KERINCI,JS – Proyek pembangunan jembatan penghubung Desa Sungai Abu dan Desa Air Panas, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, masih terhambat. Setelah pembongkaran beberapa waktu lalu, jembatan tersebut belum juga selesai. Kondisi ini memicu keluhan dari warga sekitar yang merasa dampaknya terhadap transportasi dan perekonomian lokal.
Warga mengungkapkan kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam memperoleh kebutuhan pokok. “Jalan ini satu-satunya jalur utama untuk kami. Sekarang, karena jembatan belum selesai, kami harus lewat jalur alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, harga barang, termasuk bahan bangunan, jadi lebih mahal,” ujar Agus, seorang warga Desa Sungai Abu yang sedang membangun rumah.
Agus menambahkan bahwa toko bangunan terpaksa menaikkan harga karena harus mengirim barang melalui jalur yang lebih jauh. “Toko bangunan menaikkan harga karena harus mencari jalur lain. Ini sangat memberatkan kami,” ungkap Agus.
Selain itu, terhambatnya pembangunan jembatan juga mengganggu kelancaran transportasi warga yang mengandalkan jalur tersebut untuk bekerja dan beraktivitas. Banyak warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Kerinci segera turun tangan untuk memantau proyek ini.
“Kami berharap pemerintah segera turun lapangan untuk melihat langsung kondisi proyek ini. Kalau perlu, ambil alih agar pembangunan cepat selesai dan transportasi kami tidak terganggu,” tegas Agus.
Pemerintah Kabupaten Kerinci belum memberikan keterangan resmi mengenai kendala yang menyebabkan tertundanya pembangunan jembatan ini. Masyarakat berharap agar ada solusi cepat agar akses transportasi kembali lancar dan perekonomian setempat tidak tertekan lebih lanjut.(AN)









