Wako Alfin Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo, Ekonomi Desa Sungai Penuh Siap Melejit

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah pusat terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui program strategis nasional. Salah satu langkah besar yang kini mulai berjalan terlihat dari peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).

Momentum nasional tersebut langsung mendapat dukungan penuh dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Kota Sungai Penuh. Wali Kota Sungai PenuhSungai Penuh, Alfin, mengikuti peresmian secara virtual dari Koperasi Merah Putih Desa Aur Duri, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Program Koperasi Merah Putih kini menjadi perhatian publik karena dinilai mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat UMKM desa, meningkatkan investasi desa, hingga mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.

Selain itu, program ini juga masuk dalam salah satu agenda prioritas nasional yang berpotensi menggerakkan ekonomi daerah secara lebih merata.

Presiden Prabowo Fokus Bangun Ekonomi Desa

Peresmian nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung peluncuran ribuan koperasi tersebut sebagai bagian dari penguatan ekonomi rakyat.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan utama ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah pusat mendorong setiap desa memiliki sistem ekonomi mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Presiden, Koperasi Merah Putih tidak hanya menjalankan aktivitas simpan pinjam. Sebaliknya, koperasi harus mampu membangun unit usaha produktif sesuai potensi wilayah masing-masing.

Presiden juga meminta setiap koperasi mengembangkan sektor usaha strategis seperti industri kecil, pertanian, peternakan, perdagangan hingga produksi bahan bangunan.

“Melalui koperasi, ekonomi rakyat dapat tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ekonomi Indonesia dari tingkat desa dan kelurahan.

Wako Alfin Tegaskan Dukungan Penuh

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyambut positif program nasional tersebut. Ia menilai Koperasi Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Alfin, program ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif serta meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca Juga :  Peluk Duka Warga Koto Tinggi, Sri Kartini Alfin Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Sungai Penuh

“Kami mendukung penuh program Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini diyakini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat mulai dari desa dan kelurahan,” ujar Alfin.

Selain itu, Alfin optimistis koperasi dapat membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompetitif. Dengan sistem gotong royong dan pengelolaan profesional, koperasi berpeluang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kota Sungai Penuh.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, serta organisasi desa agar program tersebut berjalan maksimal.

Tokoh Daerah dan Forkopimda Hadir

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat. Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Dandim 0417/Kerinci, Wakapolres Kerinci, jajaran SKPD, APDESI, perwakilan kabupaten/kota, hingga tokoh masyarakat tampak mengikuti kegiatan secara serius.

Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan koperasi sebagai fondasi ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat juga menyambut positif kehadiran Koperasi Merah Putih. Banyak warga berharap koperasi mampu membuka akses modal usaha, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta membantu pelaku usaha kecil berkembang lebih cepat.

Baca Juga :  Musda PPNI Kota Sungai Penuh 2026 Bahas Masa Depan Pelayanan Kesehatan Modern

Koperasi Jadi Solusi Penguatan UMKM

Saat ini pemerintah terus mendorong pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu, keberadaan Koperasi Merah Putih diprediksi mampu memperkuat ekosistem usaha mikro di berbagai daerah.

Melalui koperasi, pelaku UMKM bisa memperoleh akses pembiayaan, pelatihan usaha, hingga dukungan pemasaran produk secara lebih luas.

Tidak hanya itu, koperasi juga dapat membantu masyarakat desa mengembangkan sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga industri rumah tangga.

Apalagi saat ini perkembangan ekonomi digital semakin membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat desa.

Karena itu, program koperasi nasional ini dinilai sangat relevan untuk memperkuat daya saing ekonomi masyarakat di era modern.

Ekonomi Desa Diprediksi Tumbuh Pesat

Pengamat ekonomi menilai penguatan koperasi desa dapat menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketika koperasi berjalan aktif, maka perputaran uang di desa meningkat. Selain itu, masyarakat juga memperoleh peluang kerja baru sehingga daya beli ikut naik.

Kondisi tersebut berpotensi mempercepat pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tidak heran jika program Koperasi Merah Putih mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Di Kota Sungai Penuh sendiri, koperasi diproyeksikan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Program Strategis untuk Masa Depan Desa

Pemerintah berharap keberadaan 1.061 Koperasi Merah Putih menjadi awal kebangkitan ekonomi desa di Indonesia.

Baca Juga :  Terbaru, Nasib dan Gaji PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh 2027

Dengan pengelolaan yang baik, koperasi dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan ekonomi nasional.

Selain itu, koperasi juga dinilai mampu mengurangi ketimpangan ekonomi antarwilayah karena pembangunan tidak lagi terpusat di kota besar.

Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

Peresmian nasional tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun ekonomi bersama.

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari setiap daerah untuk mengembangkan koperasi agar benar-benar memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan rakyat.(*)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI Makin Semarak, TP PKK Sungai Penuh Gelar Lomba Seru dan Sri Kartini Alfin Dorong Jadi Agenda Tahunan
Kinerja DPRD Kerinci Dipertanyakan, Aktivis Soroti Fungsi Pengawasan
Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”
Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Bupati Merangin Murka! PETI Garap Aset Pemkab di Talangkawo, Polisi Diminta Usut Tuntas
PETI Jambi Capai 60.323 Hektare, DPRD Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Masa Depan Warga
Bupati Muaro Jambi Turun Langsung Padamkan Karhutla, Posko Dapur Umum dan Kesehatan Dibuka
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Tegaskan ASN Jangan Terlibat Judi Online, BKSPDM ; Kedapatan Akan Ditindak Tegas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:03 WIB

HUT ke-81 RI Makin Semarak, TP PKK Sungai Penuh Gelar Lomba Seru dan Sri Kartini Alfin Dorong Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Warga Kerinci-Sungai Penuh Soroti 6 Anggota DPRD Jambi, “Kita Belum Merasakan Punya Wakil”

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Bupati Merangin Murka! PETI Garap Aset Pemkab di Talangkawo, Polisi Diminta Usut Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:01 WIB

PETI Jambi Capai 60.323 Hektare, DPRD Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan dan Masa Depan Warga

Berita Terbaru