INTERNASIONAL,JS– Presiden AS, Donald Trump, mengkritik para pemimpin Eropa karena gagal menghentikan perang di Ukraina.
Trump Sebut Pemimpin Eropa Lemah
“Saya pikir mereka lemah, tetapi juga terlalu politis. Saya pikir mereka tidak tahu harus berbuat apa,” ujarnya dalam wawancara dengan Politico, dikutip BBC.
Kritik Muncul Setelah Pertemuan Eropa
Kritik Trump muncul sehari setelah para pemimpin Eropa berkumpul di London untuk membahas upaya menghentikan konflik Rusia-Ukraina. Ia menuding mereka gagal mengendalikan migrasi dan membiarkan Kyiv terus berperang.
Seruan Pemilu Ukraina
Trump menyerukan agar Ukraina segera menggelar pemilu, karena menurutnya pemerintah menggunakan perang sebagai alasan untuk menundanya. Masa jabatan Zelensky seharusnya berakhir pada Mei 2024, tetapi Zelensky menunda pemilu sejak ia menetapkan darurat militer setelah invasi Rusia.
Ancaman Terhadap Aliansi Transatlantik
Trump menilai perpecahan ideologis antara Washington dan Eropa mengancam aliansi transatlantik. Menanggapi kritik ini, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menyatakan Trump hanya melihat Eropa sebagai “kekuatan”, padahal para pemimpin Eropa aktif menjalankan inisiatif perdamaian yang dipimpin AS.
Ukraina Siap Gelar Pemilu
Sementara itu, Zelensky menegaskan melalui akun X bahwa Ukraina dan Eropa bekerja sama untuk mengakhiri perang. Ia menyatakan siap menggelar pemilu dalam 60–90 hari ke depan, jika AS dan sekutu menjamin keamanan.(AN)









