China Kucurkan Bantuan Rp1,66 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China flag - realistic waving fabric flag

China flag - realistic waving fabric flag

INTERNASIONAL,JS Pemerintah China mengalokasikan US$100 juta atau sekitar Rp1,66 triliun untuk rakyat Palestina di Gaza. Bantuan ini bertujuan meredakan krisis kemanusiaan dan mempercepat rekonstruksi wilayah tersebut.

Pada Jumat, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan keputusan ini dalam konferensi pers di Beijing. Menurut Lin, Presiden Xi Jinping menetapkan komitmen tersebut setelah bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Beijing sehari sebelumnya.

“Presiden Xi menegaskan bahwa China dan Prancis akan bekerja sama mencari solusi yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina. China memberikan bantuan US$100 juta untuk mengurangi krisis kemanusiaan di Gaza,” kata Lin Jian.

Baca Juga :  Permintaan Telur Melonjak, Peternak Tanjab Timur Kewalahan

Selanjutnya, Lin menjelaskan bahwa kondisi Gaza terus memburuk sejak konflik meletus lebih dari dua tahun lalu. Ia menambahkan bahwa China tetap menyalurkan bantuan melalui PBB, Mesir, dan Yordania.

“Kami percaya bantuan ini dapat memperbaiki kondisi kemanusiaan dan mengurangi penderitaan rakyat Palestina,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden Xi memandang isu Palestina sebagai ujian bagi tata kelola global. Xi mengajak komunitas internasional untuk menuntaskan akar masalah, mengakhiri ketidakadilan, dan mendorong solusi dua negara.

Baca Juga :  Pasokan Daging Sapi Menipis, Harga Melonjak, Industri Tertekan

Rekonstruksi Gaza Masuk Tahap Baru

Sementara itu, proses rekonstruksi Gaza kini memasuki fase kedua dari rencana perdamaian 20 poin yang Presiden Amerika Serikat Donald Trump usulkan.

Tahap ini meliputi:

  • penarikan pasukan Israel dari wilayah tambahan di Gaza,

  • pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF),

  • pembentukan pemerintahan baru berbentuk Dewan Perdamaian.

Menurut laporan tersebut, Trump akan memimpin Dewan Perdamaian bersama sekitar 10 pemimpin dari negara Arab dan Barat.

Pada akhirnya, China menegaskan komitmennya untuk bekerja demi gencatan senjata penuh dan berkelanjutan di Gaza.(AN)

Berita Terkait

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja
Global Real Estate Investment 2026: 10 Negara Ini Tawarkan Residency & Second Passport dari Properti
Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

AI Bikin Otak “Hang”? Studi Harvard Ungkap Bahaya Tersembunyi yang Picu AI Brain Fry di Tempat Kerja

Rabu, 1 April 2026 - 06:00 WIB

Global Real Estate Investment 2026: 10 Negara Ini Tawarkan Residency & Second Passport dari Properti

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Berita Terbaru