sebagai gantinya, Xiaomi memasukkan perangkat baru tersebut ke dalam keluarga Xiaomi 18. Strategi itu membuat Xiaomi 18 Fold terlihat lebih dekat dengan lini smartphone flagship utama perusahaan.

Selain nama baru, Xiaomi juga menyiapkan perubahan pada desain. Xiaomi 18 Fold kabarnya mengusung bodi yang lebih lebar dan lebih tipis dibandingkan Mix Fold 4.

Dengan kombinasi desain baru, performa tinggi, baterai jumbo, dan teknologi pengisian daya cepat, Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi pesaing serius bagi Samsung Galaxy Z Fold 8 dan sejumlah ponsel lipat premium lainnya.

Xiaomi 18 Fold Siap Meluncur September 2026

Xiaomi menempatkan September sebagai bulan penting untuk peluncuran Xiaomi 18 Fold. Perusahaan akan memperkenalkan perangkat tersebut sebagai bagian dari strategi baru di pasar premium foldable smartphone.

Kehadiran Xiaomi 18 Fold pada September juga menarik karena periode tersebut berdekatan dengan peluncuran sejumlah smartphone flagship dari produsen besar lainnya.

Persaingan di kelas premium pun semakin ketat. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan kamera dan desain, tetapi juga performa chipset, kapasitas baterai, kecepatan charging, kualitas layar, serta kemampuan perangkat menjalankan aplikasi berat.

Xiaomi mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui Xiaomi 18 Fold.

Baterai 6.000mAh Jadi Salah Satu Keunggulan Utama

Salah satu spesifikasi yang paling mencolok datang dari sektor baterai.

Xiaomi 18 Fold membawa baterai berkapasitas 6.000mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk sebuah smartphone lipat yang harus mempertahankan desain relatif tipis.

Baterai besar memberikan keuntungan penting bagi pengguna yang sering membuka layar utama dalam waktu lama. Aktivitas seperti bermain game, menonton video, bekerja dengan dokumen, menjalankan aplikasi produktivitas, dan multitasking membutuhkan konsumsi daya yang tinggi.

Karena itu, kapasitas 6.000mAh dapat menjadi nilai jual utama Xiaomi 18 Fold.

Sebagai pembanding, Samsung Galaxy Z Fold 8 membawa baterai 4.880mAh. Sementara itu, Huawei Pura X View menawarkan baterai 5.300mAh.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi ingin memberikan kapasitas baterai yang lebih besar pada perangkat lipat terbarunya.

Baca Juga :  Xiaomi Smart Band 10 Pro Resmi Hadir! Smartband Murah dengan Fitur Kesehatan Canggih

Charging 67W dan Wireless 50W

Kapasitas baterai besar akan terasa semakin menarik karena Xiaomi juga menghadirkan teknologi pengisian daya cepat.

Xiaomi 18 Fold mendukung wired charging 67W. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna mengisi baterai dalam waktu lebih singkat dibandingkan perangkat yang menggunakan sistem pengisian daya lebih lambat.

Tidak hanya melalui kabel, Xiaomi juga menghadirkan wireless charging 50W.

Kombinasi tersebut menjadi salah satu daya tarik Xiaomi 18 Fold karena pengguna mendapatkan dua pilihan pengisian daya dengan kecepatan tinggi.

Teknologi fast charging juga menjadi salah satu faktor penting dalam pasar smartphone flagship. Konsumen premium biasanya menginginkan perangkat yang mampu kembali digunakan dalam waktu singkat setelah baterai menurun.

Xiaomi 18 Fold Hadir dengan Desain Lebih Lebar

Xiaomi juga melakukan perubahan besar pada sektor desain.

Mix Fold 4 memiliki bentuk yang relatif tinggi dan sempit. Xiaomi 18 Fold justru mengarah pada desain yang lebih lebar dan lebih pipih.

Perubahan tersebut dapat memberikan pengalaman berbeda ketika pengguna membuka layar utama.

Desain yang lebih lebar juga membuat Xiaomi 18 Fold memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan konsep perangkat seperti Samsung Galaxy Z Fold 8.

Pada bagian belakang, Xiaomi 18 Fold kabarnya membawa modul kamera berbentuk pil horizontal. Modul tersebut menampung tiga kamera serta lampu LED.

Desain tersebut berbeda dari Mix Fold 4 yang menggunakan modul kamera besar berbentuk persegi panjang.

Perubahan visual itu memperlihatkan bahwa Xiaomi tidak sekadar melakukan peningkatan spesifikasi. Perusahaan juga ingin memberikan identitas baru pada lini smartphone lipatnya.

Warna Merah Tua Jadi Perhatian

Selain bentuk bodi, pilihan warna Xiaomi 18 Fold juga menarik perhatian.

Perangkat tersebut kabarnya hadir dengan pilihan warna merah tua atau merah anggur. Warna itu memberikan kesan premium sekaligus berbeda dari pilihan warna smartphone lipat yang biasanya mengandalkan hitam, putih, abu-abu, atau warna metalik.

Warna merah tua tersebut juga memunculkan perbandingan dengan tren warna pada sejumlah smartphone flagship lain.

Namun, Xiaomi belum menyatakan bahwa pilihan warna tersebut mengambil inspirasi langsung dari produk kompetitor.

Bagi Xiaomi, pilihan warna dapat menjadi bagian penting dari strategi pemasaran. Smartphone lipat premium tidak hanya berfungsi sebagai perangkat komunikasi, tetapi juga membawa unsur gaya hidup dan identitas pengguna.

Xring O3 3nm Jadi Jantung Xiaomi 18 Fold

Performa menjadi bagian paling menarik dari Xiaomi 18 Fold.

Perangkat ini menjadi smartphone pertama yang menggunakan Xring O3, chipset flagship terbaru yang Xiaomi kembangkan sendiri.

Xiaomi menggunakan proses fabrikasi 3nm pada chipset tersebut. Teknologi fabrikasi yang lebih kecil memungkinkan produsen merancang chip dengan efisiensi dan performa yang lebih tinggi.

Xiaomi juga mengarahkan Xring O3 untuk bersaing di kelas chipset flagship.

Langkah ini sekaligus menunjukkan ambisi Xiaomi untuk mengurangi ketergantungan pada chipset dari perusahaan lain, khususnya Qualcomm.

Skor AnTuTu Capai 5,22 Juta Poin

Xiaomi mengklaim Xring O3 mampu menghasilkan performa yang sangat tinggi.

Dalam pengujian AnTuTu V11, Xiaomi 18 Fold mencatat skor sekitar 5,22 juta poin.

Angka tersebut menunjukkan fokus Xiaomi pada performa mentah. Jika performa tersebut mampu bertahan dalam penggunaan sehari-hari, Xiaomi 18 Fold dapat menawarkan pengalaman yang kuat untuk gaming, multitasking, editing, hingga aplikasi berbasis kecerdasan buatan.

Namun, skor benchmark tetap tidak menggambarkan seluruh pengalaman penggunaan.

Performa nyata juga bergantung pada optimasi sistem operasi, manajemen suhu, konsumsi daya, serta kemampuan perangkat mempertahankan performa ketika pengguna menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.

Geekbench 6.5 Tembus 3.945 Poin Single-Core

Xring O3 juga mencatat hasil tinggi dalam pengujian Geekbench 6.5.

Xiaomi 18 Fold memperoleh sekitar 3.945 poin untuk single-core dan 15.221 poin untuk multi-core.

Chipset tersebut menggunakan konfigurasi 10 core.

Dua core memiliki kecepatan hingga 4,35GHz. Kemudian, empat core mencapai 3,68GHz. Empat core lainnya berjalan hingga 3,15GHz.

Konfigurasi tersebut memperlihatkan pendekatan Xiaomi dalam membagi beban kerja berdasarkan kebutuhan performa dan efisiensi.

Dengan konfigurasi tersebut, Xiaomi 18 Fold berpotensi memberikan respons cepat ketika pengguna membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Performa Grafis Naik 85 Persen

Xiaomi juga mengklaim peningkatan performa grafis hingga 85 persen dibandingkan Xring O1.

Peningkatan tersebut dapat memberikan dampak besar pada aktivitas yang membutuhkan kemampuan GPU tinggi.

Gaming menjadi salah satu penggunaan yang paling mudah merasakan peningkatan tersebut. Selain itu, editing video, pemrosesan gambar, aplikasi 3D, dan fitur AI juga membutuhkan kemampuan grafis yang kuat.

Dengan layar berukuran besar ketika pengguna membuka perangkat, kemampuan grafis menjadi semakin penting.

Xiaomi perlu memastikan perangkat mampu mempertahankan performa tersebut tanpa menghasilkan panas berlebihan.

Dukungan RAM LPDDR6 Generasi Berikutnya

Selain chipset, Xiaomi 18 Fold juga membawa dukungan terhadap RAM LPDDR6.

Xiaomi menyebut teknologi memori tersebut memiliki bandwidth mencapai 113,8GB/s.

Bandwidth tinggi memungkinkan prosesor mengakses data dengan lebih cepat. Kondisi tersebut dapat membantu aktivitas multitasking dan pemrosesan aplikasi berat.

Bagi pengguna smartphone flagship, kombinasi chipset terbaru dan memori berkecepatan tinggi dapat memberikan pengalaman yang lebih responsif.

Xiaomi tampaknya ingin menjadikan Xiaomi 18 Fold bukan hanya sebagai ponsel lipat dengan desain unik, tetapi juga sebagai perangkat produktivitas dan hiburan kelas atas.

Baca Juga :  Samsung Rilis One UI 8.5 Berbasis Android 16 untuk Perangkat Galaxy

Xiaomi 18 Fold vs Pesaing HP Lipat Premium

Persaingan Xiaomi 18 Fold dengan perangkat lain di segmen foldable smartphone akan menarik untuk diperhatikan.

Vivo X Fold 5 dan OPPO Find N6 juga membawa baterai di kelas 6.000mAh. Sementara itu, Honor Magic V6 menawarkan baterai silikon-karbon dengan kapasitas mencapai 6.660mAh.

Artinya, Xiaomi tidak sendirian dalam menghadirkan baterai besar pada ponsel lipat.

Namun, Xiaomi mencoba membangun keunggulan melalui kombinasi beberapa aspek.

Perusahaan memadukan baterai 6.000mAh dengan charging kabel 67W, wireless charging 50W, chipset Xring O3 3nm, RAM LPDDR6, serta desain yang lebih lebar.

Kombinasi tersebut dapat menjadi salah satu strategi Xiaomi untuk menarik konsumen yang menginginkan performa tinggi tanpa meninggalkan fleksibilitas perangkat lipat.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Jadi Rival Utama

Samsung masih menjadi salah satu pemain terbesar dalam pasar smartphone lipat.

Galaxy Z Fold 8 menjadi salah satu pesaing utama Xiaomi 18 Fold. Namun, Xiaomi membawa pendekatan yang berbeda pada kapasitas baterai dan kecepatan pengisian daya.

Xiaomi 18 Fold menawarkan baterai 6.000mAh dan charging 67W. Spesifikasi tersebut memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menjadikan ketahanan baterai sebagai prioritas.

Di sisi lain, konsumen biasanya mempertimbangkan lebih banyak aspek ketika membeli smartphone premium.

Ekosistem perangkat, kualitas kamera, ketahanan engsel, software, layanan purnajual, harga, dan ketersediaan produk juga dapat memengaruhi keputusan pembelian.

Karena itu, Xiaomi perlu menawarkan pengalaman menyeluruh agar mampu merebut perhatian pengguna flagship.

Mengapa Xiaomi Mengubah Nama Mix Fold?

Penggunaan nama Xiaomi 18 Fold menjadi salah satu keputusan paling menarik.

Sebelumnya, Xiaomi menggunakan nama Mix Fold untuk perangkat lipatnya. Mix Fold 4 menjadi salah satu generasi terakhir yang mengikuti pola tersebut.

Kini Xiaomi memilih nama Xiaomi 18 Fold.

Perubahan tersebut dapat memperkuat posisi smartphone lipat sebagai bagian dari lini flagship utama.

Dengan strategi tersebut, Xiaomi dapat membangun persepsi bahwa perangkat lipat bukan lagi produk eksperimental atau lini terpisah. Xiaomi ingin menempatkannya sebagai salah satu produk utama dalam keluarga flagship.

Strategi penamaan juga dapat membantu konsumen mengenali posisi perangkat dengan lebih mudah.

Apakah Xiaomi 18 Fold Akan Jadi HP Lipat Terbaik?

Xiaomi 18 Fold memiliki sejumlah spesifikasi yang sangat menjanjikan.

Baterai 6.000mAh, charging 67W, wireless charging 50W, chipset Xring O3 3nm, RAM LPDDR6, serta desain lebih lebar membuat perangkat ini terlihat kompetitif.

Meski demikian, predikat best foldable phone tidak hanya bergantung pada angka benchmark.

Xiaomi harus membuktikan kualitas engsel, ketahanan layar lipat, kamera, sistem operasi, efisiensi baterai, serta stabilitas performa.

Harga juga akan menjadi faktor penentu.

Jika Xiaomi mampu menawarkan harga kompetitif dengan spesifikasi tersebut, Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi salah satu perangkat paling menarik di pasar smartphone lipat premium.

Xiaomi 18 Fold Menjadi Bukti Ambisi Xiaomi di Pasar Flagship

Xiaomi 18 Fold memperlihatkan perubahan besar dalam strategi Xiaomi.

Perusahaan tidak hanya mengejar desain tipis dan layar lipat. Xiaomi juga mengembangkan chipset sendiri melalui Xring O3, menggunakan teknologi fabrikasi 3nm, menghadirkan memori generasi baru, serta meningkatkan kapasitas baterai.

Kombinasi tersebut memperlihatkan ambisi Xiaomi untuk bersaing lebih serius di pasar flagship global.

Jika seluruh teknologi tersebut mampu bekerja secara optimal, Xiaomi 18 Fold dapat menjadi salah satu premium foldable smartphone yang patut diperhitungkan pada 2026.

Peluncuran pada September 2026 pun menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana Xiaomi mampu membawa teknologi Xring O3 ke perangkat komersial.

Pada akhirnya, konsumen akan menunggu tiga informasi penting lainnya, yakni harga Xiaomi 18 Fold, ketersediaan global, dan tanggal penjualan resmi.

Ketiga faktor tersebut akan menentukan seberapa besar peluang Xiaomi 18 Fold untuk menantang Samsung, Huawei, Honor, Vivo, dan OPPO di pasar ponsel lipat premium.

Spesifikasi Utama Xiaomi 18 Fold

Fitur Xiaomi 18 Fold
Kategori Foldable smartphone
Peluncuran September 2026
Baterai 6.000mAh
Wired charging 67W
Wireless charging 50W
Chipset Xring O3
Fabrikasi chipset 3nm
Jumlah core 10 core
Kecepatan maksimal Hingga 4,35GHz
RAM LPDDR6
Bandwidth RAM 113,8GB/s
AnTuTu V11 5,22 juta poin
Geekbench single-core 3.945 poin
Geekbench multi-core 15.221 poin
Kamera belakang Tiga kamera
Desain Lebih lebar dan lebih pipih

Kesimpulan

Xiaomi 18 Fold membawa kombinasi spesifikasi yang membuat persaingan smartphone lipat premium semakin menarik. Baterai 6.000mAh, fast charging 67W, wireless charging 50W, serta chipset Xring O3 3nm menjadi sejumlah keunggulan utama perangkat ini.

Xiaomi juga memberikan perubahan besar pada desain dan strategi penamaan. Dengan meninggalkan nama Mix Fold dan menggunakan nama Xiaomi 18 Fold, perusahaan tampaknya ingin menempatkan ponsel lipat tersebut sejajar dengan jajaran flagship utamanya.

Jika Xiaomi mampu menjaga harga tetap kompetitif sekaligus memberikan kualitas layar, kamera, engsel, software, dan daya tahan yang baik, Xiaomi 18 Fold berpeluang menjadi salah satu HP lipat terbaik 2026.(*)

Berita Terkait

5 Cara Top Up E-Wallet Murah dan Cepat, Bisa Hemat Biaya Admin hingga Ribuan Rupiah
POCO X8 Jadi HP Baterai Jumbo Terbaru, Bawa AMOLED 1,5K dan Fast Charging 67W
Sisa Kuota Telkomsel Tak Lagi Bisa Sembarangan Hilang? Ini Aturan Baru 2026
Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling
Transaksi Rp28 di Livin’ by Mandiri Bisa Dapat Paket Makanan, Ini Cara dan Jadwal Program Berbagi Jelang HUT ke-28
Daftar HP Terbaru: Pixel 11, OPPO A7 Pro Max hingga POCO M8 Power 5G, Cek Harga dan Spesifikasinya
SR025 BNI 2026: Investasi Mulai Rp1 Juta, Kupon 6,9%, Ada Cashback Rp15 Juta
Berapa Followers untuk Menghasilkan Uang dari TikTok September 2026? Ini Syarat Monetisasi dan Cara Mendapatkan Penghasilan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:01 WIB

Xiaomi 18 Fold Meluncur September, Spesifikasi Flagship Ini Bikin Samsung Wajib Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 09:01 WIB

5 Cara Top Up E-Wallet Murah dan Cepat, Bisa Hemat Biaya Admin hingga Ribuan Rupiah

Sabtu, 5 September 2026 - 21:01 WIB

POCO X8 Jadi HP Baterai Jumbo Terbaru, Bawa AMOLED 1,5K dan Fast Charging 67W

Sabtu, 5 September 2026 - 18:28 WIB

Sisa Kuota Telkomsel Tak Lagi Bisa Sembarangan Hilang? Ini Aturan Baru 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Cek Daftar Promo BRI untuk Kuliner hingga Traveling

Berita Terbaru