‘Berebut Tuah’, 7 Nama Lolos Administrasi, Siapa Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci Selanjutnya

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seleksi Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci 2026

Seleksi Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci 2026

KERINCI,JS- Perebutan kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci periode 2026–2031 mulai memasuki fase penting.

Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Direksi Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci telah menyelesaikan tahapan seleksi administrasi. Sebanyak tujuh peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak melanjutkan proses seleksi berikutnya.

Keputusan tersebut tercantum dalam Pengumuman Nomor 08/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026. Pansel mengacu pada Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Nomor 07/BA/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026 tertanggal 24 September 2026.

Dengan demikian, seluruh peserta yang sebelumnya mendaftarkan diri untuk mengisi posisi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti berhasil melewati tahap administrasi.

Namun, proses tersebut belum menentukan siapa yang akan menduduki jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Ketujuh peserta masih harus mengikuti tahapan seleksi lanjutan, termasuk Uji Kelayakan dan Kepatutan atau UKK.

Tujuh Nama Masuk Bursa Dirut Tirta Sakti

Pansel mencantumkan tujuh nama sebagai bakal calon yang lulus seleksi administrasi.

Mereka terdiri dari:

  1. Andi Yalmi
  2. Kasmanto
  3. Mario Dirgantara
  4. Mensediar
  5. Sasrir
  6. Zairusman
  7. Zurial

Pansel menyusun nama tersebut berdasarkan urutan abjad. Karena itu, urutan nama sama sekali tidak menunjukkan peringkat atau posisi unggulan dalam seleksi.

Komposisi peserta juga cukup beragam.

Dari tujuh kandidat tersebut, tiga orang berasal dari lingkungan internal Perumda Air Minum Tirta Sakti. Mereka yakni Zairusman, Zurial, dan Sasrir.

Sementara itu, empat kandidat lainnya berasal dari luar lingkungan perusahaan, yakni Mensediar, Kasmanto, Andi Yalmi, dan Mario Dirgantara. Informasi mengenai komposisi internal dan eksternal tersebut juga muncul dalam pemberitaan mengenai proses pendaftaran calon direktur.

Komposisi ini membuat tahapan berikutnya menarik untuk diperhatikan. Sebab, pansel tidak hanya perlu melihat kelengkapan dokumen, tetapi juga harus menilai kapasitas masing-masing kandidat dalam memimpin perusahaan daerah yang bergerak pada sektor pelayanan publik.

Seleksi Administrasi Sudah Menghasilkan Tujuh Kandidat

Sebelumnya, proses seleksi calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti berlangsung melalui pendaftaran terbuka.

Pemkab Kerinci membuka pendaftaran pada 15–22 September 2026. Pemerintah daerah menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta yang ingin mengikuti proses tersebut.

Salah satu persyaratan penting menyangkut latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja.

Calon peserta harus memiliki pendidikan paling rendah S-1. Selain itu, peserta harus memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun pada bidang manajerial di perusahaan berbadan hukum serta pengalaman memimpin tim.

Pansel juga meminta peserta memenuhi sejumlah persyaratan lain, seperti kemampuan, integritas, kepemimpinan, pengalaman, kejujuran, perilaku baik, dan dedikasi untuk mengembangkan perusahaan.

Peserta juga harus memahami penyelenggaraan pemerintahan daerah, manajemen perusahaan, serta bidang usaha yang dijalankan Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Karena itu, kelulusan administrasi menjadi pintu awal sebelum para kandidat menghadapi penilaian yang lebih substansial.

Baca Juga :  APBD Kerinci Seret Pemkab Usulkan Tambah OPD, Masyarakat : Terserah Pemerintah Ajalah

Persyaratan Pengalaman Jadi Perhatian

Salah satu aspek yang sebelumnya menjadi perhatian dalam proses seleksi berkaitan dengan pengalaman manajerial.

Persyaratan tersebut tidak sekadar meminta kandidat memiliki pengalaman kerja. Peserta juga harus menunjukkan pengalaman dalam bidang manajerial serta pengalaman memimpin tim.

Dokumen pendukung dari pejabat yang berwenang menjadi bagian penting dalam pembuktian persyaratan tersebut.

Tahapan ini menjadi penting karena Direktur Perumda tidak hanya menjalankan fungsi administratif. Direktur juga memimpin organisasi, mengelola sumber daya manusia, mengambil keputusan bisnis, menjaga operasional perusahaan, dan memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan.

Dalam konteks water utility management, kemampuan mengelola perusahaan menjadi salah satu aspek yang berkaitan langsung dengan kualitas layanan air bersih.

Karena itu, masyarakat kini dapat mengikuti bagaimana pansel menguji kapasitas tujuh kandidat tersebut pada tahapan berikutnya.

Isu Kedekatan dengan Bupati Monadi Muncul

Di tengah proses seleksi, muncul pula sorotan dari masyarakat mengenai latar belakang sejumlah kandidat.

Salah seorang warga Kerinci yang dikutip dalam pemberitaan menyebut terdapat kandidat yang dinilai memiliki kedekatan dengan Bupati Kerinci Monadi.

Warga tersebut mengkhawatirkan kondisi itu dapat memunculkan persepsi nepotisme dalam proses penentuan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Namun, tudingan tersebut merupakan pandangan atau kekhawatiran warga, bukan kesimpulan bahwa telah terjadi nepotisme.

Tidak ada dasar yang cukup dalam informasi yang tersedia untuk menyatakan bahwa kedekatan personal telah memengaruhi hasil seleksi.

Karena itu, proses seleksi tetap perlu dilihat berdasarkan dokumen resmi, mekanisme yang digunakan pansel, hasil UKK, serta keputusan akhir sesuai ketentuan yang berlaku.

Transparansi pada setiap tahapan juga penting agar masyarakat dapat melihat proses tersebut secara objektif.

Pansel Kini Memasuki Tahapan Berikutnya

Setelah tujuh peserta dinyatakan lulus administrasi, proses seleksi bergerak ke tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Tahap ini akan menjadi ruang bagi pansel untuk menggali lebih jauh kemampuan para kandidat.

Penilaian tidak lagi hanya berfokus pada kelengkapan dokumen. Pansel dapat melihat kemampuan kepemimpinan, pemahaman terhadap manajemen perusahaan, visi pengembangan Perumda, serta kapasitas kandidat dalam menghadapi persoalan pelayanan air bersih.

Pada tahap tersebut, masing-masing kandidat tentu menghadapi tantangan yang berbeda.

Kandidat internal memiliki pengalaman langsung dengan lingkungan Perumda. Mereka memahami kondisi operasional perusahaan, karakter pelanggan, serta berbagai persoalan yang muncul dalam pelayanan sehari-hari.

Sementara itu, kandidat eksternal membawa pengalaman dari luar perusahaan. Pengalaman tersebut dapat memberikan perspektif berbeda dalam pengelolaan perusahaan daerah.

Perbedaan latar belakang tersebut membuat tahapan UKK menjadi bagian penting dalam proses seleksi.

Kursi Direktur Periode 2026–2031 Jadi Perhatian

Jabatan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti memiliki posisi strategis karena perusahaan tersebut menjalankan layanan publik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Perumda Tirta Sakti sendiri memiliki sejarah panjang dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Kerinci. Perusahaan tersebut bermula dari proyek penyediaan air bersih pada 1976/1977, kemudian berkembang menjadi BPAM, PDAM pada 1990, dan selanjutnya bertransformasi menjadi Perumda pada 2020.

Data yang tercantum pada laman resmi Perumda Tirta Sakti menyebut perusahaan kini memiliki lebih dari 33.000 sambungan rumah. Perusahaan juga mengoperasikan sejumlah instalasi pengolahan air dan cabang pelayanan di berbagai wilayah Kabupaten Kerinci.

Angka tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab yang akan berada di tangan direktur definitif.

Direktur nantinya tidak hanya bertanggung jawab terhadap aspek internal perusahaan. Kinerja manajemen juga berkaitan dengan kontinuitas distribusi air, pelayanan pelanggan, pengelolaan keuangan, pengembangan jaringan, hingga keberlanjutan perusahaan.

Perusahaan Butuh Penguatan Tata Kelola

Pemilihan direktur juga menjadi momentum untuk memperkuat good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik.

Transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, dan kemampuan manajerial menjadi aspek penting dalam mengelola perusahaan daerah.

Terlebih, Perumda Air Minum memiliki karakter berbeda dengan perusahaan swasta biasa. Perusahaan harus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan kepentingan pelayanan publik.

Karena itu, direktur terpilih nantinya menghadapi sejumlah pekerjaan besar.

Mulai dari menjaga kualitas air, meningkatkan kontinuitas pelayanan, menangani gangguan jaringan, memperkuat pengelolaan pelanggan, sampai meningkatkan efisiensi perusahaan.

Pada saat yang sama, masyarakat tentu berharap proses seleksi menghasilkan pimpinan berdasarkan kompetensi dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Semua Kandidat Masih Memiliki Peluang

Lulus administrasi belum berarti seorang kandidat otomatis menjadi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Ketujuh nama tersebut masih harus mengikuti rangkaian seleksi lanjutan.

Pansel juga telah menegaskan bahwa urutan nama dalam pengumuman administrasi tidak menunjukkan ranking. Dengan demikian, masyarakat tidak dapat menggunakan urutan tersebut untuk menyimpulkan siapa kandidat yang memiliki posisi lebih tinggi.

Tahapan berikutnya akan menjadi penentu penting sebelum pemerintah daerah menetapkan direktur definitif untuk periode 2026–2031.

Publik pun kini menunggu hasil UKK dan proses selanjutnya.

Apalagi, jabatan tersebut berkaitan langsung dengan keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Bupati Monadi Pastikan RSUD Bukit Kerman Siap Layani Pasien BPJS

Transparansi Jadi Kunci

Sorotan masyarakat terhadap proses seleksi merupakan hal yang perlu dijawab melalui keterbukaan informasi.

Pansel dapat memberikan informasi mengenai tahapan, jadwal, mekanisme penilaian, serta hasil setiap proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan cara tersebut, masyarakat dapat mengikuti proses seleksi berdasarkan informasi resmi, bukan sekadar rumor atau klaim yang beredar.

Pada akhirnya, penentuan Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti periode 2026–2031 akan menjadi keputusan penting bagi keberlanjutan perusahaan.

Tujuh kandidat kini telah melewati satu tahapan awal.

Selanjutnya, kemampuan, pengalaman, kepemimpinan, dan visi mereka akan menghadapi tahapan penilaian berikutnya.

Siapa pun yang nantinya terpilih, tantangan utamanya tetap sama: menjaga keberlangsungan perusahaan sekaligus memperkuat clean water service bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Untuk saat ini, ketujuh kandidat masih berada dalam proses seleksi dan belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan menduduki kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti periode 2026–2031.(TIM)

Berita Terkait

Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh Dikebut, Wako Alfin Minta Target Proyek Dievaluasi Tiap Pekan
Sempat Cerah Beberapa Hari, Kota Jambi Kembali Diselimuti Kabut Asap dengan Udara yang Masuk Kategori Tidak Sehat
Petani Kerinci Buka Suara soal P3-TGAI Tahap I, BWSS VI Jambi Diminta Turun Langsung: Jangan Terima Kelompok Tani Titipan di Tahap II
Kisruh Bimtek BPD Se-Sungai Penuh, Kinerja Dinas PMD dan LAPIN Dicibir Masyarakat
Kebakaran Sungai Penuh Dini Hari Tadi, Damkar Kerahkan 4 Armada Damkar
Kasus ISPA di Jambi Turun Jadi 7.236 Kasus, Warga Diminta Tetap Jaga Kesehatan
Usulan Penambahan OPD oleh Pemkab Kerinci, Kebutuhan Atau Desakan?
Di Tengah Efisiensi Anggaran! Bimtek BPD Sungai Penuh Dinilai Pemborosan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WIB

Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh Dikebut, Wako Alfin Minta Target Proyek Dievaluasi Tiap Pekan

Sabtu, 26 September 2026 - 19:01 WIB

Sempat Cerah Beberapa Hari, Kota Jambi Kembali Diselimuti Kabut Asap dengan Udara yang Masuk Kategori Tidak Sehat

Sabtu, 26 September 2026 - 14:01 WIB

Petani Kerinci Buka Suara soal P3-TGAI Tahap I, BWSS VI Jambi Diminta Turun Langsung: Jangan Terima Kelompok Tani Titipan di Tahap II

Sabtu, 26 September 2026 - 10:15 WIB

‘Berebut Tuah’, 7 Nama Lolos Administrasi, Siapa Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci Selanjutnya

Sabtu, 26 September 2026 - 08:01 WIB

Kisruh Bimtek BPD Se-Sungai Penuh, Kinerja Dinas PMD dan LAPIN Dicibir Masyarakat

Berita Terbaru