Siap-siap! OVO Blokir Ribuan Akun di Indonesia, Ini Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OVO blokir Ribuan Akun Terindikasi Judol

OVO blokir Ribuan Akun Terindikasi Judol

JAKARTA,JS- Siap-siap! OVO Blokir Ribuan Akun di Indonesia, Ini Alasannya.

Dompet digital OVO memperketat penindakan terhadap judi online (judol). Perusahaan ini memblokir ribuan akun yang terlibat dalam transaksi ilegal melalui program Gerakan Bareng Ungkap Judi Online (Gebuk Judol).

OVO Tutup 7.000 Akun pada Ronde Pertama

Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, mengatakan bahwa pemblokiran akun menjadi langkah utama untuk menghentikan aliran dana jaringan judol.

Pada Februari–Maret 2025, OVO menutup lebih dari 7.000 akun setelah tim menemukan pola transaksi yang mencurigakan.

“Di ronde pertama, kami menutup lebih dari 7.000 akun yang pelaku judol manfaatkan,” ujar Eddie dalam Media Luncheon: Catatan Akhir Tahun OVO 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Warga Kerinci Dikabarkan Hilang Terseret Arus Sungai Pulau Lebar

Banyak akun menunjukkan penggunaan tidak wajar. Tim OVO langsung memeriksa dan menindak akun-akun tersebut.

Akurasi Laporan Publik Capai 91%

Pada Juli–Agustus 2025, OVO menjalankan ronde kedua Gebuk Judol.

Perusahaan ini menerima laporan masyarakat dengan tingkat akurasi 91%. Hampir semua laporan mengarah pada penutupan akun.

“Laporan masyarakat sangat membantu. Hampir sembilan dari sepuluh laporan langsung mengarah pada penindakan,” kata Eddie.

Aktivitas Judol di OVO Turun 97%

Baca Juga :  Pemprov Jambi Total Dukung Program Sekolah Rakyat

Pemblokiran akun, patroli siber, dan monitoring transaksi menghasilkan dampak besar.

OVO mencatat penurunan aktivitas judol hingga 97% selama 2025.

Eddie menilai keberhasilan ini muncul karena respons cepat tim dan dukungan publik.

OVO Dorong Pengguna Laporkan Akun Mencurigakan

Eddie mengajak masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi OVO.

Ia menilai laporan publik membuat proses penindakan berjalan lebih cepat.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk melapor karena peran mereka sangat penting,” tegasnya.

OVO berkomitmen melanjutkan pemblokiran akun terkait judol pada tahun-tahun mendatang guna menjaga keamanan ekosistem pembayaran digital.(AN)

Berita Terkait

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Pendaftaran dan Keunggulannya
Harga BBM Pertamina Terbaru Senin 29 Juni 2026 Resmi Berlaku, Cek Daftar Lengkapnya Disini
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:01 WIB

Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:01 WIB

Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:04 WIB

Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN

Berita Terbaru

Nilai tukar ringgit terhadap rupiah hari ini

Internasional

Update Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah 2 Juli 2026, TKI Makin Cuan

Kamis, 2 Jul 2026 - 20:01 WIB