SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dalam menyusun arah pembangunan daerah. Salah satunya melalui pertemuan langsung antara Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat dari Dusun Baru serta Dusun Empih.
Wali Kota Alfin menerima kunjungan silaturahmi para tokoh masyarakat tersebut di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Senin (28/9/2026). Pertemuan itu tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para tokoh untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Depati Bertigo Permanti Bertigo dan Mangku Depati, Ninik Mamak Singarapi Dusun Empih, Orang Tua Lima, serta Datuk Singarapi Putih Sungai Penuh.
Dalam pertemuan tersebut, para tokoh masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan fasilitas publik, infrastruktur, lingkungan, pertanian hingga pelestarian budaya.
Aspirasi itu menjadi bagian penting dalam komunikasi pembangunan karena masyarakat dapat menyampaikan langsung kebutuhan yang mereka rasakan di lapangan kepada kepala daerah.
Silaturahmi Jadi Ruang Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat
Pertemuan Wali Kota Alfin dengan tokoh masyarakat berlangsung dalam suasana silaturahmi. Namun, pembicaraan berkembang pada berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Komunikasi seperti ini memberi ruang bagi pemerintah untuk mendengar kebutuhan masyarakat secara lebih dekat. Di sisi lain, para tokoh masyarakat juga dapat menyampaikan masukan mengenai kondisi lingkungan dan fasilitas yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Karena itu, silaturahmi tersebut tidak hanya memiliki nilai sosial dan kekeluargaan. Pertemuan tersebut juga memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan unsur masyarakat dan tokoh adat.
Bagi pemerintah daerah, masukan dari masyarakat dapat menjadi salah satu bahan dalam menyusun program pembangunan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.
Sejumlah Aspirasi Pembangunan Disampaikan kepada Wako Alfin
Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat menyampaikan beberapa usulan pembangunan yang mereka harapkan mendapat perhatian Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Salah satu usulan berkaitan dengan dukungan pembangunan Tempat Pemakaman Umum atau TPU. Fasilitas tersebut memiliki kebutuhan yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga pengelolaannya memerlukan perhatian pemerintah bersama masyarakat.
Selain TPU, masyarakat juga mengusulkan pembangunan Kantor Luhah Dusun Baru. Kehadiran fasilitas pemerintahan di tingkat luhah menjadi bagian dari kebutuhan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.
Tidak berhenti di sana, aspirasi juga menyentuh sektor penataan lingkungan dan ruang publik. Masyarakat mengusulkan pembangunan trotoar serta penataan Taman Tanah Mendapo.
Penataan fasilitas publik tersebut diharapkan dapat mendukung lingkungan kota yang lebih tertata sekaligus memberikan ruang yang lebih baik bagi masyarakat.
Jalan Lorong SMP Negeri 8 Jadi Perhatian
Persoalan infrastruktur jalan juga masuk dalam pembahasan. Tokoh masyarakat menyampaikan usulan peningkatan Jalan Lorong SMP Negeri 8.
Kondisi dan kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian penting karena akses jalan berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat.
Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Alfin memberikan kabar mengenai rencana peningkatan jalan tersebut.
Menurut Alfin, peningkatan Jalan Lorong SMP Negeri 8 mendapat perhatian pemerintah dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.
“Insyaallah, usulan-usulan yang telah disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah. Sebagian besar akan kita prioritaskan dalam program pembangunan tahun 2027. Sementara untuk peningkatan Jalan Lorong SMP Negeri 8, Insyaallah akan direalisasikan pada tahun ini,” ujar Wali Kota Alfin.
Pernyataan tersebut memberikan gambaran bahwa pemerintah tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga memilah usulan berdasarkan waktu pelaksanaan dan prioritas pembangunan.
Penataan Taman Tanah Mendapo Ikut Dibahas
Selain pembangunan infrastruktur dasar, masyarakat juga memberikan perhatian terhadap ruang publik. Salah satu usulan yang muncul dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan penataan Taman Tanah Mendapo.
Ruang publik memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Selain menjadi tempat berkumpul, taman juga dapat menjadi bagian dari wajah suatu daerah.
Karena itu, penataan Taman Tanah Mendapo menjadi salah satu aspirasi yang perlu mendapat perhatian dalam pembahasan pembangunan daerah.
Pemerintah daerah selanjutnya dapat mempertimbangkan kebutuhan tersebut bersama usulan lain dengan melihat skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Pembangunan Palang Loket Ayu Masuk Aspirasi
Tokoh masyarakat juga menyampaikan usulan pembangunan Palang Loket Ayu.
Usulan tersebut menambah daftar kebutuhan pembangunan yang dibahas dalam pertemuan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan adanya komunikasi langsung seperti ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan masyarakat dari berbagai sektor. Selanjutnya, setiap usulan dapat masuk dalam pembahasan sesuai kewenangan dan prioritas program pemerintah daerah.
Pertanian dan Budaya Tak Luput dari Pembahasan
Aspirasi masyarakat dalam pertemuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik. Para tokoh juga menyampaikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian dan pelestarian budaya.
Dua sektor tersebut memiliki kaitan erat dengan kehidupan masyarakat Sungai Penuh. Pertanian menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat, sedangkan budaya berkaitan dengan identitas dan nilai-nilai yang berkembang di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga perlu memperhatikan sektor ekonomi masyarakat dan keberlanjutan budaya lokal.
Aspirasi mengenai pertanian dan budaya tersebut menjadi bagian dari masukan masyarakat kepada pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Wako Alfin Tekankan Pembangunan Sesuai Prioritas
Menanggapi seluruh masukan tersebut, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat yang terus ikut memberikan perhatian terhadap pembangunan Kota Sungai Penuh.
Menurut Alfin, partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menentukan kebutuhan pembangunan di daerah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh, lanjutnya, akan terus berupaya mengakomodasi aspirasi masyarakat dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Pendekatan tersebut diperlukan agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara terukur. Pemerintah juga perlu menyesuaikan pelaksanaan program dengan ketersediaan anggaran dan kebutuhan yang paling mendesak.
Dengan demikian, aspirasi yang masuk tidak sekadar menjadi bahan pembicaraan, tetapi dapat menjadi masukan dalam penyusunan program pembangunan.
Sejumlah Usulan Masuk Perencanaan Tahun 2027
Wali Kota Alfin menyebut sebagian besar usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dalam program pembangunan tahun 2027.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah mulai mengarahkan sejumlah aspirasi masyarakat untuk masuk dalam pembahasan program pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.
Proses tersebut tentu membutuhkan penyesuaian dengan perencanaan daerah, kemampuan fiskal, serta skala prioritas pembangunan.
Sementara itu, untuk peningkatan Jalan Lorong SMP Negeri 8, pemerintah menargetkan pelaksanaannya pada tahun ini.
Perbedaan waktu pelaksanaan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah menyesuaikan setiap usulan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kesiapan program.
Pemerintah Dorong Pemerataan Pembangunan
Lebih jauh, Wali Kota Alfin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.
Pemerataan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah karena manfaat program pemerintah perlu menjangkau masyarakat secara luas.
Pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan di kawasan tertentu. Sebaliknya, aspirasi dari berbagai wilayah menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan.
Dalam konteks tersebut, pertemuan dengan tokoh masyarakat memiliki arti penting. Para tokoh dapat menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah sehingga berbagai kebutuhan di lapangan dapat tersampaikan.(TIM)










