SPORT,JS- Petr Yan merebut kembali gelar bantam setelah menaklukkan Merab Dvalishvili di UFC 323. Pertarungan berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (7/12/2025) waktu Indonesia. Yan meraih kemenangan angka mutlak (49–46, 49–46, 48–47) dan menuntaskan revans atas Merab.
Merab Datang dengan Modal Impresif
Merab Dvalishvili tiba sebagai juara aktif. Ia mempertahankan gelar tiga kali dalam 10 bulan, termasuk kemenangan atas Umar Nurmagomedov. Namun, Yan menghentikan laju Merab dalam laga ini.
Ronde 1: Serangan Cepat Merab, Balasan Telak Yan
Merab langsung menekan dengan pukulan cepat dan agresif. Yan sulit bergerak pada awal laga. Ia kemudian mendaratkan pukulan kanan telak yang mengenai wajah Merab. Serangan itu mengubah tempo laga dan memaksa Merab kembali ke grappling. Yan tetap bertahan hingga bel berbunyi.
Ronde 2: Yan Mulai Menguasai
Merab kembali mengejar takedown pada awal ronde kedua. Ia menekan Yan di pagar oktagon. Yan membalas dengan pertahanan solid lalu menjatuhkan Merab melalui takedown bersih. Merab mencoba memutar posisi, tetapi Yan tetap berdiri dan menjaga momentum.
Ronde 3: Adu Bantingan dan Tendangan Menyakitkan
Yan membuka ronde ketiga dengan satu bantingan mulus. Merab membalas dengan mengangkat dan membanting Yan dengan keras. Yan tidak panik. Ia menyerang ulu hati Merab dengan tendangan kiri yang membuat lawannya meringis kesakitan.
Ronde 4: Guillotine Melayang, Yan Menghukum
Merab mencoba kuncian guillotine. Yan langsung meloloskan diri dan menyerang balik. Ia mengincar tubuh Merab dengan hook kiri yang menghancurkan tempo sang juara bertahan.
Ronde 5: Yan Menutup Laga dengan Dominasi
Yan memasuki ronde akhir dalam kondisi prima. Wajahnya bersih, sebaliknya darah terus mengalir dari wajah Merab. Yan kembali menyerang tubuh Merab yang mulai rapuh. Di 10 detik terakhir, ia menjatuhkan Merab sekali lagi dan menutup laga dengan tegas.
Yan Kembali Menguasai Divisi Bantam
Kemenangan ini mengangkat Yan kembali ke puncak kelas bantam. Ia bangkit setelah kehilangan gelarnya pada 2021 akibat tendangan ilegal terhadap Aljamain Sterling. Kini Yan kembali menjadi raja dan siap menghadapi penantang baru.(AN)









